Connect with us

Film

Review Film GOOSEBUMPS 2: HAUNTED HALLOWEEN

Sebuah kisah tentang tiga anak dan para monster rakus. Sebuah horor komedi yang cukup seru disaksikan oleh para ABG di bulan Oktober ini….

Jakarta, Layar.id – Terdapat bakat-bakat tersembunyi yang menyeramkan di suatu tempat pada Goosebumps 2: Haunted Halloween arahan Ari Sandel ini, meski diluar nampak cukup ramah bagi anak-anak. Ya, ini merupakan sebuah film yang menampilkan banyak monster, yang mana diantaranya werewolf, yeti, boneka ventriloquist, trio penyihir dengan kepala aneh, laba-laba pembunuh raksasa, dan tentara pembunuh Gummi bear yang dapat menelan anak-anak secara keseluruhan. Bahkan ada sosok hantu lainnya,semacam  goblin, penunggang kuda tanpa kepala, dan tentu saja kelompok lentera terbang serta lainnya lagi.

Dengan banyaknya para monster tersebut, memungkinkan film horor ini dapat menarik peminat untuk bisa menyaksikannya, terutama kalangan anak-anak pada bulan Oktober ini. Film Goosebumps 2: Haunted Halloween ini sendiri merupakan film horor komedi yang ringan bagi anak karena kaya akan nuansa efek pembuatan monsternya sendiri.

Baca juga – Kacau! Pesta Halloween Dirusak Boneka Misterius Dalam GOOSEBUMPS 2: HAUNTED HALLOWEEN

Awal Kisah Film Goosebumps

Film fitur Rob Letterman Goosebumps dari 2015 menampilkan premis novel, yang awalnya disusun oleh Scott Alexander dan Larry Karaszewski: RL Stine, penulis asli novel anak-anak Goosebumps, muncul di film untuk menjelaskan bahwa kisah-kisah horornya secara harfiah terkandung dalam buku-bukunya, dan membuka buku-buku itu bisa mengeluarkan monster ke dunia nyata. Puncak dari film itu menampilkan Stine (diperankan oleh Jack Black) yang menulis akhir cerita ketika monster mencoba menerobos dari luar. Itu adalah meta-narasi yang menyenangkan tentang hubungan antara penulis dan kreasi gelapnya sendiri, yang mana itu dinilai cukup cerdik.

Baca juga – Horor dan Mencekam Banget, Ini Poster dan Trailer Chilling Adventures of Sabrina

Review Film Goosebumps 2

Lalu dibuatlah sekuelnya, yakni Goosebumps 2: Haunted Halloween, yang mana mengisahkan dua anak laki-laki usia 12 tahun bernama Sonny (Jeremy Rae Taylor – Stephen King’s It) dan Sam (Caleel Harris – Castle Rock) yang menemukan peti misterius di sebuah rumah kosong. Di dalamnya ada sebuah buku. Ketika dibuka, buku itu memanifestasikan Slappy (disuarakan oleh Jack Black) boneka ventriloquist yang hidup, dan penjahat dari film sebelumnya. Slappy menjelaskan bahwa ia dapat menggunakan kekuatan gaib animasi untuk membuat mimpi anak-anak menjadi kenyataan, tetapi bahwa ia juga didorong oleh nafsu untuk melakukan kekerasan. Pada awal proses, Slappy dengan gembira melukai seorang mahasiswa yang menolaknya, Sarah (Madison Iseman) . Tidak akan lama sebelum Slappy, tersentuh oleh penolakan akhir anak-anak, akan masuk ke toko obat dan membawa semua perlengkapan Halloween untuk hidup. Ini akan menjadi prolog di malam Halloween yang cukup menegangkan yang memulai aksi horornya di sebuah kota. Berikut ini trailernya;

Ada banyak hal yang harus dikagumi tentang film Goosebumps 2 ini. Para pemain muda yang berdedikasi tinggi yang memainkan perannya dengan baik hingga chemistry kedua aktor utama sangat kuat dalam film ini. Sedangkan Iseman adalah pahlawan yang cukup kuat, meskipun drama karakternya terasa sangat khas. Ibu Sonny dan Sarah yang dimainkan oleh Wendi McLendon-Covey, seorang aktris komedi yang sangat baik juga, begitupun para aktor lainnya yang menerankan perannya dengan baik juga, sesuai yang dibutuhkan.

Tapi secara keseluruhan, kepribadian aktual film Goosebumps 2 ini dinilai terasa sedikit. Nada bicaranya riang, tapi jarang menampilkan adegan tertawa yang lucu. Sedangkan Ikonografi Halloween sangat luar biasa, terutama penampilan para penyihir berkepala dunia dan orang-orangan sawah berkepala labu yang hidup dengan nyanyian labu bercahaya di dalam rahangnya yang berbahaya hingga film horor ini menanpilkan sisi komedinya, disamping menimbulkan rasa tegang dan takut bagi penontonnya. Namun ini tidak benar-benar seram.

Mungkin itulah intinya. Novel Goosebumps karya Stine biasanya tidak mengandung kematian dan kekerasan, tidak pernah menampilkan obat-obatan atau kebejatan lainnya, dan juga tidak pernah menampilkan moral atau pelajaran. Begitulah yang diakui oleh sang penulis sendiri. Ini hanyalah hiburan horor yang secara luas dapat diakses oleh anak-anak, namun tetap menarik untuk menyaksikan klimaks akhir ceritanya. Dan para pelayar bisa menyaksikannya bersama seluruh anggota keluarga…

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

Joko Anwar, “Realitas Pembuatan Film Tak Seglamor Yang Terlihat!”

Berita Hiburan

“Suzzana: Bernapas dalam Kubur” bisa Kalian Saksikan di Netflix

TV Series

Kabar Gembira! Sekarang Film “Perempuan Tanah Jahanam” Hadir di Aplikasi GoPlay!

TV Series

“We Are Little Zombies”, Sekumpulan Anak yang dipertemukan Oleh Kematian.

Film Asia

Advertisement
Connect
Newsletter Signup