Connect with us

Hi, what are you looking for?

TV Series

The Queen’s Gambit: Film Menarik Kisah Olahraga Catur

The Queen's Gambit
sumber quadraterz

Jakarta, Layar.idThe Queen’s Gambit berawal dari novel yang  diadaptasi menjadi film layar lebar. Salah satu karya dari novel Walter Telvis yang difilmkan di urutan ke 6 film.

Pada 19 Maret 2019, Netflix mengumumkan sedang memproduksi dalam bentuk seri menjadi enam episode. Sutradara dan penulis dari seri The Queen’s Gambit adalah Scott Frank yang melibatkan Allan Scott dalam proses pembuatannya sehingga mereka menjabat sebagai produser eksekutif bersama William Horberg.

Scott berperan menulis naskah skenario yang telah mendapatkan izin dari istri mendiang Walter Tevis. Hingga seri ini rilis pada 23 Oktober 2020 dengan tujuh episode.

Baca juga: Jessica Mila Sukses dengan Berbagai Film, Inilah Perannya!

PEMBUATAN SERI

Dalam adaptasi film, mereka melibatkan Grandmaster catur sungguhan, Garry Kasparov sebagai pengarah. Kasparov dan pelatih catur Amerika Serikat Bruce Pandolfini ikut berperan dalam menyusun skenario permainan catur sungguhan di seri itu. Bahkan, Scott Frank sempat menjadikan Kasparov sebagai salah satu pemeran hanya saja rencana itu belum terwujud.

Pemilihan pemeran utama jatuh pada Anya Taylor-Joy yang diumumkan bersamaan dengan  pengumuman produksi mini seri. Pada Januari 2020, Moses Ingram dikabarkan telah bergabung dengan pemeran seri.

Bukan hanya itu, setelah pengumuman tanggal penayangan perdana mereka menyampaikan jika Bill Camp, Thomas Brodie-Sangster, Harry Melling dan Marielle Heller ikut berperan dalam seri.

Pembuatan mini seri ini berlangsung di Jerman tepatnya Berlin Zoological Garden, Humana dan Friedrichstadt-Palast. Keunikan dari produksi seri ini menampilkan keadaan tahun 1950-an dan 1960-an. Bahkan sebagian besar proses syuting yang dilakukan di Berlin berubah jadi Las Vegas, Cincinnati, Mexico City, Moskow, dan Paris.

SINOPSIS THE QUEEN’S GAMBIT

The Queen's Gambit

sumber cosmopolitan indonesia

Secara garis besar, The Queen’s Gambit mengisahkan tentang kehidupan seorang anak yatim piatu jenius catur, Beth Hormon yang berusaha menjadi pemain catur terhebat di dunia. Hanya saja, di sisi lain dia sedang berjuang mengatasi masalah emosional dan ketergantungan obat dan alkohol. 

Cerita dimulai di Lexington, Kentucky, ketika Beth berusia sembilan tahun sudah kehilangan ibunya dalam kecelakaan mobil sehingga dibawa ke panti asuhan. Di panti asuhan, Beth bertemu Mr. Shaibel penjaga gedung yang sedang bermain catur.

Di tahun itu, hal biasa jika panti asuhan memberikan pil penenang setiap hari supaya anak lebih penurut. Namun lain halnya dengan Beth yang memiliki keterampilan visualisasi sehingga ia tingkatkan dengan obat penenang di malam hari menjelang tidur. Namun, hal ini membuatnya kecanduan.

Kemudian, beberapa tahun berlalu, Beth diadopsi Alma Wheatley dan suaminya dari Lexington. Ketika sedang beradaptasi dengan rumah barunya, Beth mengikuti turnamen catur dan menang. Sebelumnya, dia belum pernah mengikuti kejuaraan catur bahkan tidak mempunyai peringkat.

Jika bicara hubungan pertemanan, ia bermain dengan beberapa orang mantan juara yang berhasil dikalahkan seperti Harry Beltik, ahli catur berbakat namun sombong; Benny Watts; dan jurnalis yang sesama pemain DL Townes.

Sejak saat itu, Beth terus memenangkan pertandingan dan menuai keuntungan finansial dari kesuksesannya, tetapi dia menjadi lebih bergantung pada alkohol dan obat-obatan lain. Sampai suatu ketika Beth berambisi menjadi juara dunia dan mengalahkan jawara bertahan dari Rusia, Vasily Borgov

Baca juga: Mengenal Sosok Model dan Aktris Clara Bernadeth

Jika kita sosok utama Beth Harmon yang menjadi tokoh utama cerita ini di kehidupan nyata, tentu saja tak akan menemukannya. Meski begitu, cerita dalam The Queen’s Gambit tidak sepenuhnya hanya imajinasi.

Jika dilihat dari judulnya di tahun 1983 oleh Walter Tevis, seorang novelis Amerika dan pemain catur amatir menulis The Queen’s Gambit dengan mengambil inspirasi dari dunia catur kompetitif sekitar tahun 1950-an dan 1960-an. Walaupun Beth adalah fiksi, namun Tevis terinspirasi oleh bakat luar biasa dari Grandmaster Bobby Fischer, Boris Spassky, dan Anatoly Karpov.

Demi memberikan akurasi mengenai olahraga catur, pembuatan series The Queen’s Gambit mengalami proses konsultasi dengan para atlet catur dunia. Bahkan The Queen’s Gambit bekerja sama dengan Bruce Pandolfini, juara catur yang dianggap guru catur paling terkemuka di Amerika Serikat. (Prs/Eve)

 

Sumber dan foto: berbagai sumber

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi layar.id.

Baca Juga

Video

Jakarta, Layar.id – Drama Korea kriminal thriller Through the Darkness merilis sebuah teaser yang menampilkan plot ceritanya. Dalam teaser ini, Kim Nam Gil dan...

Drama China

Last updated on 5 Januari, 2022 Jakarta, Layar.id – The Lion’s Secret adalah sebuah drama China yang masih berlanjut kisahnya di iQiyi Tencent Video....

Drama Jepang

Jakarta, Layar.id – Bitter Blood dikenal juga dengan judul Partner by Blood, adalah sebuah drama Jepang yang dibintangi oleh Sato Takeru dan Watabe Atsuro....

Video

Jakarta, Layar.id – Setelah membahas Nirvana in Fire, rasanya kurang bila tidak menyebut Joy of Life. Mereka sama adalah drama historical yang penuh plot...