
Layar.id – Tidak tahu kalau Rangga dan Cinta ini seperti bawa kita ke masa 2000-an. Tapi saya pikir sebagai anak SD yang belum sempat nonton film Ada Apa dengan Cinta karena memang masih kecil, rasanya pas nonton ini kok seperti nostalgia. Okelah ini review Rangga dan Cinta versi Layardotid.
Sekilas sih Mira Lesmana dan Riri Riza mencoba angkat Pop Kultur AADC dalam versi Rangga dan Cinta. Cuma, bawa pemeran baru dari seluruh universe AADC ini seperti tarik mundur ke era 2000-an. Penasaran sih, seperti apa Rangga dan Cinta ini.

Bedanya itu karena ini musikal jadi banyak adegan yang tidak perlu dialog tapi tergantikan dengan gaya musikal yang beneran unik dan gemesin. Mulai dari Cinta yang menyanyikan berbagai soundtrack dari AADC sampai Rangga mencoba dekati Cinta.
Satu sisi, geng Cinta seperti Milly, Mamet, Naura dan Alya pun bermain dan bernyanyi juga di film ini. Rasanya tuh Feel Nostalgic! Namun, part lainnya juga bisa lebih lucu karena ya ada beberapa lagu yang tidak ada di AADC alias hanya ensemble song saja tidak ada lyric mendadak ada liriknya.
Namun itu semua bisa teratasi dengan apik kok. Meskipun ada beberapa hal yang sepertinya kalau mau mengulang lagi terasa sekali kurang pas di beberapa adegan. Salah satunya, saat Borne (Rafi Sudirman) berhadapan dengan Rangga (El Putra Sariran). Sumpah, ini adegan paling lucu dan buat saya beneran bikin gemes deh.

Inilah yang kita bilang, para pemain seperti Leya, El Putra dan Rafi Sudirman sendiri punya kans bakal jadi penerus Aktor Indonesia. Kecuali Rafi Sudirman sudah melekat itu deh sama karakter Borne. Selain itu, kesan yang mau ditampilkan dari film ini memang semuanya mirip dengan karakter AADC sendiri.
Seru sih melihat mereka bermain meskipun beberapa ada yang terasa kurang dan kayaknya itu bisa tertutupi oleh Leya dan El Putra sendiri. Tidak lupa, Borne dan genk-nya sumpah bikin lucu ini film. Sebuah penyegaran dari kisah AADC.

Ini yang sebenarnya bisa minimalisir. Namun, dari 2002 ke 2025 itu sangat jauh sekali. Pasalnya, ini membuat semua orang berpikir kalau ini masih di 2025. Kalau on detail seh masih bisa maklum terutama sekolah. Namun hal lain kaya baju dan setting lokasi terutama Taksi sendiri sangat miss banget. Ini yang bikin saya bingung, apakah ada masalah atau tidak?
Tapi yang jelas Rangga dan Cinta adalah cerita cinta yang beneran bisa kita nikmati untuk Gen-Z dan Milenial. Review Rangga dan Cinta adalah 7.5/10 deh!






