Connect with us

Film

Eli Roth Terpilih Menjadi Sutradara dalam “Borderlands”

Eli Roth

Layar.id –  Angin segar kembali berhembus ke proyek film Borderlands. Setelah mendapat produser dan penulis naskah, kabar terkait proyek film adaptasi yang sudah diusung sejak tahun 2015 silam sempat menghilang dari peredaran. Kini, muncul kabar terbaru bahwa Eli Roth berhasil digandeng ke dalam jajaran  kru  Borderlands sebagai sutradara.

ELI ROTH

Nama Eli Roth sendiri sudah cukup dikenal dalam ranah perfilman. Ia pertama kali dikenal sebagai sutradara lewat film Cabin Fever pada tahun 2003, yang bercerita tentang sekelompok remaja yang terjebak dalam sebuah kabin. Eli Roth juga dikenal sebagai sutradara di balik film Hostel dan Hostel II, dua film dengan genre horor yang cukup populer di awal tahun 2000-an.

Eli Roth sebagai Donny Donowitz dalam Inglorious Basterds (2009)

Selain sebagai sutradara film-film dengan genre horor dan thriller, ia juga sempat berkancah dalam dunia akting. Sutradara film “Hostel” tersebut pertama kali memulai karier akting dalam film horor Death Proof di tahun 2007, namun kariernya sebagai aktor dikenal ketika berperan sebagai Donny “The Bear Jew” Donowitz dalam film garapan Quentin Tarantino, Inglorious Basterds pada tahun 2009 silam.

Pada tahun 2013, ia memperoleh penghargaan Visionary Award dalam acara Stanley Film Festival atas kontribusinya di dunia perfilman horor.

ADAPTASI “BORDERLANDS”

Bagi kalian yang gamer pasti sudah tidak asing dengan game Borderlands. Pertama kali dirilis pada tahun 2009, game dengan genre sci-fi garapan Gearbox Software dan Take-Two Interactive ini mengambil setting di sebuah planet fiktif bernama Pandora, tempat para penjahat dan monster yang mematikan serta sebuah vault atau tempat senjata berteknologi modern milik bangsa alien yang tersembunyi.

Dalam game role playing first person shooter tersebut, pemain diberikan pilihan untuk memilih karakter yang akan dimainkan dari empat karakter vault hunter yang ada. Ada Roland the Soldier, Mordecai the Hunter, Lilith the Siren, dan Brick the Berserker. Keempat karakter tersebut masing-masing memiliki kemampuan unik tersendiri.

Setelah memilih karakter, para pemain kemudian akan diberikan misi untuk meningkatkan kemampuan karakter yang dipilh serta menambah item yang dapat digunakan. Selain melawan monster dan para penjahat yang ada dalam planet tersebut, pemain juga harus mencegah Atlas, sebuah perusahaan besar yang mengincar vault  berisi senjata alien.

Game tersebut mendapat respon positif sejak pertama dirilis, hingga pada tahun 2015 pihak Lionsgate memutuskan untuk membuat adaptasi dari game tersebut. Tidak ketinggalan, Avi dan Ari Arad, produser dari beberapa film laga yakni Blade (1998), Elektra (2004),  Spider-Man 2 (2004), dan  X-Men: The Last Stand (2006) ditunjuk untuk menjadi produser dalam adaptasi tersebut. Dan pada tahun 2016, pihak Lionsgate juga mengumumkan bahwa proyek film tersebut turut menggandeng Aaron Berg sebagai penulis skenario. Sayangnya kabar mengenai kelanjutan adaptasi Borderlands kemudian terhenti.

Setelah cukup lama menghilang tanpa jejak, kabar keterlibatan Eli Roth pada penghujung bulan ini menjadi secercah titik terang bagi kelanjutan proyek adaptasi Borderlands, sekaligus membuka harapan bagi para penikmat game-nya untuk dapat melihat adaptasi game tersebut ke layar lebar.

 

Isi dan foto: berbagai sumber

Penulis: Aneesa P. S.
Editor: Nur Husna Annisa

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

Advertisement
Connect
Newsletter Signup