Connect with us

Hi, what are you looking for?

Film Indonesia

Sinopsis Sokola Rimba: Pahlawan Pendidikan Masyarakat Rimba

Sokola rimba

Last updated on 15 Maret, 2022

Jakarta, layar.idFilm Sokola Rimba pertama kali rilis tahun 2013  karya garapan sutradara Riri Reza dan produser Mira Lesmana. Sokola Rimba sendiri mengangkat kisah nyata dari Butet Manurung bersama Suku Anak Dalam. Film ini berdurasi 1 Jam 30 menit yang mempunyai banyak makna yang disampaikan.

Tidak hanya itu film ini juga berhasil masuk nominasi penghargaan dalam ajang nasional. Salah satu penghargaan yang diperoleh ialah piala Best Adapted Screenplay dalam Festival Film Indonesia tahun 2014.  Film ini dibintangi oleh Prisia Nasution sebagai Butet Manurung, Nyungso Bungo, Rukman Rosadi (Bahar), Nadhira Suryadi (Andit), Beidah, dan Nengkabau.

Film ini menceritakan sosok Butet Manurung yang menginspirasi dalam pendidikan masyarakat rimba. Butet bekerja di sebuah lembaga di kawasan Taman Nasional Bukit 12 di Jambi daerah Sumatera bagian Selatan. Hukum dan kerja lembaga dari Butet memberikan manfaat besar bagi keberadaan hutan di Jambi.

Membuat film ini menarik adalah para pemain merupakan suku asli. Berbeda cerita ketika yang memerankan  talent luar sehingga penyampaian terlihat dipaksakan. Penampilan Prisia Nasution dengan anak-anak suku asli memberikan kesan natural, selain itu ia juga penggunaan bahasa daerah setempat terbilang cukup baik.

Baca jugaSinopsis film Kapan Kawin : Kisah Dinda dan Satrio

SINOPSIS SOKOLA RIMBA

Adegan di buka dengan memperlihatkan perjalanan Butet masuk ke dalam hutan. Pada saat perjalanannya ke hulu Sungai Makekal ia terkapar dalam hutan akibat malaria. Samar-samar dilihatnya ada anak laki-laki rimba yang melihatnya terjatuh. Setelah ia bangun Butet menyadari ia sudah berada di hulu Sungai Makekal. Butet melanjutkan aktifitas mengajarnya, namun dari kejauhan ada anak lelaki yang memperhatikannya. Setelah tahu ternyata anak lelaki itu bernama Bungo.

Bungo anak laki-lak berasal dari daerah hilir Sungai Makekal yang ingin belajar dengan Butet. Tentu ada tujuan dan maksud tersendiri Bungo menghampiri Butet. Bungo merupakan anak yang berbeda mempunyai daya tangkap yang cepat, hal itu karena semangat belajar dari Bungo tinggi. Setelah mengetahui keberadaan kelompok Bungo, Butet meminta ijin ke lembaga ia bekerja untuk memperluas lagi sampai ke hilir. Hanya saja pimpinannya bernama Bahar tidak menyetujui karena alasan biaya.

Prisia Nasution dan anak-anak suku anak dalam

Akhirnya Butet memberanikan diri untuk mencari tempat kelompok Bungo tinggal. Tentunya perjalanan yang ditempuh Butet tidak sebentar  sehingga dalam perjalanan ia harus membangun tenda untuk bermalam. Ia bersama dua muridnya dari hulu Sungai Makekal melakukan perjalanan.

Sesampainya di hilir ia bertemu dengan kepala rombongan Tumenggung Belaman Badai untuk meminta ijin. Akhirnya ia berhasil masuk dan mengajar Bungo dan kawan-kawan. Namun, tidak semua masyarakat rimba setuju dengan adanya pengajaran dari orang luar. Bagi masyarakat hilir bersekolah bertentangan adat makekal hilir. Tidak hanya itu mereka percayan tentang pensil membawa penyakit. Akhirnya Butet pergi meninggalkan makekal hilir.

 

Sumber dan foto: berbagai sumber 

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi layar.id.

Baca Juga

Film Indonesia

Jakarta, layar.id – 27 Steps Of May merupakan film Indonesia yang tayang perdana pada tahun 2018. Film ini merupakan garapan sutradara Ravi L. Bharwani...

Film Indonesia

Jakarta, Layar.id – One Night Stand merupakan film Indonesia yang tayang di Biskop Online tahun 2021. Film ini digarap oleh sutradara Adriyanto Dewo yang...

Film Indonesia

Last updated on 18 Februari, 2022 Jakarta, layar.id – Surat Dari Praha merupakan film Indonesia tayang perdananya di biskop pada tahun 2016. Film Surat Dari...

Film Indonesia

Last updated on 21 April, 2022 Jakarta, layar.id – Ziarah merupakan film yang berasal dari Indonesia tayang sejak tahun 2017. Film ini merupakan garapan...