Connect with us

Hi, what are you looking for?

Sinopsis

5 Centimeters Per Second: Anime Penyayat Hati

Poster

Layar.id – Menjalin suatu hubungan terlebih hubungan jarak jauh atau istilah kerennya: Long Distance Relationship, tidaklah pernah mudah. Banyak yang menemui kegagalan. Meski ada beberapa contoh yang berakhir bahagia seperti Christian Sugiono dan Titi Kamal yang menjalin hubungan “Poros Hamburg-Jakarta”, atau beberapa diplomat muda yang terpaksa meninggalkan pasangannya di tanah air demi tugas. Apalagi jika belum sempat mengungkapkan perasaan saat akan terpisah saja. Bisa makin runyam urusan.

Problematika hubungan jarak jauh dan penungkapan perasaan inilah yang menjadi tema yang diangkat oleh Shinkai Makoto, sutradara anime yang digadang sebagai penerus Miyazaki Hayao, lewat besutan film animasi yang rilis pada musim dingin 2007: 5 Centimeters Per Second (Byosoku Go Senchimetoru) yang aslinya tayang dalam 3 episode.

Rekomendasi Anime Movie yang Pas Ditonton Habis Kerja

Plot-nya sederhana: menceritakan hubungan antara dua insan yang saling mencinta sejak masih di Sekolah Dasar bagaikan Surti dan Tejo: Shinohara Akari dan Tohno Takaki.

Alur Cerita

Adegan pembuka yang megah

 

Adegan di buka dengan jalanan khas Jepang. Saat itu bunga sakura bermekaran. Akari dan Takaki yang saat itu masih duduk di bangku SD, dalam perjalanan pulang sekolah. Akari kemudian berujar, jika rata-rata kecepatan kelopak bunga sakura yang gugur ke tanah adalah 5 cm per detik. Takaki tak terlalu menanggapi perkataan Akari. Entah karena memang belum diajari soal Fisika di sekolah. Tapi saat Akari dan Takaki terpisah ketika melintasi perlintasan kereta, Takaki sadar jika dirinya tak akan pernah bisa bersama Akari selamanya.

Dan perasaan Takaki menjadi kenyataan saat Akari harus pindah ke Tochigi saat keduanya sudah duduk di bangku SMP. Takaki dan Akari sendiri awalnya memang akrab karena keduanya merupakan murid pindahan sewaktu di SD. Bagi Takaki, Akari merupakan teman pertamanya. Yang sama-sama mengerti perasaan masing-masing karena harus berpindah sekolah.

Takaki kemudian bertekad menjumpai Akari di Tochigi meski harus berjam-jam menempuh perjalanan dengan kereta. Sialnya, badai salju turun dan mengganggu perjalanan. Takaki, menggenggam surat berisi perasaannya terhadap Akari yang hendak diberikan saat bertemu, berharap Akari tidak menunggunya.

Namun, setelah sampai di tujuan pada tengah malam, Takaki terkejut. Akari ternyata masih menunggunya. Keduanya lantas bermalam di sebuah gudang tua di tengah persawahan. Bercerita soal kenangan masa kecil dan sekarang. Besok pagi Takaki pulang ke Tokyo diantarkan oleh Akari. Sampai di stasiun keduanya berjanji akan terus berhubungan lewat surat.

 

Sayangnya, Takaki harus pindah ke Kagoshima karena ayahnya pindah dinas ke sana. Makin jauh hubungan mereka. Karena secara geografis, Tochigi dan Kagoshima bahkan sudah beda pulau.

Takaki yang sudah menjadi siswa SMA di Kagoshima, berteman dengan Sumida Kanae. Gadis lokal yang bercita-cita sebagai surfer. Kanae memendam perasaannya kepada Takaki.

Takaki berjumpa dengan Kanae

Namun melihat Takaki yang terlihat selalu menulis pesan di ponselnya, Kanae tersadar jika hati Takaki sudah ada yang mengisi. Kanae pun tidak pernah menyatakan perasaannya hingga akhirnya Takaki memutuskan untuk kembali ke Tokyo melanjutkan kuliah.

