Connect with us

Sinetron

Baru Tiga Hari Tayang, Sinetron Mahluk Manis dalam Bis Tuai Banyak Protes

Tak disangka, sinetron MMDB yang selama ini ditunggu-tunggu sudah menuai banyak protes dari netizen. Padahal baru tayang tiga hari loh! Kenapa warganet sampai protes dan bahkan lapor ke KPI ya?

Jakarta, Layar.id – Diluar dugaan, rupanya sinetron baru SCTV yang berjudul Makhluk Manis dalam Bis (MMDB) SCTV sudah menuai kontroversi di masyarakat, terutama para netizen. Ya, baru saja tayang dalam tiga hari yang lalu, sinetron MMDB sudah dihujani kritik oleh para netizen di media sosial. Apa yang membuat para netizen tersebut protes bahkan sampai melapor ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI)?

Alasan Sinetron MMDB Diprotes Netizen

Usus punya usut, rupanya para netizen menilai bahwa sinetron baru SCTV besutan SinemArt yang dibintangi Emiliano Fernando Cortizo itu menampilkan adegan-adegan tak bermoral untuk ukuran usia anak-anak. Berikut daftar komentar yang masuk terhadap sinetron MMDB di salah satu postingan adegan promo sinetron tersebut di akun Instagram resmi SCTV, @sctv, Sabtu, 18 Maret 2018;

“Ya ampun. adegannya, apa kabar moral anak bangsaa,” tulis pemilik akun Instagram @gallery_zivana di salah satu video promo MMDB yang diunggah SCTV tersebut.

“Ini kalo di fikir2 contoh kurang baik buat yang umuran segitu (kurang dari 20th) apalagi kalo yang nonton di bawah 17th, acting-Nya gitu ih,” ujar @elsa_malia.

“Sinetron mengajarkan dimana boch yg masih kecil. Buat cinta2an. Nggk banget!! Yg suka mungkin anak alay. Bocah,” kata @nonikmia12.

 “Aduh ini Apalagi min ?? Ga usah Adegan Jatuh² an Gitu lah , kmaren aris yuni ada adegan begitu ga masalah , tp untuk sinet ini kurang pas karna pemain nya masih di bawah 15 Tahun, Geli tau liat nyaaa,” ungkap @hanakinee__12.

Sodrun Merayu Tuhan Lebih Baik?

Tak hanya itu saja, para netizen juga menilai keputusan SCTV yang menamatkan sinetron Sodrun Merayu Tuhan (SMT) kemudian menggantinya dengan Makhluk Manis dalam Bis adalah sebuah langkah yang keliru yang ditambah sinetron SMT ini sudah sangat cocok bagi masyarakat, khususnya remaja terlebih bila mengingat bahwa dua bulan lagi suidah memasuki bulan Ramadhan. Dan masih menurut para netizen, sinetron SMT memberi banyak pelajaran akan kehiupan, tetapi tidak untuk sinetron MMDB.

Berikut komentar yang masuk, sebagai protes penggantian sinetron SMT dengan MMDB oleh SCTV;

 “@sctv @sinemart_ph Padahal udah bagus sinetron Sodrun Merayu Tuhan, bisa ditonton semua anggota keluarga, banyak pesan moralnya, memberi contoh pacaran setelah menikah itu lebih baik,” tulis @iskandarwahyu141.

“Kenapa ada sinetron anak kecil yg msh balita bercinta?? ank sy aja yg 12th msh ibuk ibuk aja nyari sepatu nyari seragam minta jajan gak d anter sekolah telat jemput ngambek nya heboh sekali lah ini kok udh bercinta?? aku gak rela ada sinetron begini tayang d tv,” kata @janukalim.

Karena itulah, para warganet atau netizen tersebut berniat untuk melaporkan sinetron MMDB ini ke KPI dengan cara me-mention akun Instagram resminya.

“@kpipusat jngan di biarin sinetron gak mendidik kek gini bocah udah lebay,” ungkap @hana_sofuro.

“Please deh adegan bgini udah bnyak gak usah diulang2 adegan bgnian, tjuanya apa sih scene ini, kok merasa gak ada faedahnya STOP PENCEKOKAN SIARAN KURANG FAEDAH @kpipusat,” ujar @alisyam_.

“Tidak patut di contoh untuk umur di bawah 17thn @kpipusat kondisikan,” tulis @panjicahyaaa.

Nah, bagaimana pendapat pelayar sendiri tentang sinetron Mahluk Manis dalam Bis SCTV ini? apakah setuju dengan para netizen di atas? Lalu gimana ya respon SCTV dan para binatng sinetron ini kalau KPI akan benar-benar menegurnya nanti?  Kita nantikan saja updatenya ya dan tentunya hanya di Layar.id!

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

Inilah Sinetron Bulan Ramadhan yang Paling ditunggu-tunggu!

Sinetron

Jelang Ramadan ANTV Hadirkan Serial "Muslimah" Jelang Ramadan ANTV Hadirkan Serial "Muslimah"

Jelang Ramadan ANTV Hadirkan Serial “Muslimah”

Sinetron

Keren! Sinetron “Tersanjung” Menuju Layar Lebar Keren! Sinetron “Tersanjung” Menuju Layar Lebar

Bersiaplah! Sinetron “Tersanjung” Menuju Layar Lebar

Film

KPI: Komisi Penuh Ilusi

Video

Advertisement
Connect
Newsletter Signup