Connect with us

Hi, what are you looking for?

Film

Review Film 172 Days, True Love Story Zira dan Ameer

Review Film 172 Days

Terakhir diperbarui 27 November, 2023

Layar.Id – Bagi pecinta film bergenre romantis, Film 172 Days bisa jadi list yang wajib di tonton. Untuk itu kali ini layar.id akan membahas Review Film 172 Days.

172 Days merupakan film terbaru yang akan segera jadi di bioskop seluruh Indonesia.

Film garapan sutradara Hadrah Daeng Ratu ini di angkat dari novel karya Nadzira Shafa.

Selain itu film ini di produseri oleh Chand Parwez Servia dan Fiaz Servia dari Starvision, dan naskahnya ditulis oleh Archie Hekagery

Tidak hanya sekedar cerita fiktif dari sebuah novel, namun kisah dalam novel tersebut merupakan kisah nyata dari penulisnya Nadzira Shafa.

Seperti yang di ketahui publik Nadzira Shafa merupakan istri dari Almarhum Ameer Azzikra yang juga anak dari ustadz kondangan Almarhum Ustadz Arifin Ilham.

Adapun aktor yang membintangi film ini di antaranya Yasmin Napper, Bryan Domani, Yoriko Angeline, Amara Sophie, Abun Sungkar, Adhitya Putri, Ridwan Ghany, Cindy Fatikasari

Pemeran utamanya sendiri yaitu Yasmin Napper akan berperan sebagai Nadzira Shafa dan pemeran utama prianya adalah Bryan Domani sebagai Ameer Azzikra.

Lalu seperti apakah kisah di balik Film 172 Days, berikut ini Sinopsis dan Review Film 172 Days yang berhasil di rangkum oleh tim Layar.Id.

SINOPSIS

Mengisahkan tentang seorang wanita muda bernama Nadzira Shafa, yang sedang terbelenggu dalam bebas. Lantaran mengalami beberapa kejadian yang membuat mentalnya terganggu.

Dalam proses healingnya Nadzira atau Zira bersama temannya Niki justru mengambil langkah yang salah. Lalu menjauhkan diri dari agama.

Suatu ketika Zira merasa frustasi hingga nekat ingin bunuh diri dan untungnya nyawanya bisa tertolong.

Setelah selamat dari maut, Zira mencoba untuk memperbaiki diri, ia pun memutuskan untuk memakai hijab.

Keputusannya itu di support oleh keluarganya, hanya saja kakaknya Bella masih ragu akan keputusan adiknya tersebut.

Zira meminta bantuan kepada kakaknya itu untuk membimbingnya dalam proses hijrahnya ini. Bella kemudian memberikan syarat kepada Zira agar ia mau menuruti semua perkataan kakaknya itu.

Zira pun setuju, Bella memberi saran agar Zira menghindari untuk berhubungan dengan teman-temannya yang di anggap toxic salah satunya Niki.

Bella kemudian mengajak adiknya itu dan salah satu sahabat Zira yaitu Intan untuk datang ke majelis-majelis pengajian.

Sampai akhir Zira dan Intan pun merasa cocok dengan Majelis Az zikra yang salah satu pendakwahnya adalah Ustadz Ameer Azzikra.

Ameer Azzikra sendiri merupakan Ustadz muda yang juga anak dari almarhum ustadz kondangan Arifin Ilham.

Singkat cerita Ameer dan Zira pun berkenalan dan tak lama kemudian Ameer lalu meminta nomor telepon ibunda Zira kepada Zira, dan tidak bertanya keperluannya.

Ternyata Ameer meminta izin kepada ibu dari Zira, karena ia memiliki niat untuk ta’aruf dan menikahi Zira.

Keluarga pun setuju begitu juga Zira, dan tak lama mereka pun menikah.

Setelah menikah mereka berdua menjadi sepasang pengantin baru yang begitu romantis.

Namun masalah datang ketika Zira harus mengalami keguguran. Ia begitu sangat sedih namun Ameer berusaha untuk menguatkan istrinya.

Tak lama setelah itu kondisi kesehatan Ameer pun menurun, hingga kemudian ujian berikutnya kembali menimpa Zira.

Review Film 172 Days

Review Film 172 Days

Apa yang menarik?

Dari segi cerita film ini sesungguhnya cukup sederhana, namun menarik untuk di tonton. Karena di angkat berdasarkan kisah nyata.

Dalam kisahnya begitu banyak hal-hal yang realistis dan sering di alami oleh banyak orang.

Di mana setiap orang pasti pernah mengalami masa-masa terpuruk dalam hidup.

Banyak hikmah yang bisa di petik dari kisah perjalanan seorang Nadzira Shafa. Film ini mengajarkan tentang makna kesabaran, keikhlasan dan rasa syukur kepada Tuhan.

