Connect with us

Hi, what are you looking for?

Film Barat

Inilah! Alasan Robert Pattinson Menerima Tawaran menjadi Batman

Batman adalah salah satu legenda yang akan selalu hidup, baik di dunia pertelevisian, perkomikan, bahkan perfilman. Wujudnya tak pernah mati dan selalu terbarukan. Setiap perubahan era, Batman akan selalu muncul dengan karakteristik dan kekhasannya tersendiri. Sudah lebih dari setengah abad sejak kemunculannya pertama, dan hingga saat ini Batman masih terus menjadi bahan perbincangan. Satu per satu aktor seolah mendapatkan kesempatan memainkan peran ini. Mereka menua dan pergi, namun Batman tetap ada, semuda sejak pertama kemunculannya, bahkan lebih muda di beberapa film, dan akan terus begitu sampai ada ide baru tentang versi terbarunya yang berbeda.

Sudah puluhan aktor yang memerankan Batman, entah itu sebagai pengisi suara atau tampil langsung menjadi sosok Batman dalam bentuk manusia di film atau televisi. Entah kemunculannya dimaksudkan serius, sebagai tokoh utama yang penuh kewibawaan, atau sebagai tokoh pembantu dalam cerita parody. Mulai dari Lewis Wilson di tahun 40-an, Adam West di tahun 60-an, dan Michael Keaton di akhir 90-an, daftar nama aktor masih terus bertambah hingga George Clooney, Christian Bale, Ben Affleck, dan yang terbaru adalah Robert Pattinson. Mengapa Robert Pattinson mau? Bukankah sebelumnya sudah berbaris aktor-aktor hebat yang bahkan terus melegenda hingga sekarang. Tidakkah dia takut bahwa aktingnya atau Batman versinya akan dihujat? Siapa sangka, Robert Pattinson punya jawaban sendiri.

“Kadang kelemahan adalah kelebihan,” ujarnya, “Dan fakta bahwa ada banyak versi dari Batman kadang terdengar sangat definitive. Saat Saya menonton Batman & Robin versi George Clooney, saya teringat bahwa dia pernah bilang kalau apa yang sedang dilakukannya seperti pengulangan. Lalu ada Christian Bale dan Ben Affleck. Lalu Saya berpikir, sepertinya menyenangkan menambah lahan baru pada sesuatu yang sudah ada. Coba pikirkan, di manakah kesenjangannya? Kamu sudah melihat banyak versi lainnya, dan semua perbedaan itu terasa memuaskana. Lalu: Mana bagian saya? Juga, Saya bertanya-tanya, apakah saya punya sesuatu yang bisa diberikan untuk ini? Bukankah ini sejenis warisan? Itu yang saya sukai. Ada beberapa hal di hidup ini yang membuat orang-orang semangat bahkan sebelum itu terjadi. Kamu bisa merasakan semua antisipasinya, dan itu menyemangati saya. Ini berbeda dengan memainkan sebuah karakter dengan kemungkinan aka nada orang yang takkan melihatnya, bukan? Dengan kata lain, sepertinya ini membuat kamu sedikit lebih berisi.”

Begitulah kata  pada majalah GQ mengenai karakter Batman yang akan diperankannya. Rasanya, apa yang dikatakannya benar adanya. Lagi pula, sebagai penonton, bukankah menyenangkan kita bisa memilih Batman mana sesuai selera kita? Kira-kira apakah pelayar akan menyukai Batman versi aktor tampan yang pernah menjadi vampire ini? Kita tunggu saja, The Batman yang disutradari oleh Matt Reeves ini akan tayang pada awal Oktober di tahun 2021. [cel/ech]

Baca Juga

Berita Hiburan

Jakarta, Layar.id – Salah satu genre yang banyak diminati adalah superhero. Melihat aksi para pahlawan super memakai kemampuan unik mereka untuk melawan musuh menyimpan...

Drama Korea

Jakarta, Layar.id – Penyanyi dan aktor Rain akan kembali ke layar kaca dalam drama Ghost Doctor. Ini adalah drama pertama kalinya setelah dua tahun...

Film

Jakarta, Layar.id – Netflix membawa kemenangan besar. Film “The Lost Daughter” berhasil mengantongi penghargaan Feature Terbaik dan Skenario Terbaik. Sedangkan kategori Sutradara Terobosan diraih...

Video

Jakarta, Layar.id – Bingung harus melakukan apa untuk menghabiskan waktu di akhir pekan ini? Bioskop Indonesia akan kedatangan banyak film baru yang siap menemani...