Connect with us

Film

Robert Patrick Jadi Psikopat dalam “Tone-Deaf”

Layar.id  –  Film Tone-Deaf arahan Richard Bates Jr., ini dibintangi Robert Patrick sebagai psikopat yang meneror orang baru di desanya. Kisah ini dibalut dalam nuansa horor komedi yang membantu Anda menyeimbangkan ketegangan dan kelucuan.

Setelah pemutaran perdananya dalam gelaran SXSW Film Festival, film horor Tone-Deaf segera mendarat ke bioskop AS pada 23 Agustus 2019.

Simak cuplikannya

PLOT TONE-DEAF

Film ini mengikuti Olive (Amanda Crew) yang mengalami nasib buruk beruntun. Usai kehilangan pekerjaan, ia dihadapkan dengan permasalahan hubungan yang berujung perpisahan. Oleh karena itu, Olive pun meninggalkan kota di akhir pekan untuk mendapatkan kedamaian di pedesaan Amerika.

Kepindahannya ke desa membuat Olive menyewa rumah, milik seorang duda bernama Harvey (Robert Patrick). Tak disangka Harvey ternyata seorang psikopat yang berusaha menutupi karakter aslinya. Olive tak menyadari bahwa nasib buruk sudah menanti di depan pintu.

Baca: Absennya Aaron Eckhart dalam “Angel Has Fallen”

Robert Patrick dalam Tone Deaf

ROBERT PATRICK

Dilansir dari bloodydisgusting, Robert Patrick berbagi cerita tentang caranya mendalami karakter Harvey, sang psikopat dalam Tone-Deaf. Menurutnya, keinginan membunuh itu muncul akibat tekanan, kemarahan, dan ketidakpuasan dalam hidup.

Lebih lanjut, aktor berusia 60 tahun itu mengatakan bahwa adegan pembunuhan dalam Tone-Deaf sangatlah kejam. “Sangat berdarah, menjadi sangat kejam, dan cukup menegangkan,” deskripsi Patrick.

Adegan film Tone Deaf

Selain Amanda Crew dan Patrick, Tone-Deaf turut dibintangi oleh AnnaLynne, Kim Delaney, Ray Santiago, Ray Wise, dan Keisha Castle-Hughes.

Baca: Ngeri! “47 Meters Down: Uncaged” Angkat Kisah Hiu Pemangsa

RICHARD BATES Jr.

Tone-Deaf diproduksi lewat tulisan dan komando dari seorang Richard Bates Jr. Bates sebenarnya bukan penulis atau sutradara pertama yang memikirkan tentang kisah horor dalam penyewaan rumah jangka pendek. Tetapi, dia adalah orang pertama yang mewujudkan ide itu dalam film.

Richard Bates Jr.

“Ketika saya pertama kali menulis skrip ini, saya diberitahu bahwa ada banyak skrip horor Airbnb,” kata Bates. Airbnb sendiri merupakan jaringan pasar daring untuk menyewa tempat tinggal jangka pendek.

“Aku berkata, ya, aku tidak berpikir siapapun akan menjadikannya seperti yang aku rencanakan. Dan mereka berkata, baik, kita tidak tahu. Pada saat kami merekam ini, tidak ada satupun dari naskah lain yang pernah dibuat,” jelas Bates.

Baca: “Good Boys”, Komedi “R” Terlaris Tahun Ini

Sayangnya, Tone-Deaf sendiri hanya diputar di bioskop tertentu di Amerika Serikat. Bila mendapat respon positif, tak tertutup kemungkinan film ini nantinya juga diputar di negara lain.

Sumber: www.cheatsheet.com, https://bloody-disgusting.com
Foto: berbagai sumber

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

Mario Maurer akan Kembali ke Manila untuk Jumpa Fans

Berita Hiburan

Rilis Juni 2020, Dubbing Anime “Evangelion: 3.0+1.0” Belum Tuntas

Film

“Emergency Declaration”, Proyek Film Baru Song Kang-ho Setelah “Parasite” “Emergency Declaration”, Proyek Film Baru Song Kang-ho Setelah “Parasite”

“Emergency Declaration”, Proyek Film Baru Song Kang-ho Setelah “Parasite”

Film

Sekuel Boneka Cilik Peneror Keluarga dalam “Brahms: The Boy II”

Film

Advertisement
Connect
Newsletter Signup