Karakter Nadzira Shafa sendiri menjadi center dalam film ini. Nadzira Shafa digambarkan sebagai seorang wanita yang begitu kuat menerima ujian dari Allah SWT.

Yasmin Napper juga begitu menjiwai perannya sebagai Nadzira Shafa, Yasmin mampu memerankan karakter ini dengan sangat baik.

Emosi serta pesan yang di sampaikan kepada penonton pun dengan mudah di terima dan juga ikut larut dalam emosi yang telah di alami oleh sosok Nadzira.

Begitupun dengan Bryan Domani yang sangat mampu mentranslate perannya sebagai seorang Ameer Azzikra.

Film ini juga membahas sisi lain dari Seorang Ameer yang tidak banyak diketahui banyak orang.

172 Days tidak hanya menampilkan cerita dan adegan-adegan sedih saja, namun nuansa romansa serta humoris sangat membuat penonton terhibur dan juga baper.

Bagi pecinta film bergenre melow drama dan romantis comedy film 172 Days sangat layak untuk di tonton.

Selain itu sisi religius dan psikologis juga sangat kental ada dalam film ini.

Tak hanya itu, plot twist juga di hadirkan dalam film ini. Di awal film penonton akan di buat menebak-nebak apa yang membuat Zira masuk ke lembah pergaulan bebas.

Namun, di tengah-tengah film persepsi yang telah ada di pikiran penonton justru berbeda dengan cerita sebenarnya.

Apa yang kurang ?

1. Aktor utama tidak mirip 

Review Film 172 Days

Pemilihan aktor utama pria dan wanita sempat menuai kritikan tajam dari netizen, lantaran Yasmin Napper dan Bryan Domani di anggap kurang pas untuk memerankan karakter Nadzira dan Ameer.

Seperti yang di ketahui, wajah keduanya berparas bule lantaran Bryan dan Yasmin memang berdarah blasteran.

Terlebih lagi Bryan Domani, selain wajahnya yang bule postur tubuhnya yang ramping sedangkan almarhum Ameer bertubuh gempal.

Ini juga menjadi salah satu yang di sorot netizen, karena di anggap tidak mirip dan tidak cocok memerankan karakter Ameer Azzikra.

Namun dalam konferensi persnya, Bryan Domani sendiri menyadari akan kritikan tersebut, ia pun memberikan tanggapan.

Review Film 172 Days

Suasana Konferensi Pers Film 172 Days (Dok. Poplicist)

“Ini yang di awal harus kalian ngerti, ini bukan biografi, bukan biopik, kan kalau itu harus memikirkan 100 persen sama. Tapi ini based on their story,” tutur Bryan Domani.

2. Alur cerita sudah di ketahui publik

Seperti yang telah di ketahui film 172 Days memang di angkat dari kisah nyata. Dimana kisah tentang rumah tangga mendiang Ameer dan Nadzira, sudah banyak diketahui publik.

Begitupun dengan novelnya yang sudah terbit dan laris manis di pasaran.

Sehingga Hal ini lah yang membuat film penonton tak lagi surprise dengan ending ceritanya.

Namun di balik itu semua banyak hal-hal yang belum orang ketahui tentang sisi lain kedua pasangan ini, dan akhirnya tergambarkan lah dalam film ini.

 

Secara keseluruhan film ini cukup rekomen untuk di tonton, dan nilai yang di berikan oleh Layar.ID untuk Film 172 Days adalah 4/5.

Demikian Review Film 172 Days, kalian bisa menikmati film ini di bioskop seluruh Indonesia pada mulai tanggal 23 November 2023.

 

Sumber : Screening Perss & konferensi pers.

Foto : Liputan Layar.id & Instagram

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi layar.id.

Baca Juga

Film

Layar.id – Mungkin sudah saatnya Ali Topan ini jadi sebuah film yang buat semua orang berpikir. Kalau semudah itu sebuah perlawanan terhadap tirani penguasa...

Film

Terakhir diperbarui 16 Februari, 2024 Layar.id – Film Kedua IMAJINARI ini kembali gunakan formula yang sama dengan Ngeri Ngeri Sedap tapi bumbu-nya itu lho...

Film

Terakhir diperbarui 16 Februari, 2024 Layar.id – Sebuah film horor yang sebenarnya bisa buat kalian semua tidak perlu takut lagi. Begitu juga dengan film...

Jadwal Tayang

Terakhir diperbarui 19 Februari, 2024 Layar.id – Serial Cinta Pertama Ayah tayang perdana pada 27 Januari 2024. Episode baru Cinta Pertama Ayah tayang setiap hari...