Connect with us

Film

“Home Sweet Home” Jadi Film Terbaik Suarakan Anti-Korupsi

Layar.id  –  Pihak Anti-Corruption Film Festival (ACFF) memberi penghargaan Film Terbaik untuk Home Sweet Home pada Minggu (9/12). Pihak penyelenggara mengajak generasi muda untuk bersama-sama dalam kampanye anti-korupsi lewat karya audio visual.

Film pendek garapan sutradara asal Palu, Mohammad Ifdhal, Home Sweet Home, telah berhasil merebut hati juri dan mendapatkan dana produksi dari ACFF.

Baca: “Positif” – Debut Atiqah Hasiholan Sebagai Sutradara

ACFF 2019

ACFF

ACFF sendiri merupakan gelaran yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Acara ini bertujuan untuk mengajak generasi muda turut berpartisipasi dalam kampanye anti-korupsi lewat film pendek. KPK menilai bahwa film adalah salah satu media yang tepat dalam menyuarakan anti-korupsi.

ACFF dengan diwakili Jujur Pranoto dan Yandy Laurens sebagai juri, menyaring 663 proposal menjadi 10 proposal terpilih. Sepuluh proposal ini mendapat dana produksi sebesar Rp 20 juta dan pelatihan Movie Camp pada 9-11 September 2019 lalu. Kegiatan dilanjutkan dengan proses produksi pada 12-30 November 2019 dan mendapat fasilitas online editing.

Digelar pada Minggu (9/12) malam, ACFF pun menjatuhkan pilihan Film Terbaik jatuh kepada film Home Sweet Home. Film yang mengisahkan tentang gempa dan tsunami Palu 2018 ini berhasil menyingkirkan sembilan film lainnya di kategori Film Terbaik.

Adegan film Home Sweet Home

Baca: Ini Dia Pemeran “KKN di Desa Penari”

HOME SWEET HOME

Film karya Mohammad Ifdhal ini mengambil latar keadaan usai bencana gempa dan tsunami Palu pada tahun 2018 lalu. Dalam durasi 16 menit, Ifdhal berhasil menyampaikan pesan anti-korupsi dengan nuansa haru.

Home Sweet Home mengikuti kisah Tauhid (40) penyintas yang telah kehilangan istri dan pekerjaannya. Oleh karenanya, ia pun tinggal di hunian sementara, bersama dengan putrinya, Farah (7). Dalam keadaan demikian, Kasim (25) petugas pendataan rumah rusak datang menjumpai Tauhid. Kedatangan Kasim pun menjadi harapan bagi Tauhid untuk mendapatkan rumah bernaung yang layak.

Baca: Simak Bocoran Spin-off “Wonder Woman 1984”

Film Home Sweet Home

Selain Home Sweet Home, sembilan film terpilih lainnya adalah HP Dinas karya Aisyah Amirah, Sebuah Nama karya Meisya, Rapor karya Ogan Komering, dan Zhafran karya Achmad Rezi Fahlevie.

Lalu ada Ibadah Serakah oleh Alicia, Imbas karya Widhia, Dompet Imajinasi oleh Aby Azy, Andaka Janu oleh Ni Luh Febri dan Repetisi Ilusi oleh Ayu.

 

Sumber: berbagai sumber
Foto: berbagai sumber

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

Netizen Penasaran! Reza Rahardian dan Prilly Latuconsina Tunangan?

Film Indonesia

Bioskop gagal buka lagi? Ernest Prakasa Batal Rilis Film Akhir Tahun Ini!

Film Indonesia

Unggah Lagu “My Love By My Side!” Lee Min Ho Terciduk Merindukan Kim Go Eun?

Drama Korea

Bersiaplah! Putri Marino dan Angga Yunanda Bersanding di Film “Cinta Pertama, Kedua & Ketiga”!

Film Indonesia

Advertisement
Connect
Newsletter Signup