Connect with us

TV

Sinopsis Serial 24 : Legacy Episode 5

24 : Legacy Episode 5

24 : Legacy Episode 5 menampilkan lebih banyak aksi untuk melawan perkerakan teroris hingga penyelamatan data-data penting.

Para penggemar serial “24 : Legacy” pastinya sudah mengetahui jalan cerita dari episode 1-4 tentang usaha Eric Carter (Corey Hawkins) mencegah para teroris yang sudah mulai bergerak dalam aksinya yang ingin membangunkan sel-sel cabang serangan terorisnya di Amerika.

Dari episode sebelumnya kita mengetahui kalau Nilaa dituduh memberikan daftar nama para anggota militer CTU kepada teroris. Namun kini Nilaa terbukti tidak bersalah. Hal tersebut karena usaha senator John (Henry Donovan) sebagai atasan Nilaa yang mengetahui bukti bahwa Nilaa sebagai korban ayahnya John yang ingin melindungi kampanye anaknya dalam menjadi senator Amerika.

“Di awal serial 24:Legacy episode 5, menampilkan Rebecca yang menahan Nilla akhirnya datang menemui Nilaa, meminta maaf dan melepaskan Nilla”

Ya, rupanya Henrylah yang memberikan daftar nama pada teroris dengan menjadikan Nilaa sebagai pelaku. Dan John pun memberitahu hal tersebut pada istrinya, Rebecca yang bekerja di CTU.

24 : Legacy Episode 5

Salah Satu Adegan di 24 : Legacy Episode 5

Di awal serial 24:Legacy episode 5, menampilkan Rebecca yang menahan Nilla akhirnya datang menemui Nilaa, meminta maaf dan melepaskan Nilla. Rebecca memberitahu Nilaa kalau Johnlah yang mencari tahu kebenaran itu karena John begitu mempercayai Nilaa.

Sementara CTU panik berusaha melacak Carter yang kini beraksi tanpa komandonya (mullins).  Rebecca dicurigai membantu Eric Carter. Namun akhirnya Carter menelepon CTU bahwa dia dan Ben akan bertemu dengan Gabriel dan tim Mullins harus mendukungnya dengan Tim yang siap bergerak di lokasi pertemuannya dengan Gabriel. Mullins yang ragu akan Ben, mau tak mau harus mengikuti intruksi Carter.

Kembali ke teroris, Jadalla mendapat kabar kalau flash drive yang berisi sel-sel ada yang rusak. Kusuma berpikir mereka masih harus menyerang, sementara Jadalla ingin menunggu semua 15 sel telah siap dengan menyatakan, “Itulah cara kita membawa negara ini bertekuk lutut”. Jadalla pun menembak mati orang kepercayaan ayahnya dulu!

24 : Legacy Episode 5

Makin Banyak Aksi di Episode ini

Sementara Khasan dan Amira, yang merupakan salah satu anggota sel-sel teroris dalam perjalanan pulang ke rumahnya. Khasan mencoba menenangkan Amira yang panik setelah membunuh temannya. “Kita sedang mengubah dunia,” kata Khasan. Sesampai di rumah, rupanya ada ayahnya menunggu mereka. Mereka terkejut melihat ayahnya itu.

Tak seperti Amira, Khasan tampak tak senang dengan kedatangan ayahnya. Khasan curiga kalau ayahnya datang tak sekedar berkunjung. Ternyata ayahnya mengetahui dan curiga kalau Khasan tengah merencanakan sesuatu hal yang berhubungan teman timurnya yang dulu melakukan pemboman di luar negeri. Khasan yang gusar menghajar sang ayah lalu mengikatnya dengan bantuan Amira yang terlihat masih galau.

Sementara itu, Isaac kehilangan kontrolnya dalam mencurigai semua anggota gangnya karena ia berpikir lebih banyak orangnya berada di atas rencana Jerome dan Aisha untuk mengkhianatinya. Isaac pun mengambil semua ponsel anggotanya untuk diperiksa. Sedang Nicole yang baru selamat dari Aisha dan Jerome, menelepon Eric Carter dengan harapan bahwa suaminya itu cepat datang menjemputnya. Tetapi Eric mengatakan padanya untuk pergi ke Christine demi keamanannya kalau dia memang tak mau lagi tinggal bersama kakaknya, Isaac. Lalu, salah satu orang Isaac masuk dan meminta Nicole membujuk Isaac untuk mengubah sikap kecurigaannya pada orang-orangnya yang dinilai sudah keterlaluan hingga bisa membuat mereka berpaling dari Isaac nantinya.

24 : Legacy Episode 5

Perang Terhadap Teroris

Kembali ke pergerakan Eric Carter dan Ben yang tengah berusaha menemui Gabriel. Setelah menunjukkan skema senjata yang diinginkan Gabriel, mereka akhirnya bertemu Gabriel dan bicara. Gabriel yang sudah mengenal Ben sebelumnya, mengatakan bahwa ia mau saja bekerjasama dengan Carter tetapi tidak dengan Ben. Ia tak bisa memercayai Ben lagi karena Ben sudah menghilangkan uangnya dulu. Gabriel meminta Carter untuk menembak Ben sebagai awal kesepakatan mereka. Carter tidak mau. Lalu orangnya Gabriel menembak mati Ben.

Carter cuma bisa diam meninggalkan Ben yang mati terkapar, mengikuti langkah Gabriel yang masuk ruang sebelah memeriksa kebenaran identitas Carter dan kode keotentikan skema senjata dari Carter via komputer. Setelah terbukti asli, Gabriel meminta kode otentiknya saat Carter sudah tertodong. Tetapi Carter dengan cepat merebut senjata dari orang Gabriel yang menodongnya, Carter menodong balik dan meminta lokasi para teroris berada pada Gabriel.

Sementara tim Mullins sudah tiba dan siap bergerak di lokasi dimana Carter dan Gabriel berada. Rupanya Gabriel sempat mengirimkan sinyal peringatan ke orang-orangnya di luar ruangan. Terjadilah baku tembak di luar. Sementara Carter masih memaksa Gabriel yang bersikeras tidak memberitahu kode data lokasi teroris. Gabriel yang sadar timnya kalah dengan tim Carter dengan memotong lehernya sendiri. Sementara komputer dalam proses merusak data tersebut. Apakah Carter bisa menyelamatkan data tersebut? Apakah Amira bakal melepas ayahnya? Apa yang terjadi dengan Isaac dan Nocole selanjutnya? Lebih baik saksikan di episode selanjutnya dari serial 24:Legacy ini, guys!

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

Siap-siap! Ini Rencana Tayang Money Heist Season 5

TV

Serial Terlama The CW “Supernatural” Memiliki Ending yang Dramatis!

TV

Serial Andalan Fox Akan Kembali Mengudara Pada Awal Tahun 2021!

TV

“The Heirs”, Drama Korea Lee Min-ho yang Sukses di Dunia

Film Asia

Advertisement
Connect
Newsletter Signup