Film Indonesia

Michelle Ziudith Inginkan Hubungan Serius Berkat London Love Story 3

Film Indonesia
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1

Kembali dipasangkan dengan Dimas Anggara dalam film London Love Story 3, Michelle Ziudith mengaku dirinya ingin menjalani hubungan serius dalam kehidupan nyata.

Pengakuan  Michelle Ziudith terjadi setelah syuting film tersebut rampung. Ia mengatakan bahwa London Love Story 3 telah memberikan banyak pelajaran penting tentang sebuah hubungan.

“Di film ini aku belajar pacaran yang nggak sekadar pacaran. Pacaran nggak cuma untuk kita, tapi untuk keluarga kita.”

Berkat perannya tersebut, Michelle Ziudith menyatakan jika dirinya akan berpikir dua kali untuk menjalin hubungan yang hanya sekadar iseng, untuk bermain-main.

“Makna pacaran jadi lebih luas ya. Saya sendiri jadi nggak mau pacaran buat senang-senang doang. Jangan deh main-main. Jadi kebawa ke arah situ,” ungkap Michelle Ziudith.

Beda London Love Story 3 dengan Pendahulunya

Michelle Ziudith mengatakan ada perbedaan antara sekuel ketiga London Love Story dengan dua film sebelumnya.

“London Love Story ini memang dari awal disiapkan sebagai trilogy. Setiap filmnya meningkat ya. Kalau yang ketiga ini bahas soal komitmen ke arah lebih prinsip dan komitmen yang lebih nyata.”

“Namanya orang pacaran, semua pasti akan merasakan fase di mana pacaran nggak sekadar pacaran, tapi pacaran untuk menjalin hubungan yang ke depannya akan menjadi sebuah keluarga gitu,” kata Michelle Ziudith.

Michelle Ziudith dan Dimas Anggara

Sayangnya, Michelle Ziudith tidak mengingat jelas bagaimana syuting berlangsung. Sebab, proses syutingnya sendiri sudah dilaksanakan pada tahun 2017 lalu.

“Syutingnya memang sudah setahun yang lalu. Saya juga sudah lupa syutingnya gimana. Yang saya ingat kita syuting dua bulan lebih.”

Pengalaman Selama Syuting London Love Story 3 Buat Michelle Ziudith Trauma

Meski sudah melupakan sebagian besar ingatan saat proses syuting berlangsung. Namun, ada momen yang membekas kuat hingga membuat Michelle Ziudith trauma saat mengendarai mobil.

“Nggak tau kenapa saat syuting film ini aku jadi trauma lho setiap nyetir mobil.”

Karena itulah, setiap kali ia berada dalam mobil baik menyetir sendiri atau menjadi penumpang, Michelle Ziudith selalu mengenakan safety belt.

“Setiap duduk di kursi penumpang, meski duduk di kursi paling belakang, aku selalu pakai safety belt. Aku selalu aware akan hal-hal seperti itu.”

Michelle Ziudith

Michelle Ziudith tak menampik bahwa dalam hidup bukan hanya tentang dirinya sendiri, tetapi juga tentang orang lain. Untuk itulah, ia menjadi lebih waspada untuk meminimalisir terjadinya kejadian yang tidak diinginkan. Hal tersebut tak terlepas dari adegan kecelakaan yang dijalani selama semalaman.

“Saat syuting untuk adegan itu (kecelakaan), aku naik mobil mewah. Mobil bagus mau air bagnya ada 18, tetap saja yang namanya nahas kita nggak akan pernah tahu. Jadi kenapa nggak kalau kita aware sama diri kita sendiri.”

“Sampai sekarang sih aku jadi lebih aware sama yang namanya safety bel, walaupun aku duduk belakang dan tidur lagi. Karena memang saat proses syuting untuk adegan itu saja menghabiskan waktu semalaman.”

Michelle Ziudith Habiskan Masa Remaja di London Love Story

Gadis kelahiran 20 Januari 1995 ini mengaku bahwa masa remajanya habis untuk syuting trilogy London Love Story.

“Masa remaja saya habis buat bikin film ini. Jadi saya sendiri berpikirnya kayak, saya nggak perlu kenal banyak orang mengenai komitmen. Terbantu sama skenarionya dan penulis skenarionya juga sudah berpengalaman. Otomatis kita yang main karakternya jadi ngerti.”

Michelle Ziudith

Meski masa remajanya dihabiskan untuk syuting, tetapi Michelle Ziudith mengaku senang karena ia mendapatkan banyak hal penting yang berguna bagi dirinya. Ia pun merasa jauh lebih dewasa ketimbang anak seumurannya.

“Secara mental saya sama temen-temen saya beda. Yang lain masih ngampus dan ketawa-ketawa, saya udah kerja mulu, nggak jalan-jalan, nggak kemana-mana saya di loksyut. Jadi mental saya kebawa. Saya sudah kerja lebih dulu, saya punya tanggung jawab lebih dulu. Itu karunia yang saya syukuri.”

Michelle Ziudith tak menampik sedikit merasa sedih kehilangan masa remajanya, tetapi ia menyikapinya dengan bijak. Ia sangat senang telah menginsipirasi banyak orang dan contoh positif bagi anak muda lainnya.

“Sedikit merasa kehilangan masa muda, tapi karena banyak yang bilang saya role model mereka, saya membantu menginspirasi mereka, jadi kenapa nggak? Karena nggak semua orang punya kesempatan seperti saya.”

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top