Film

Film Dokumenter FREE SOLO Siap Tayang Di Bioskop Musim Gugur Ini

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

SUTRADARA DI BALIK DOKUMENTER MERU 2015, KINI MEMBESUT FILM DOKUMENTER FREE SOLO – YANG TAK KALAH MENAKJUBKAN.

Jakarta, Layar.id – Duo sutradara dokumenter di balik Meru tahun 2015, kini kembali ke film dokumenter Free Solo, dan tetap berbau dataran tinggi. Kali ini yang akan diangkat ke layar lebar adalah kisah si pemanjat tebing bebas yang sangat terkenal yaitu Alex Honnold.

Film ini akan diarahkan oleh duo pembuat film dokumenter pemenang penghargaan yaitu E. Chai Vasarhelyi dan fotografer sekaligus pendaki gunung terkenal di dunia Jimmy Chin.

Kolaborasi ini pun kemudian memunculkan sebuah film bertajuk ‘Free Solo’. ‘Free Solo’ hadir dengan berbagai macam potret yang menakjubkan, sangat dekat dan spektakuler.

TENTANG ALEX HONNOLD

Film Dokumenter FREE SOLO Siap Tayang Di Bioskop Musim Gugur Ini

Alex Honnold ada seorang pemanjat tebing bebas yang berupaya melakukan hal yang belum pernah dilakukan pendaki sebelumnya.

Pada usia 30 tahun, Alex Honnold dikenal sebagai salah satu pemanjat tebing paling sukses di generasinya. Ia menjadi cover di majalah petualangan dan menulis memoar Alone on the Wall.

Namun dia tetap terobsesi oleh tantangan yang tidak pernah dicapai pendaki lainnya.  Ia pun mendaki solo bebas.  Solo bebas artinya adalah tanpa tali pengaman. Ia pun menaiki tebing El Capitan setinggi 3.000 kaki di Taman Nasional Yosemite California.

PEMBUATAN FILM FREE SOLO

Film Dokumenter FREE SOLO Siap Tayang Di Bioskop Musim Gugur Ini

Duo sutradara mengikuti aktivitas pemanjat tebing bebas tunggal yaitu Alex Honnold selama dua tahun. Saat itu ia bersiap menguji batas ambisinya. Ia ingin mewujudkan impian seumur hidupnya dengan mendaki wajah tebing paling terkenal di dunia El Capitan sepanjang 3.000 kaki di Taman Nasional Yosemite – tanpa tali.

Akhirnya, pendakian Alex terjadi pada bulan Juni 2017 dan dirayakan sebagai salah satu prestasi atletik terbesar dalam bentuk apa pun.

“Jika Anda mencari kesempurnaan, Free Solo hanya sedekat yang Anda bisa lakukan,” kata Honnold.

Tapi Chin, sang fotografer petualangan berpengalaman yang hampir mati sebelumnya, memiliki pandangan berbeda. Ia mengatakan, “Jika Anda mendorong batasnya, akhirnya Anda menemukan ujungnya.”

Film dokumenter ini menangkap pendakian Alex Honnold dan sensasi di sekitarnya. Tentu saja ini tak mengherankan karena film ini dibuat oleh para pembuat film di balik dokumentasi pendakian gunung Meru yang terkenal. Selain itu, juga menampilkan beberapa rekaman yang menakjubkan.

Sebagai penggemar berat dan pendukung olahraga ekstrem banyak penonton yang benar-benar tidak sabar untuk melihat Free Solo ini.

Itu sebabnya, Anda tidak perlu menjadi penggemar pendakian untuk bisa mengagumi keajaiban manusia dan alam yang ditangkap dalam sinematografi yang luar biasa.

Untuk film yang menyajikan ketegangan, tidak ada yang bisa menandingi kehidupan nyata di Free Solo.

DOKUMENTER THRILLLER

Film Dokumenter FREE SOLO Siap Tayang Di Bioskop Musim Gugur Ini

Free Solo adalah film dokumenter yang bergenre thriller dengan potret inspiratif dari seorang atlet yang menantang tubuh dan pikirannya pada sebuah pencarian untuk menang atas sesuatu hal yang mustahil.

Alex Honnold sudah lama hidup sendirian, ia tinggal di dalam mobilnya selama sembilan tahun.

Ketika Alex mulai berlatih, dia mulai jatuh cinta. Ia pun mulai mengubah gaya hidupnya setelah ia punya pacar baru, yaitu Sanni. Ini bisa jadi sebuah hal yang mengancam fokusnya dan memberi jalan untuk mengalami cedera bahkan kemunduran.

Akankah ikatan emosional itu membantunya atau berbahaya ketika ia membutuhkan konsentrasi total?

Chai dan Jimmy berhasil dalam menangkap momen-momen yang sangat indah pada Alex, serta seni menantang maut pendakian yang sangat indah. Ditunjang dengan profesionalitas kamerawan yang hebat dan selalu membangkitkan semangat.

Bergabunglah dengan Chai, Alex, dan Jimmy untuk pemutaran film dan diskusi di belakang layar tentang prestasi mengesankan ini.

National Geographic Documentary Films akan merilis Free Solo di bioskop nasional pada musim gugur ini.

TENTANG DUO SUTRADARA

Sutradara E. Chai Vasarhelyi adalah seorang wanita yang lahir di New York dan menyelesaikan studinya Princeton University. Hasil karyanya sudah sangat banyak beredar dan meraih penghargaan. Diantaranya Youssou N’Dour: I Bring What I Love (2008), Touba (2013), Incorruptible (2015), and Meru (2015). Kali ini, ia berkolaborasi dengan suaminya Jimmy Chin menggarap film dokumenter terbarunya bertajuk Free Solo (2018).

Suaminya, yaitu sutradara Jimmy Chin ia adalah seorang pria yang lahir di Minnesota. Ia seorang pemanjat tebing professional, photographer, sekaligus filmmaker. Foto-foto hasil karyanya sudah banyak ditayangkan di National Geographic di tempat-tempat lain. Baru saja ia berkolaborasi dengan istrinya E. Chai Vasarhelyi dengan menggarap film dokumenter Meru (2015). Lalu yang paling baru adalah membuat film Free Solo (2018) yang juga masih berkolaborasi dengan istrinya.

PARA PEMERAN FREE SOLO

Film Dokumenter FREE SOLO Siap Tayang Di Bioskop Musim Gugur Ini

Pemeran utama film dokumenter Free Solo adalah tentu saja sang pemanjat tebing bebas Alex Honnold.

Cinematography digarap oleh Jimmy Chin, Clair Popkin, Mikey Schaefer. Editing ditangani oleh Bob Eisenhardt.

Sedangkan eksekutif produser dipegang Walter Parkes, Laurie MacDonald, Tim Pastore, Matt Renner. Para produser untuk film ini adalah E. Chai Vasarhelyi, Evan Hayes dan Jimmy Chin Shannon Dill.

Perusahaan produksi yang menaungi film ini adalah Little Monster Films , Itinerant Media, Parkes+MacDonald/Image Nation, National Geographic Documentary Films.

Distributor wilayah USA akan dipegang National Geographic Documentary Films. Marketing USA Cinetic Media. Distributor wilayah Kanada Mongrel Media.

National Geographic Documentary Films akan merilis Free Solo di beberapa bioskop terpilih pada musim gugur ini. Pantau terus untuk disini untuk informasi terbaru lainnya.

Tapi, supaya tidak penasaran, simak dulu cuplikan resmi pertama yang dirilis National Geographic Documentary Film.

 

COMMENT
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top