Connect with us

Film

“Love Is a Bird” Menyingkap Seni dalam Mencintai

Poster film

Layar.id  –  Film romansa Love Is a Bird dapat menjadi pilihan Anda mengisi akhir pekan dengan orang yang Anda cintai. Dirilis pada 14 November 2019, film ini menampilkan sisi lain dari mencintai, yang jarang diungkap dalam film romansa kebanyakan.

Richard Oh selaku sutradara, hadir dengan pesan bahwa mencintai seseorang ada seninya, dan membebaskan orang yang Anda cintai adalah salah satunya.

Baca: Betah di Indonesia, Cinta Laura Promosi Proyek Mendatang

Richard Oh, sutradara film

LOVE IS A BIRD

Tak selalu berakhir bahagia dengan bersatunya dua insan yang saling mencintai, film Love Is a Bird menyampaikan pesan berbeda. Dari judulnya, sudah tergambar jelas bahwa film ini hadir dengan pemikiran, mencintai artinya memberi kebebasan.

Berawal dari Darma (Bront Palarae), seorang fotografer asal Jakarta yang berkelana ke Jogja untuk mencari inspirasi. Dalam perjalanannya, ia tak sengaja memotret seorang penari wanita yang bernama Naira (Ibel Tenny).

Para pemeran film Love Is A Bird

Baca: Penasaran? Ini Dia Tampilan “Sonic” Versi Baru

Ketertarikannya yang besar membuat Darma mengikuti Naira ke banyak tempat. Aksi menguntit diam-diam ini kemudian membawa Darma pada fakta, bahwa Naira memiliki masalah dengan kekasihnya Jafran (Ibnu Widodo).

Di sisi lain, Darma juga dikejar-kejar oleh mantan kekasihnya bernama Kirana, yang ingin kembali merajut cinta. Pertanyaan besar pun muncul, apakah Darma akan masuk dalam kehidupan Naira atau kembali pada Kirana?

Baca: “Parasite” Jadi Film Berbahasa Asing Terlaris di AS

Bront Palarae

BINTANG

Meski mengusung genre drama romansa, sutradara Richard Oh lebih menekankan ekspresi ketimbang dialog. Emosi film tergambar jelas dalam ekspresi para pemeran dalam berbagai adegan.

“Suatu eksplorasi bagaimana momen-momen emosional bisa ditangkap secara natural. Cinta itu adalah karakter,” kata Richard saat konferensi pers pada Senin (11/11).

Di fitur terbarunya bersama Timeless Picture, Richard menggandeng aktor Bront Palarae sebagai pemeran utama. Bront pun mengaku tak mudah untuk menjelma menjadi Darma, karena ia harus mengerti psikologi manusia.

Morgan Oey

Baca: “Rumah Kentang” – Proyek Terbaru Rizal Mantovani

“Iya, like eksplorasi psikolog manusia. Mencoba memahami orang yang tidak bahagia dalam suatu hubungan, tapi enggak bisa move on or move out from that relationship,” jelas Bront.

Nama aktor yang mengawali karir sebagai penyanyi, Morgan Oey, juga muncul sebagai pemeran. Namun, ia memilih bungkam kepada media. “Ini akan jadi elemen surpise, jadi saya belum bica cerita banyak. Karena memang screen time-nya sangat terbatas,” kata Morgan.

Film Love Is a Bird sudah dapat Anda saksikan di bioskop, mulai 14 November 2019.

 

Sumber: berbagai sumber
Foto: berbagai sumber

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

Sandiaga Uno Mau Bikin Film, Casting Dibuka!

Film

Sekuel Ketiga “Sebelum Iblis Menjemput” Kemungkinan akan Dibuat

Film

Reza Rahadian dan Marsha Timothy Kejutkan Penonton “Toko Barang Mantan”

Film

Trailer Resmi "KKN di Desa Penari" Telah Dirilis Trailer Resmi "KKN di Desa Penari" Telah Dirilis

Trailer Resmi “KKN di Desa Penari” telah Dirilis

Film

Advertisement
Connect
Newsletter Signup