Connect with us

Film Indonesia

Simak Inspirasi Pahlawan Wanita yang Terlihat di Film “Tjoet Nja’ Dhien”

Indonesia semestinya berbangga, sebab dengan perjuangan sejarah yang sangat panjang, ada banyak nama perempuan perkasa terselip di antara daftar tokoh-tokoh pahlawan. Salah satunya adalah Tjoet Nja’ Dhien dari tanah Aceh. Sayangnya, tak banyak yang tahu bagaimana kerasnya perjuangannya pada saat itu. Untuk itu, Eros Djarot berinisatif untuk memfilmkan kisah hidup Tjoet Nja’ Dhien ke dalam layar lebar.

Film yang kemudian diberi judul sesuai namanya, Tjoet Nja’ Dhien, yang dari itu saja kita tahu begitu kuat dan berani seperti watak tokoh utamanya, dirilis pada tahun 1988, setahun setelah pemugaran makamnya di Sumedang. Saat itu, sejarah dalam sinematografi Indonesia pun terjadi. Film ini mewakili Indonesia sebagai foreign film di ajang penghargaan Academy Awards di Amerika Serikat, dan menjadi film pertama dari Indonesia yang berhasil diputar di Festival Film Cannes. Di dalam kandang sendiri, film ini berhasil meraih 8 Piala Citra, termasuk di antaranya adalah film terbaik dan aktris terbaik yang jatuh pada Christine Hakim untuk perannya sebagai Tjoet Nja’ Dhien.

Film ini bercerita tentang perjuangan Tjoet Nja’ Dhien saat melawan penjajahan Belanda di akhir abad ke-19. Dari film ini, dikisahkan bahwa Tjoet Nja’ Dhien bukan hanya sebagai seorang istri bagi Teuku Umar sang Uleebalang (setingkat Bupati), tapi adalah otak dari semua pergerakan politiknya. Chrisne Hakim dengan hebatnya memerankan Tjoet Nja’ Dhien dengan sempurna. Kisah yang hampir terlupa itu pun kembali terkuak, menampilkan betapa hebatnya sosok wanita ini. Ketika rencana Teuku Umar yang awalnya berpura-pura bekerja sama dengan Belanda untuk mengumpulkan senjata gagal, diakibatkan oleh pengkhianatan orang terdekat, ia pun ditangkap. Mau tak mau, Tjoet Nja’ Dhien pun turun tangan.

Tjoet Nja’ Dhien adalah film bersejarah. Bukan hanya sebagai film dengan kualitas baik secara keseluruhan, namun juga inspirasi bagi pembuat film dalam prosesnya. Referensi dalam alur, bahasa yang digunakan, hingga sinematografi yang pas, menandakan betapa besar usaha riset yang dilakukan untuk membuat film ini. Ini adalah peran paling ikonik Christine Hakim sepanjang karirnya berfilm. Hasil keseluruhan yang memukau juga mencerminkan kerja keras setiap kru yang bekerja dalam film ini. Maka, wajar kalau judul film ini selalu muncul setiap kali ada yang menyebutkan daftar film terbaik Indonesia. Menurut Eros Djarot sang sutradara, dia terinspirasi memproduksi film ini untuk menyampaikan bahwa perempuan sebenarnya tak berbeda dengan pria. Kalau mau dan diberi kesempatan, perempuan juga bisa membawa perubahan. Jadi, selain film terhebat, Tjoet Nja’ Dhien juga adalah salah satu film feminisme terbaik yang pernah dimiliki oleh Indonesia.

Sutradara: Eros Djarot

Produser: Alwin Abdullah, Alwin Arifin, Sugeng Djarot

Penulis: Eros Djarot

Pemeran: Christine Hakim, Piet Burnama, Rudy Wowor, Slamet Rahardjo.

Durasi: 150 Menit

Tahun rilis: 1988

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

Story of Kale, Kisah Toxic Relationship?

Film

Jefri Nichol Hadir Kembali dalam Film Romantis “Seperti Hujan yang Turun ke Bumi”

Film

Film “Perempuan Tanah Jahanam” Terus Terpilih Dalam Festival-Festival Internasional

Film

Kisah Persahabatan Anjing dan Manusia Yang Manis, Segera Tayang di Bioskop!

Film

Advertisement
Connect
Newsletter Signup