Film

CAPERNAUM Kisah Anak Jalanan Mencari Keadilan Atas Kelalaian Orangtuanya

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
41

CAPERNAUM FILM PERAIH JURY PRIZE CANNES FESTIVAL FILM 2018 INI MEMBERIKAN BANYAK PESAN MORAL .

Jakarta, Layar.id – Capernaum (Judul Arab: کفرناحوم; Arti harfiah: Chaos‎) atau Capharnaüm adalah sebuah film drama asal Libanon.

Film ini terpilih menjadi nominasi dari Palme d’Or, sebuah penghargaan tertinggi dalam Cannes Film Festival tahun 2018.

Capernaum berhasil memenangkan penghargaan Jury Prize dan menerima standing ovation selama 15 menit.

Jadi, film ini bukanlah film sembarangan sehingga layak untuk mendapatkan prize tersebut.

HAK DISTRIBUSI SONY PICTURES CLASSICS

CAPERNAUM Kisah Anak Jalanan Mencari Keadilan Atas Kelalaian Orangtuanya

Film ini semula diproduksi oleh Mooz Film.

Namun, kemudian Sony Pictures Classics membeli hak distribusi film ini untuk ditayangkan di Amerika.

Capernaum sendiri disutradarai oleh Nadine Labaki.

Selain itu, Nadine Labaki juga ikut berperan sebagai penulis naskah bersama dengan Jihad Hojeily dan Michelle Kesrouani.

Film ini akan segera ditayangkan melalui bioskop mulai 14 Desember 2018 nanti.

PARA PEMERAN

CAPERNAUM Kisah Anak Jalanan Mencari Keadilan Atas Kelalaian Orangtuanya

Film Capernaum ini dibintangi oleh aktor cilik Zain Al Rafeea sekaligus sebagai pemeran utama.

Selain itu, aktor dan aktris Yordanos Shiferaw, Boluwatife Treasure Bankole, Kawthar Al Haddad, Fadi Kamel Youssef, Nour el Husseini, dan Cedra Izam juga turut membintangi film ini.

HAL-HAL MENARIK

Salah satu hal yang paling menarik untuk diketahui adalah bahwa para pemeran dari film ini adalah para pemeran yang bukanlah aktor dan aktris profesional.

Akan tetapi, pemeran film ini adalah orang-orang yang memiliki kehidupan sangat mirip dengan karakter yang diperankannya.

Sang sutradara meminta para pemeran untuk memberikan reaksi spontan sesuai dengan kondisi yang ada.

Jika reaksi mereka berbeda dengan skenario, maka skenario akan di adaptasi untuk mengikuti reaksi para pemain.

PLOT CERITA

CAPERNAUM Kisah Anak Jalanan Mencari Keadilan Atas Kelalaian Orangtuanya

Capernaum mengangkat kisah tentang seorang anak laki-laki asal Libanon yang bernama Zain.

Zain adalah seorang anak yang berani. Ia melarikan diri dari orangtuanya yang lalai dengan kewajibannya.

Anak yang digambarkan sangat cerdas ini kemudian bertahan hidup di jalanan.

Namun rupanya tak hanya itu, dia justru mengurus pengungsi dari Ethiopia bernama Rahil (Yordanos Shiferaw) beserta Yonas (Boluwatife Treasure Bankole) yang merupakan putra Rahil.

Dalam pelariannya dari orangtuanya, Zain bahkan sempat dipenjara karena melakukan tindakan kriminal. Namun, ia memutuskan untuk mencari keadilan di pengadilan.

Zain menuntut kedua orangtuanya atas tindakan ‘kejahatan’ karena telah melahirkannya ke dunia yang penuh dengan rasa sakit dan penderitaan.

Cuplikan lengkap dari film ini dapat dilihat melalui trailer yang sudah dirilis. Untuk mengetahui akhir cerita Zain seperti apa?

Jangan lupa saksikan filmnya yang sangat menyentuh.

NOMINASI GOLDEN GLOBE 2019

CAPERNAUM Kisah Anak Jalanan Mencari Keadilan Atas Kelalaian Orangtuanya

Selain telah mendapatkan penghargaan di Canes 2018, film garapan Nadine Labaki ini masuk dalam nominasi Golden Globe 2019.

Film Capernaum dijadwalkan tayang di bioskop pada 14 Desember 2018.

Kali ini, film garapan Nadine Labaki ini masuk dalam nominasi best motion picture dalam kategori foreign language Golden Globe 2019.

Sebelum masuk nominasi Golden Globe, Capernaum telah bersinar di jagat festival film dunia.

Capernaum memenangkan penghargaan Grand Jury di Festival Film Cannes, menang kategori best picture dalam festival film Sarajevo, Melbourne, Mill Valley, Miami Gems, San Sebastian, dan Calgary.

Capernaum juga pernah diputar pada festival film Toronto International, London, Zurich serta Hamptons.

Sony Pictures Classics, sebagai pemegang hak distribusi akhirnya mengunggah trailer pada 6 november 2018 yang lalu.

KATA SUTRADARA

CAPERNAUM Kisah Anak Jalanan Mencari Keadilan Atas Kelalaian Orangtuanya

Labaki mengatakan pada The Wrap, bahwa melalui film ini ia ingin mengajak penonton untuk melihat apa yang terjadi pada anak-anak yang hidup di jalanan.

Menurut Labaki, kenyataannya sangat mengerikan.

“Ini terlalu mengejutkan dan orang tidak akan bisa menanggungnya. Orang-orang tidak bisa menerima kebenaran yang terlalu banyak,” kata Labaki.

Film Capernaum terinspirasi dari krisis pengungsi dan ekonomi yang terjadi di seluruh dunia.

Dia ingin menunjukkan bahwa masalah tentang kelalaian orang tua dalam mengurus anak-anak, dan kesulitan anak-anak yang hidup di jalanan, tidak hanya di Lebanon, tetapi di seluruh dunia.

Labaki menceritakan, bahwa dia sudah berdialog dengan banyak anak dan bertanya kepada mereka pertanyaan seperti, apakah kamu senang hidup?

“Sebanyak 99 persen anak akan menjawab, ‘tidak, saya tidak senang, saya tidak pantas di sini. Saya tidak tahu mengapa saya di sini. Apakah tujuan saya hanya untuk dihukum? Dan jika saya dihukum, untuk apa saya dihukum? Saya tidak mengerti,” ujar Labaki.

Labaki mengarahkan film dan menulis naskah bersama dengan Jihad Hojeily, Michelle Keserwany dan suaminya Khaled Mouzanar.

CAPERNAUM Kisah Anak Jalanan Mencari Keadilan Atas Kelalaian Orangtuanya

Capernaum berisi pemain non-profesional yang memainkan peran mirip dengan kehidupan mereka sendiri.

Sutradara Caramel dan Where Do We Go Now? ini menempatkan pemain dalam setiap adegan, tapi mereka leluasa untuk bereaksi secara spontan dengan kata-kata dan gerak tubuh mereka sendiri.

Apabila naluri para non-aktor ini menyimpang dari naskah tertulis, Labaki menyesuaikan skenario untuk mengikutinya.

Dalam situs web IMDb, film ini telah mendapatkan skor  8/10.

Sementara dalam situs Rotten Tomatoes, dari 129 orang yang memberi tanggapan, sebanyak 90 persen ingin menonton film ini.

Nah.., bagaimana dengan Anda? Tentu saja ingin menonton film yang sarat akan pesan moral ini ya? Sekarang simak dulu trailernya di layar.id

COMMENT
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
41
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top