 

Cerita kemudian di-fast forward. Kini Takaki sudah menjadi budak korporat di Tokyo. Adegan berpindah ke Akari yang berpamitan dengan orangtuanya, hendak berangkat ke Tokyo untuk menemui tunangannya.

Dan mulai dari adegan Akari pamit inilah terjadi plot twist. Sebagian besar penonton mungkin menebak jika hubungan Takaki dan Akari berakhir bahagia.

Nyatanya tidak. Surat yang digenggam Takaki yang akan diberikan untuk Akari ketika di Tochigi ternyata terbang. Pesan yang ditulis Takaki di ponselnya ternyata tidak pernah dikirimkan. Keduanya tidak saling berhubungan.

Ulasan Film

Berbeda dengan karya Shinkai Makoto yang lain seperti Kimi no Na wa (2016), Weathering With You (2019), atau Suzume no Tojimari (2022) yang kental dengan fantasi, 5 Centimeters Per Second jauh lebih realistis dan sangat relate dengan kehidupan sehari-hari.

Sinopsis Suzume no Tojimari: Perjalanan Magis Yang Mengundang Isak Tangis

Contohnya adalah ketika Takaki akan berangkat menemui Akari di Tochigi. Setting-nya adalah tahun 1990-an. Saat dimana ponsel masih belum terlalu menjamur di Jepang dan jarang sekali anak SMP yang menggunakannya. Jadi jangan heran jika Takaki tidak menghubungi Akari lewat ponsel saat hendak kesana.

Dan Takaki, layaknya orang yang patah hati, menyibukkan dirinya dengan pekerjaan, jadi sobat miras sdan ironisnya, Akari sedang duduk di taman, minum kopi hangat sambil menunggu tunangannya datang. Takaki juga mencoba menjalin hubungan, namun karena Takaki masih belum bisa melupakan Akari, hubungan terebut kandas.

Belum lagi lagu berjudul One More Time, One More Chance yang dibawakan oleh Yamazaki Masayoshi saat mengiringi adegan flashback dan ending. Benar-benar menyayat hati.

Ending-nya sendiri ditutup dengan Takaki dan Akari yang berpapasan di perlintasan kereta api. Takaki yang tersadar akan kehadiran Akari, langsung menengok ke seberang. Sayangnya kereta lewat. Takaki menunggu kereta dan berharap Akari masih ada di sana. Sayangnya, Akari sudah tak ada. Dan seperti di awal film, Takaki sadar dirinya tidak bisa bersama Akari selamanya.

Ending yang menyayat

Bagi yang ingin menyaksikan anime tanpa takut diledek “udah gede kok nonton kartun”, maka 5 Centimeters Per Second adalah jawabannya. Menargetkan audiens remaja dan dewasa, anime ini juga penuh dengan visual indah 4 musim di Jepang khas Shinka Makoto.

Untuk anda yang sedang menjalani hubungan jarak jauh, anime ini sangat tidak disarankan. Tapi sangat disarankan untuk yang selama ini masih belum juga mengungkapkan perasaan.

Jangan lupa siapkan tissue.

 

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi layar.id.
Advertisement
Advertisement

Baca Juga

Film Jepang

Layar.id – Makoto Shinkai dikenal sebagai salah satu pencipta anime dengan dramatisasi memukau dan sinematografi menawan. Ia selalu menghadirkan karya-karya terbaik setiap tahunnya, seperti...

Film Jepang

Layar.id – Member grup idola Jepang bukanlah finished article. Meski kebanyakan kegiatan mereka menari dan bernyanyi, namun ada pula yang ditawari pekerjaan lain. Seperti...

Entertainment

Layar.id – Pecinta animasi Jepang sudah tidak asing lagi dengan anime berjudul Uncle from Another World atau Isekai Ojisan yang telah rilis pada Juli...

Film Animasi

Layar.id – Siapa yang tak kenal Makoto Shinkai? Sutradara dari film seperti Weathering With You (Tenki no Ko) serta Your Name (Kimi no Namae...