Connect with us

Film Indonesia

Imajinasi Akan Dimulai Pada Film “Abracadabra”

Plaza Indonesia, Jakarta merupakan tempat bersejarah bagi insan perfilman Indonesia, khususnya untuk film Abracadabra. Pasalnya, pada 8 Januari 2020 tempat ini menjadi tempat untuk press conference, gala premier, serta pameran kostum film Abracadabra.

 

Film karya Faozan Rizal ini akan dibintangi sejumlah artis-artis papan atas seperti Reza Rahardian, Lukman Sardi, Asmara Abigail, Salvita Decorte dan masih banyak lagi, lho! Film ini menceritakan mengenai pesulap yang selalu gagal dalam misinya, lalu dia ingin sekali berhenti dari dunia persulapan atau pensiun. Tetapi, saat dia ingin berhenti, banyak sekali tantangan yang harus dia lewati. Saat dia (Lukman) ingin melakukan sulap, dia selalu melakukannya dengan kata-kata “Abracadabra”.

Film yang bergenre imajinasi ini merupakan film ke-7 Faozan Rizal dan film ke 7 dari rumah produksinya yaitu Fourcolours Films.  Tetapi kenapa yah judul film ini harus Abracadabra? Saat ditemui pada press conference, Faozan Rizal mengatakan “Kenapa tidak? Dunia magis dan dunia sinema adalah dua dunia yang bisa membuat saya hidup dalam dunia imajinasi saya sendiri. Walaupun penuh kebingungan, tapi intinya bagainmana kita harus percaya. Jadi mari kita rayakan kebingungan ini”.

Nah, jika kalian menonton film, bisa dipastikan kalian pasti kebingungan karena tidak tahu apa yang sebenarnya diceritakan. Tetapi, di sini lah letak keunikannya. Padahal inti dari cerita ini hanyalah seseorang yang bernama Lukman ingin berhenti dari dunia persulapan.

Berkat ide dari Faozan Rizal yang selalu imajinatif, out of the box, dan kreatif, seorang Ifa Isfansyah sangat tertarik untuk memproduseri film ini.  Ifa mengatakan “Ide-ide Faozan yang seperti bermunculan di setiap detiknya membuat saya sangat tertarik untuk berpartner. Bagaimana memberikan Faozan ruang dan kebebasan untuk berkarya tetapi juga sekaligus menjadi partner yang bisa membuat ide-idenya visibel untuk diproduksi”.

Selain itu, Reza Rahardian memberikan tanggapan saat ia diajak untuk bermain film ini, ia mengatakan “pertama kali saya terlibat dalam film ini, saya banyak ngobrol dengan Fao, diceritain bagaimana ceritanya, seperti biasa, Fao punya ide-ide yang sangat liar, sangat out of the box. Jadi saya sangat tertarik dari awal begitu Fao sudah menceritakan mengenai konsep Abracadabra yang bahkan saya tidak tau visualnya akan seperti apa. Saya juga sempat di kasih script yang masih draf awal banget, bahkan bentuk belum menjadi skenario, tapi masih dalam catatan-catatan saja, itu tahun 2014-an. Akhirnya kita menunggu dan akhirnya bisa syuting” pungkasnya.

Menurut para cast, film Indonesia belum pernah ada yang memakai konsep ini, makanya mereka setuju untuk bermain difilm fantasi Abracadabra. Ifa Isfansyah saat melihat konsep ini juga langsung menjelaskan “saya selalu ingin memproduksi film-film yang merupakan visi dari sutradaranya. Kali ini menjadi sangat berbeda karena visi Faozan Rizal sendiri juga cukup berbeda. Dia mempunyai visi kreatif yang menarik dan ini menurut saya menjadi sangat tepat di saat Fourcolours Film memang selalu ingin mensupport keberagaman sinema itu sendiri. Film  Abracadabra ini justru membuat film-film produksi Fourcolours Films menjadi sangat berwarna dan itu yang ingin kami sampaikan”.

