Connect with us

Film

Film Pendek “Tak Ada yang Gila di Kota Ini” Berkompetisi di Busan

Layar.id  –  Tak lama lagi, para sineas akan mendapat kesempatan untuk memutarkan film garapannya secara perdana di Busan International Film Festival (BIFF). Bertempat di Haeundae-gu, Busan, Korea Selatan, gelaran ini akan dihelat mulai tanggal 3-12 Oktober mendatang.

Film pendek karya anak bangsa, berjudul “Tak Ada yang Gila di Kota Ini (No One is Crazy in This Town)”, dikabarkan telah siap berkompetisi di BIFF.

Baca: “Kapal Goyang Kapten” Hibur Penggemar Mulai Hari Ini

Film Tak Ada yang Gila di Kota Ini

KOMPETISI

‘Tak Ada yang Gila di Kota Ini’ merupakan film pendek karya sutradara peraih Semaine de la Critique di Festival Film Cannes 2016, Wregas Bhanuteja. Karyanya akan diputar perdana di Busan, yang masuk dalam kategori Wide Angle.

Film ini adalah satu dari 300 film yang berasal dari 70 negara, yang terpilih untuk diputar di 30 bioskop di kota tersebut.

Cerita film ini merupakan adaptasi dari buku “Cinta Tak Ada Mati” karya sastrawan Eka Kurniawan. Buku yang diterbitkan pada tahun 2015 tersebut terdiri dari 13 cerita pendek yang menarik.

Baca: Trailer Terbaru Jojo Rabbit

Oka Antara dalam film Tak Ada yang Gila di Kota Ini

CERITA

‘Tak Ada yang Gila di Kota Ini’ mengambil setting masa liburan. Marwan (Oka Antara) dan beberapa temannya mendapat perintah dari bos salah satu hotel besar dan berpengaruh di kota.

Mereka diperintahkan untuk mengangkut Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berkeliaran di jalan raya dan dibuang ke hutan. Sang bos tidak ingin keberadaan ODGJ mengganggu para turis dan merusak wajah kota. Tak disangka, Marwan ternyata punya rencana rahasia.

Saat ditanya tentang keterlibatannya dalam film, Oka mengaku tertarik karena skenarionya yang unik. “Skenarionya sangat unik dan jarang saya temui, terutama dalam fitur film. Jadi cerita ini hanya bisa dicapai melalui film pendek,” terang Oka.

Baca: “Gundala” Meroket Dengan Lampaui 1 Juta Penonton

Wregas bersama tim Rekata Studios

FILM PENDEK

Film ini disajikan dalam durasi 20 menit dengan berlatar kota pendidikan, Yogyakarta. Kota tersebut dipilih sebagai lokasi syuting karena dianggap sesuai dengan jalan cerita.

Tak Ada yang Gila di Kota Ini dijalankan atas arahan dan naskah dari Wregas, diproduseri Adi Ekatama, di bawah naungan Rekata Studio.

Sebagai film adaptasi, sang produser berharap akan semakin banyak film yang mengadaptasi cerpen atau novel karya penulis Indonesia dari berbagai genre.

Sumber: berbagai sumber
Foto: berbagai sumber

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

“Rambo: Last Blood” Tampilkan Aksi Terbaru Sylvester Stallone

Film

Perdebatan Film The Santri, Film Baru Livi Zheng

Film

Lihat Akting Laura Basuki dalam Trailer “Susi Susanti – Love All”

Film

“Hayya”: Rekomendasi Film Akhir Pekan Tentang Kemanusiaan

Film

Advertisement
Connect
Newsletter Signup