Connect with us

Film

Karya Mouly Surya Dilirik Investor Luar Negeri

Sutradara Mouly Surya

Layar.id  –  Sutradara wanita Indonesia, Mouly Surya, diketahui berhasil mencuri perhatian investor luar negeri untuk film berjudul A Road With No End (Jalan Tak Ada Ujung). Mouly meraih dukungan pengembangan skenario dari Hubert Bals Fund Voices, Rotterdam, Belanda.

Baca: “RoboCop Returns” – Sekuel Langsung Film Original

HBF

Sutradara Mouly Surya, dalam pernyataan resminya menjelaskan bahwa dirinya benar mendapat dukungan untuk pengembangan film besutannya.

Mouly Surya

“Dukungan dari Hubert Bals Fund (HBF) telah membantu penyelesaian film kedua saya, What They Don’t Talk Love When They Talk About Love pada 2013 lalu. Saya senang, HBF kembali memberi dukungan pengembangan proyek saya,” kata Mouly pada Minggu (24/11).

HBF sendiri mulai memberi dukungan pembiayaan film sejak tahun 1988. Dukungan ini dikhususkan untuk karya dari sutradara Asia, Afrika, Amerika Latin, Timur Tengah, dan Eropa Timur. Penilaian utama seleksi HBF adalah kualitas artistik serta potensi co-produce internasional dan distribusi internasional.

Baca: Chadwick Boseman Jadi Detektif Dalam “21 Bridges”

Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak

FILM

Film bertajuk A Road With No End sendiri merupakan karya keempat dari Mouly Surya. Ia sebelumnya telah menggarap film Fiksi (2007), What They Don’t Talk Love When They Talk About Love (2013) dan Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak (2017).

Proyek ini merupakan adaptasi dari novel karya Mochtar Lubis, yang kabarnya akan mulai diproduksi pada tahun 2020 mendatang. Mouly akan berdampingan dengan produser Rama Adi dan Fauzan Zidni, di bawah naungan spanduk rumah produksi Cinesurya.

Baca: Gina S. Noer akan Segera Kembali ke Layar Lebar

Novel karya Mochtar Lubis

Film A Road With No End menyajikan genre drama sejarah, dengan latar kota Jakarta tahun 1946 hingga 1947. Situasinya cerita tampak mencekam, akibat ketegangan perang antarkota di era itu. Film ini mengikuti tokoh utama bernama Isa, guru yang bergabung bersama kelompok pejuang gerilya pasca-proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Ini adalah satu dari sebelas proyek film yang mendapat pembiayaan dari HBF, setelah seleksi panjang pada musim gugur 2018 dengan total 480 karya.

Baca: “Sang Prawira” Bikin Sejumlah Menteri Jadi Aktor Dadakan

Dari ceritanya, film ini sepertinya layak untuk dinantikan ya. Tapi, kita harus bersabar sedikit lebih lama karena produksinya baru dimulai di tahun depan.

 

Sumber: berbagai sumber
Foto: berbagai sumber

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

“Birds of Prey” – Film Paling Ditunggu Pada 2020

Film

“Temen Kondangan” Realita Hadiri Pernikahan Mantan “Temen Kondangan” Realita Hadiri Pernikahan Mantan

“Temen Kondangan” Realita Hadiri Pernikahan Mantan

Film

“Tak Ada yang Gila di Kota Ini” Tayang di Sundance Film Festival

Film

“Titus Mystery of the Enygma” Animasi Anak Bangsa “Titus Mystery of the Enygma” Animasi Anak Bangsa

“Titus – Mystery of the Enygma” Animasi Anak Bangsa

Film

Advertisement
Connect
Newsletter Signup