Connect with us

Film

Resensi Film Lion: Perjalanan Panjang Menemukan Arti Sebuah Keluarga

Film Lion

Kisah film Lion bermula dari Saroo, bocah berusia 5 tahun asal India yang salah menaiki kereta yang membuat dirinya terpisah oleh keluarganya ribuan mil.

Bagaimana rasanya terpisah jauh ribuan kilometer dari keluarga dan tidak tahu sedang berada dimana? Tentu kesepian dan rasa takut jadi satu. Inilah yang dirasakan Saroo Brierly yang kisah hidupnya diangkat lewat film Lion.

Film garapan sutradara Garth Davis ini menceritakan perjalanan hidup Saroo Brierly (Dev Patel) yang dibuat berdasarkan buku karya non-fiksi berjudul A Long Way Home. Kisah film Lion bermula dari Saroo, bocah berusia 5 tahun asal India yang salah menaiki kereta yang berjalan entah kemana, membuatnya terpisah atau dapat dikatakan hilang ribuan mil dari rumahnya.

“Perjalanan Saroo untuk menemukan keluarganya ini banyak diisi beberapa momen yang cukup menggetarkan hati. Berbagai masalah, konflik, dan pertentangan batin mesti dihadapi Saroo”

Beruntungnya, Saroo diadopsi oleh pasangan asal Australia, John Brierly (David Wenham) dan Sue Brierly (Nicole Kidman). Saroo dibawa ke Tanzania, Australia untuk mendapatkan hidup yang lebih layak disana.

Film Lion

Saroo Kecil Terpisah dengan Orang Tuanya

25 tahun kemudian saat Saroo beranjak dewasa, memori mengenai keluarga biologisnya yang berada di India kembali berpendar dalam ingatannya. Terlintas dalam pikirannya bagaimana nasib sang ibunda, adik perempuannya, Shekila, serta kakaknya tercinta, Guddu. Rasa cemas dan khawatir akan nasib mereka membuat Saroo ingin memastikan apakah keluarganya dalam keadaan baik-baik saja.

Sayangnya tidak ada informasi yang diingat Saroo mengenai tempat tinggalnya di India semasa kecil. Yang diingatnya hanya daerah bernama Ganestalai yang ia ingat sebagai tanah kelahirannya. Berbekal teknologi bernama Google Earth, Saroo berusaha mencari lokasi tempat keluarga kandungnya tinggal yang sudah 25 tahun tidak ia ketahui nasibnya.

Film Lion

Berbagai Intrik Dialami Saroo

Garth Davis mampu mengemas dengan baik cerita hidup Saroo. Penonton seakan dapat turut merasakan kesedihan dan rasa takut Saroo. Lewat film ini juga digambarkan bagaimana kemiskinan yang masih erat dengan beberapa warga di India yang nampak begitu miris.

Perjalanan Saroo untuk menemukan keluarganya ini banyak diisi beberapa momen yang cukup menggetarkan hati. Berbagai masalah, konflik, dan pertentangan batin mesti dihadapi Saroo. Tak ayal, film berdurasi 118 menit ini sedikit banyak mampu membuat penontonnya menitikan air mata.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Popular

Anime Jepang “Inuyasha” Kembali Hadir dalam Format Sekuel Terbaru Bertajuk “Yashahime: Princess Half – Demon”

Film Asia

Bikin Penasaran! Pemain “Ant-Man 3”, Michael Douglas Enggan Bocorkan Perilisan Filmnya

Film Barat

“Yoo Byul Na! Chef Moon” berakhir, Eric Mun dan Gon Won Hee pamit

Drama Korea

Mantra dari “Harry Potter” yang bisa kamu gunakan di kala pandemik

Berita Hiburan

Advertisement
Connect
Newsletter Signup