Connect with us

Hi, what are you looking for?

Berita Hiburan

5 Film Kamila Andini, Sutradara Wanita yang Sukses Dalam dan Luar Negeri

Kamila Andini
Kamila Andini (sumber koran tempo)

Jakarta, Layar.id – Film terbaru Kamila Andini yang berjudul Before, Now & Then sudah rilis tahun ini. Film yang berjudul Indonesia Nana ini merupakan sebuah film drama sejarah yang berfokus pada kisah perempuan di tahun 1940-an hingga 1960-an, pada masa Indonesia baru merdeka. Film ini ikut berkompetisi di Festival Film Internasional Berlin ke-72 pada bulan Februari lalu.

Ini sudah merupakan film terbaru Kamila yang bertanding di kelas internasional. Tak heran namanya juga sudah terkenal dan diakui sebagai salah satu sutradara sukses dalam negeri. Kamila Andini lahir 6 Mei 1986 da memasuki usia 35 tahun. Ia merupakan putri dari sutradara Garin Nugroho.

Karirnya di dunia penyutradaraan sudah bermula sejak tahun 2022 dengan film Rahasia Di Balik Cita Rasa. Hingga saat ini, karyanya sudah banyak terkenal baik di luar maupun dalam negeri. Apalagi karya film Yuni yang hingga saat ini masih mengumpulkan piala dari banyak acara penghargaan Indonesia, seperti Piala Maya. Apa saja film Kamila Andini yang wajib ditonton?

Laut Bercermin / The Mirror Never Lies

Laut Bercermin adalah film Kamila Andiri pada tahun 2011. Film ini berhasil membawakan banyak penghargaan untuknya, seperti Festival Film Indonesia dan Festival Film Bandung. Ada juga penghargaan internasional Tokyo International Film Festival, Hongkong International Film Festival, dan Asia Pasific Screen Awards.

Film bercerita tentang remaja 12 tahun bernama Pakis (Gita Novalista) yang bermukim di Wakatobi. Ia tinggal bersama ibunya dan terus menunggu kepulangan ayahnya. Suatu hari, datang peneliti lumba-lumba bernama Tudo (Reza Rahadian) yang menyewa kamar ayah Pakis. Kehadiran pria ini membawa perubahan dalam hidup Pakis.

Sendiri Diana Sendiri / Following Diana

Sendiri Diana Sendiri adalah sebuah film pendek Kamila Andiri yang juga ikut dalam kompetisi Festival Film Toronto 2015. Berdasarkan kisah nyata kerabat sang sutradara, film bercerita tentang wanita bernama Diana yang harus berjuang menghadapi kenyataan pahit.

Ia sehari-hari menghabiskan waktunya untuk suami dan anak laki-lakinya. Hingga suatu hari, ia harus menerima kenyataan suami hendak menikah kembali. Kesedihan ini terus menerus ia pendam. Ia pun memilih mencari pekerjaan sebagai cara untuk meluapkan perasaannya.

Sekala Niskala / The Seen and Unseen

Film tahun 2017 ini juga ikut dalam kompetisi internasional seperti Adelaide International Film Festival dan Berlin International Film Festival. Kisahnya mengangkat kembar penganti Tantra dan Tantri yang tinggal di Bali. Mereka memiliki hubungan yang akrab dan selalu bermain bersama.

Namun suatu hari, Tantri menemukan bahwa saudaranya mengidap penyakit berbahaya yang membuatnya lemah dan akan kehilangan penglihatan. Hal ini membuatnya menjadi kesepian dan rindu masa mereka bermain bersama. Karena kerinduannya, Tantri pun membangun koneksi dengan dunia fantasi agar bisa bermain kembali dengan Tantra.

Sekar

Sekar adalah film karya Kamila Andini untuk memperingati Hari Batik Nasional tahun 2018. Tokoh utama yang dipilih adalah Sekar, gadis buta yang sangat dekat dan sangat mencintai batik. Sejak kecil, ia selalu berada di samping ibunya saat sedang melukis batik dengan canting, mendengar suara kain dan kompor sambil mencium bau lilin dan perwarna.

Setiap hari ia menemukan makna baru di balik tiap guratan yang ibunya buat. Suatu hari, seorang pria hadir dalam hidupnya dan mereka saling menaruh hati. Sang ibu justru merasa khawatir akan hal ini.

Yuni

Yuni adalah film terbaru Kamila Andini sebelum Now, Before & Then dan juga mengangkat isu perempuan. Di sini, tokoh utama Yuni (Arawinda Kirana) dan remaja-remaja di sebuah desa di Serang menghadapi masalah pernikahan anak. Mereka dipaksa menikah saat masih bersekolah. Alasan yang mendasari kebiasaan ini sangat banyak, mulai dari menghindari zinah, faktor ekonomi, dan lain-lain.

Tidak hanya itu, ada pula pamali yang mengatakan wanita tidak boleh menolak lamaran lebih dari 2 kali. Bila tidak, jodohnya akan menjauh. Padahal Yuni tidak ingin menikah karena ingin menimba ilmu lebih jauh ke universitas. Salah satu syarat bisa mendapatkan beasiswa adalah rangking yang tinggi dan status belum menikah.

 

Sumber dan foto: berbagai sumber

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi layar.id.

Baca Juga

Berita Hiburan

Last updated on 28 Maret, 2022 Jakarta, Layar.id – Pengumuman pemenang Piala Maya 10 telah selesai. Semua pemenang lengkapnya sudah terungkap dan membawakan banyak...

Berita Hiburan

Jakarta, Layar.id – Maya Awards atau disebut juga dalam bahasa Indonesia sebagai Piala Maya. Ini adalah ajang penghargaan film tahunan Indonesia yang digagas oleh...

Film

Festival Film Berlinale adalah salah satu ajang tahunan yang menjadi wadah pemutaran perdana bagi sebagian besar film, sebelum memasuki pasar. Tahun ini, film Indonesia...

Drama Korea

Jakarta, Layar.id – Jang Dong Yoon dan Nana dikonfirmasi akan memegang peran utama dalam drama My Man is Cupid. Drama dengan genre fantasi romansa...