Nah, jika kalian ingin tahu lebih mendalam mengenai cerita ini, langsung aja datang ke bioskop kesayangan kalian hari ini, 9 Januari 2020. Tonton, rasakan, dan bayangkan bagaimana kamu ada di dunia fantasi. Selamat menonton, Pelayar!

TRAILER

SINOPSIS

Lukman adalah seorang grandmaster yang sudah tidak lagi percaya pada keajaiban. Di pertunjukan sulap terakhirnya, ia berencana untuk gagal dan sekaligus pamitan ke teman-temannya kalau ia tidak akan lagi bermain sulap. Lukman mempersiapkan trik mudah dari kotak kayu milik ayahnya, ia akan memanggil seseorang dari penonton untuk masuk ke dalamnya, memakunya, ucapkan “Abracadabra!”, dan tentu saja orang tersebut masih ada di dalamnya. Tidak ada kejaiban. Tapi yang tidak dia ketahui adalah, bahwa kotak itu milik banyak penyihir besar di masa lalu, hingga akhirnya sampai ke ayah Lukman yang juga seorang grandmaster.

Pertunjukan berlangsung, dan seorang anak laki-laki yang masuk ke kotak itu pun menghilang. Lukman tidak mengerti bagaimana itu bisa terjadi. Ia juga tidak tahu bagaimana cara mengembalikan anak itu. Seorang Kepala Polisi yang sangat menginginkan kotak itu, berusaha mengejar Lukman dan menuduhnya dengan kasus penculikan anak. Kisah itu berubah menjadi permainan kucing dan tikus antara Lukman dan Kepala Polisi, mantan pesulap yang ingin menangkap Lukman dan memiliki kotak itu untuk dirinya sendiri. Perjalanan Lukman untuk mulai percaya pada keajaiban kembali menjadi rumit ketika seorang perempuan, Sofnila, tiba-tiba muncul dari kotaknya. Sofnila percaya bahwa ia adalah salah satu asisten Lukito, ayah Lukman, yang dulu pernah menghilang di kotak itu.

Perjalanan selanjutnya membuat Lukman bertemu dengan beberapa penyihir teman lama ayahnya, dan ia mulai mengerti bahwa dia tidak pernah dilahirkan oleh siapa pun kecuali ayahnya yang menemukannya di dalam kotak itu. Datuk, seekor harimau Sumatera, juga terus-menerus muncul sepanjang perjalanannya. Apakah Lukman berhasil menemukan kembali anak laki-laki yang hilang dari kotak itu dan kembali percaya pada keajaiban?

INFORMASI FILM

 

Genre              : Fantasi

Durasi             : 86 menit

Produksi          : Fourcolours Films

Pemain            : Reza Rahadian

Salvita Decorte

Butet Kartaredjasa

Ence Bagus

Dewi Irawan

Jajang C Noer

Poppy Sovia

Egy Fedly

Lukman Sardi

Asmara Abigail

Ence Bagus

Imam Darto

Muhammad Adhiyat

Paul Agusta

Valerie Krasnadewi

Veronika Krasnasari

 

Kru                  : Sutradara & Penulis               : Faozan Rizal

Produser                                 : Ifa Isfansyah

Produser Pelaksana                : April Priscilla

Penata Artistik                       : Vida Sylvia

Sinematografer                       : Gandang Warah

Editor                                     : Akhmad Fesdi Anggoro

Penata Suara                           : Krisna Purna

Penata Musik                          : Krisna Purna

Pengawas Efek Visual           : Keliek Wicaksono

Penata Busana                        : Hagai Pakan

Penata Rias                             : Eba Sheba

Koordinator Pemeran             : Panca Windu

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

Cukup 7K saja! Nonton film sepuasnya di Klik Film

TV Series

Bersambung! Kisah Dilan dan Milea kembali berlanjut

Film Indonesia

New Normal! Prilly Latuconsina siap jadi Produser!

Berita Hiburan

Bioskop kembali dibuka! Lukman Sardi Angkat Suara

Berita Hiburan

Advertisement
Connect
Newsletter Signup