Connect with us

Hi, what are you looking for?

Film

Domee Shi Ceritakan Kisah Masa Kecil dalam “Turning Red”

Sineas keturunan Asia namun menetap di Kanada, Domee Shi, memiliki karir bersinar di depannya setelah memenangkan Oscar untuk film pendek Pixar yang menyentuh hati. Kini, Domee Shi sedang mempersiapkan fitur debutnya berjudul Turning Red, di mana Shi menceritakan kisah masa kecilnya sendiri.

Adegan Lucu

Domee Shi menyelami masa kecilnya di Toronto untuk membuat film Turning Red, yang akan datang. Sebuah adegan yang membuat terbahak-bahak tersaji dalam film Disney-Pixar tersebut.

Mei, protagonis 13 tahun, mulai membuat sketsa seorang laki-laki di halaman buku matematikanya, ketika dia menyadari bahwa dia menggambar rupa Devon, seorang laki-laki berusia 17 tahun yang bekerja di Daisy Mart lokal di Chinatown Toronto, di mana dia hidup.

Baca : Lihat Akting Shafira Veliza dalam Film Pendek “Start Over”

Otak kanan Mei mengambil alih, dan tangannya tidak bisa melepaskan diri dari kertas. Ia memahat bahu Devon, lalu melihat Devon mengedipkan mata dan hati melayang dari matanya. Dia pun memeluknya sekarang.

Mei menyadari apa yang dia gambar, dan dia pusing. Matanya melebar dan pipinya memerah. Kemudian Sandra Oh yang menyuarakan Ibu Mei, Ming, masuk ke kamarnya. Mei mendorong sketsa itu ke bawah tempat tidurnya, tapi ujungnya mencuat. Hanya beberapa detik sebelum ibunya membuka buku dan melihat gambar-gambar di dalamnya.

Domee Shi

“Ini hidupku, pikirku. Mengingat saat sekolah menengah, ibuku memeriksa ranselku dan menemukan kondom di dalamnya. ‘Saya mendapatkannya secara gratis! Di klinik!’ Aku berteriak saat dia meraih segenggam dan melemparkannya ke tempat sampah,” cerita Domee Shi.

“Seperti Mei, yang ceritanya secara longgar didasarkan pada keluarga Shi, saya adalah satu-satunya putri dari orang tua imigran Asia. Saya dibesarkan di Toronto, di sebuah apartemen yang tidak jauh dari tempat tinggal Shi,” kenang Shi.

“Saya lahir dua tahun lebih dulu darinya, pada tahun 1987, tetapi kami menjalani kehidupan yang agak paralel. Membawa TTC ke sekolah dan menegaskan kemandirian sambil mencoba menenangkan ibu kami yang terlalu khawatir,” tutupnya.

Turning Red

Animasi mendatang mengikuti kisah Mei, yang berubah menjadi panda merah tiap kali dia mengalami emosi yang intens.

Dalam film ini, Shi tidak hanya membuat cerita tentang harapan orang tua karena bertentangan dengan keinginan sang anak. Ini adalah stereotip di banyak film Barat yang menggambarkan keluarga Cina. Sebaliknya, film ini menggambarkan keluarga, hubungan, dan dinamika yang bukan ‘Asia’, yakni menantang, bermanfaat, berantakan, penuh kelembutan dan penyesalan.

Selain Sandra Oh, aktris Rosalie Chiang, Maitreyi Ramakrishnar, dan Ava Morse turut membintangi. Juga ada James Hong, Addie Chandler, dan Wai Ching Ho. Animasi keluarga Turning Red akan rilis pada 11 Maret 2022 mendatang.

Baca :  ‘Shang-Chi’ Simu Liu Akan Bermain di Thriller ‘Hello Stranger’

Sumber : www.macleans.ca, www.cinemablend.com,
Foto       : berbagai sumber

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi layar.id.

Baca Juga

Film Barat

Jakarta, Layar.id – Everything Everywhere All At Once merupakan film drama komedi yang dirilis pada 22 Juni 2022 dengan disutrdarai Dan Kwan Daniel Scheinert...

Film Animasi

Jakarta, Layar.id – Live-action Aladdin telah menjadi topik paling banyak dibicarakan di awal 2022. Penerimaan film yang baik membuat rumor kedatangan sekuel bergema, namun...

Berita Hiburan

Jakarta, Layar.id  – Baru beberapa minggu yang lalu, presiden Lucasfilm Kathleen Kenndey mengkonfirmasi bahwa Star Wars akan rilis sekitar akhir tahun 2023. Namun, kabar...

Film

Jakarta, Layar.id Avatar : The Last Airbander saat ini siap untuk membuat comeback besar dengan tiga proyek film animasi baru. Sebuah laporan baru yang...