Connect with us

Hi, what are you looking for?

Film

Film “Tak Ada yang Gila di Kota Ini” Berkompetisi di Busan

Busan Festival Film

Last updated on 10 Oktober, 2021

Layar.id  –  Tak lama lagi, para sineas akan mendapat kesempatan untuk memutarkan film garapannya secara perdana di Busan International Film Festival (BIFF).

Bertempat di Haeundae-gu, Busan, Korea Selatan, gelaran ini akan dihelat mulai tanggal 3-12 Oktober mendatang.

Film pendek karya anak bangsa, berjudul “Tak Ada yang Gila di Kota Ini (No One is Crazy in This Town)”, dikabarkan telah siap berkompetisi di BIFF.

Baca juga: “Kapal Goyang Kapten” Hibur Penggemar Mulai Hari Ini

Film Tak Ada yang Gila di Kota Ini

KOMPETISI

‘Tak Ada yang Gila di Kota Ini’ merupakan film pendek karya sutradara peraih Semaine de la Critique di Festival Film Cannes 2016, Wregas Bhanuteja. Karyanya akan diputar perdana di Busan, yang masuk dalam kategori Wide Angle.

Film ini adalah satu dari 300 film yang berasal dari 70 negara, yang terpilih untuk diputar di 30 bioskop di kota tersebut.

Cerita film ini merupakan adaptasi dari buku “Cinta Tak Ada Mati” karya sastrawan Eka Kurniawan. Buku yang diterbitkan pada tahun 2015 tersebut terdiri dari 13 cerita pendek yang menarik.

Baca juga: “Tak Ada Yang Gila Di Kota Ini” Tayang Di Sundance Film Festival

Oka Antara

Oka Antara

Cerita Tak Ada yang Gila di Kota Ini

Mengambil setting masa liburan, Marwan (Oka Antara) dan beberapa temannya mendapat perintah dari bos salah satu hotel besar dan berpengaruh di kota.

Mereka diperintahkan untuk mengangkut Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berkeliaran di jalan raya dan dibuang ke hutan. Sang bos tidak ingin keberadaan ODGJ mengganggu para turis dan merusak wajah kota. Tak disangka, Marwan ternyata punya rencana rahasia.

Saat ditanya tentang keterlibatannya dalam film, Oka mengaku tertarik karena skenarionya yang unik. “Skenarionya sangat unik dan jarang saya temui, terutama dalam fitur film. Jadi cerita ini hanya bisa dicapai melalui film pendek,” terang Oka.

Baca juga: “Gundala” Meroket Dengan Lampaui 1 Juta Penonton

Wregas bersama tim Rekata Studios

Wregas bersama tim Rekata Studios

FILM PENDEK

Film ini disajikan dalam durasi 20 menit dengan berlatar kota pendidikan, Yogyakarta. Kota tersebut dipilih sebagai lokasi syuting karena dianggap sesuai dengan jalan cerita.

Tak Ada yang Gila di Kota Ini dijalankan atas arahan dan naskah dari Wregas, diproduseri Adi Ekatama, di bawah naungan Rekata Studio.

Sebagai film adaptasi, sang produser berharap akan semakin banyak film yang mengadaptasi cerpen atau novel karya penulis Indonesia dari berbagai genre.

Sumber: berbagai sumber
Foto: berbagai sumber

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi layar.id.

Baca Juga

Film Indonesia

Jakarta, Layar.id – Nama Jeihan Angga menjadi perbincangan publik setelah karya perdananya, Mekkah I’m Coming memborong 5 Piala Maya 2021 termasuk kategori Film Terbaik....

Film

 Jakarta, Layar.id – Ben & Jody adalah lanjutan dari film Filosofi Kopi yang juga dibintangi oleh Chicco Jerikho dan Rio Dewanto. Meski ini film lanjutan, namun ada...

Film Barat

Jakarta, Layar.id – Denzel Washington baru saja mengonfirmasi The Equalizer 3 akan segera produksi tahun ini. Hal ini disampaikan dalam wawancara film barunya, The...

Film Barat

Jakarta, Layar.id – Disney Live Action Snow White and the Seven Dwarfs menambahkan cast baru! Aktor Broadway Andrew Burnap akan libur sementara dari panggung...