KARTINI SPECIAL: 10 Film Indonesia Bertema Perempuan Yang Wajib Kalian Tonton!

Isaura SalsabillaFilm1 year ago548 Views

film hari kartini

Layar.id – Selamat Hari Kartini untuk seluruh perempuan di Indonesia! Kalau kamu mencari film Indonesia yang nggak cuma kuat secara cerita tapi juga menghadirkan karakter perempuan yang menginspirasi, then this one’s for you!

Mulai dari kisah pahlawan nasional hingga potret perempuan di tengah konflik dan trauma, semuanya hadir dengan sinematografi yang solid dan akting luar biasa dari para pemeran wanitanya.

Yuk, simak rekomendasi film-film Indonesia spesial Hari Kartini dari Layar.id!

1. Kartini (2017)

film kartini 2017

Film Kartini (2017) – (sumber: Legacy Pictures)

Sebuah karya dari sutradara Hanung Bramantyo, film ini mengangkat sosok RA Kartini, pahlawan emansipasi perempuan. Kartini tergambarkan secara memukau oleh Dian Sastrowardoyo, yang berhasil menggambarkan perjuangan dan kegelisahan Kartini sebagai perempuan Jawa bangsawan yang menolak tunduk pada sistem patriarki.

2. Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar (2014)

film Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar

Film Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar (sumber: MD Pictures)

Berdasarkan kisah nyata, film ini menampilkan perjalanan Merry Riana (diperankan oleh Chelsea Islan) yang berjuang hidup di Singapura saat krisis moneter. Dari mahasiswa kere hingga menjadi motivator sukses, film ini inspiratif banget dan penuh semangat pantang menyerah.

3. Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak (2017)

film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak

Film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak (sumber: Cinesurya Production)

Karya besar dari sutradara Mouly Surya, film ini bergenre “satay western” yang unik. Marsha Timothy berperan sebagai Marlina, janda yang menjadi korban kekerasan dan kemudian melawan secara brutal namun elegan. Kekuatan Marlina bukan hanya di aksinya, tapi juga di keberaniannya mengambil kendali atas hidupnya sendiri.

4. Penyalin Cahaya (2021)

Film Penyalin Cahaya 2021

Film Penyalin Cahaya (2021) – (sumber: Netflix)

Film ini mengangkat isu kekerasan seksual di lingkungan kampus dengan pendekatan yang tajam. Meski fokus utama ada pada karakter Sur (diperankan oleh Chicco Kurniawan), tokoh perempuan seperti Farah (diperankan oleh Lutesha) tampil kuat sebagai korban sekaligus penyintas. Lutesha berhasil membawa nuansa emosional yang dalam dan menyayat.

5. Fiksi. (2008)

Film fiksi. 2008

Film Fiksi. (2008) – (sumber: Cinesurya Productions)

Aktris Ladya Cheryl memerankan Alisha, perempuan muda yang terobsesi pada dunia fiksi dan akhirnya membaur dalam realitas para penghuni rumah kost. Film ini kompleks, surealis, dan menggambarkan psikologi perempuan muda yang gelisah dan kesepian.

6. 3 Srikandi (2016)

film 3 srikandi 2016

Film 3 Srikandi (2016) – (sumber: MVP Pictures)

Terinspirasi dari kisah nyata tiga atlet panahan Indonesia di Olimpiade 1988. Film ini memperlihatkan perjuangan Nurfitriyana (diperankan oleh Bunga Citra Lestari), Lilies (diperankan oleh Chelsea Islan), dan Kusuma (diperankan oleh Tara Basro) dalam menghadapi tekanan dan diskriminasi. Penuh semangat sportivitas dan sisterhood!

7. Yuni (2021)

film yuni 2021

Film Yuni (2021) (sumber:
Fourcolours Films)

Dibintangi oleh Arawinda Kirana, film ini bercerita tentang Yuni, remaja pintar yang dihantui oleh tekanan menikah muda. Penuh puisi dan simbol, film Yuni menang di TIFF dan mewakili suara perempuan muda yang ingin menentukan masa depannya sendiri.

8. Women from Rote Island (2023)

film Women from Rote Island

Film Women from Rote Island (sumber: Bintang Cahaya Sinema)

Dengan judul dalam bahasa Indonesia Perempuan Berkelamin Darah, film ini menggali kekerasan terhadap perempuan di daerah terpencil. Diperankan kuat oleh Imelda Therinne, film ini membawa isu sosial yang serius ke permukaan, dengan pendekatan yang intim dan menyayat hati. Sebuah karya yang membuka mata dan nurani.

9. Sokola Rimba (2013)

film sokola rimba 2013

Film Sokola Rimba (sumber: Miles Films)

Membintangi Prisia Nasution, film ini terinspirasi dari kisah Butet Manurung. Ia adalah pengajar yang membawa pendidikan ke komunitas rimba. Film ini bukan cuma bicara soal literasi, tapi juga keberanian seorang perempuan untuk hidup di alam liar demi perubahan.

10. Before, Now & Then (2022)

Film Before, Now & Then 2022

Film Before, Now & Then (sumber:
Fourcolours Films)

Film ini merupakan karya dari sutradara perempuan yaitu Kamila Andini, membintangi Happy Salma dan Laura Basuki. Before, Now & Then menelusuri trauma dan luka batin perempuan di masa pasca-konflik 1965. Dengan narasi puitis dan sinematografi yang indah, film ini menjadi pengingat akan sejarah, memori, dan kekuatan perempuan untuk bertahan.

Dari Kartini yang menolak dipingit hingga Marlina yang mengambil pedang keadilan, film-film ini menunjukkan bahwa perempuan punya cerita yang layak didengar—dan diingat. Mana yang paling ingin kamu tonton duluan?

Karya yang dimuat ini adalah tanggung jawab penulis seperti yang tertera, dan tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi layar.id.

Loading Next Post...
Follow
Sidebar Search Trending
Popular Now
Loading

Signing-in 3 seconds...

Signing-up 3 seconds...