Connect with us

Hi, what are you looking for?

Film

Review Baby Reindeer, Sangat Depresif dan Berbahaya!

Layar.id – Kalau saja seseorang menguntit kamu dan selalu mengirimkan pesan dan ganggu kehidupan kamu. Mungkin sudah saatnya kamu harus melaporkannya ke Polisi. Hal itulah yang membuat Baby Reindeer sendiri lahir di Netflix. Sebuah series pertama dari seorang Richard Gadd, korban penguntitan oleh seorang wanita selama kurun waktu 3 tahun. Kenapa review Baby Reindeer kali ini.

Serial ini bisa menceritakan bagaimana seseorang harus berhadapan dengan seorang yang selalu mengikuti kemana ia pergi dan mengganggu kehidupannya. Bahkan sosok ini jadi pengganggu dalam kehidupannya bahkan orang sekitarnya.

Richard Gadd sukses menceritakan kisah menarik mulai dari percintaannya sampai karir sebagai komedian yang penuh dengan lika-liku. Sebenarnya apa yang menarik sekali dari kisah serial ini? Dan kenapa bisa sosok Donny jadi hal menarik tatkala korban stalking itu bisa saja dari para lelaki juga. Inilah review kami tentang Baby Reindeer.

Baby Reindeer, Kisah Tragis dan Pilu Sekaligus Penuh Teror

Sebenarnya pertama menonton serial ini ada kesan mengantu di awal. Percaya apa tidak karena tensi awal sendiri begitu ringan dan lambat. Kesannya Richard Gadd ini berikan treatment se-nyaman mungkin dari awal. Okelah, adegan pertama saat Donny datang ke kantor Polisi untuk melaporkan aksi menguntit dari seorang wanita bernama Martha.

Review Baby Reindeer

Baby Reindeer. Nava Mau as Teri in Baby Reindeer. Cr. Courtesy of Netflix © 2024

Nah, Martha ini akhirnya muncul setelah adegan tersebut. Meskipun sosok Martha ini tidak pernah bisa hadir sisi masa lalu-nya dan lain-lain. Namun, saat pertemuan pertama itulah dengan permintaan “A Cup of a Tea” seolah menandai kalau Donny itu suka sama Martha.

Dari situ ia suka bermain ke Pub dan akhirnya mereka chit-chat. Namun, saking obsesi-nya si Martha ini kirim chat dan pesan bertubi-tubi. Dari sini, kita seperti ikutan merasakan kalau dapat teror dari seseorang itu tidak nyaman. Apalagi sampai datang ke tempat kerja dan selalu ngobrol sama target yang kita sukai itu.

Jujur setiap episode selalu saja ada yang bikin kita trigger sekali. Sampai rasanya mau stop nonton ini terlalu berat.

Ending Begitu Konklusif dan Kisah Cinta Penuh Warna

Soal kisah cinta Donny sendiri justru sisi positif hadir dari Teri. Sosok transpuan inilah yang memberikan warna bagi Donny sendiri. Kelembutannya dan juga positif vibes-nya yang membuat seluruh cerita ada netralnya. Memang, sebagian besar adalah kisah buruk dari seorang Richard Gadd sendiri.

Tapi buat yang mau nonton sarankan untuk berpikir ulang karena banyak adegan yang bisa mentrigger pengalaman buruk kalian. Nilai-nya coba deh, 8/10.

 

 

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi layar.id.

Baca Juga