Connect with us

Hi, what are you looking for?

Film Asia

Return to Seoul, Sinopsis: Petualangan Luar Biasa

Pemeran Return to Seoul

Layar.id – Return to Seoul merupakan drama korea yang rilis pada Tahun 2022. Film ini memiliki durasi selama 1 jam 58 menit.

Adapun fokus utama pada film Return to Seoul ini yaitu membahas tentang petualangan, keluarga. hukum, dan adegan-adegan luar biasa lainnya.

Film yang disutradarai oleh Davy Chou ini memiliki alur cerita menarik dan luar biasa.

Dikutip dari beberapa sumber, film Return to Seoul tayang perdana pada Tanggal 22 Mei 2022 di Festival Film Cannes, di bawah judul All The People I’ll Never Be pada program Un Certain Regard.

Oleh karena itulah tak heran jika film ini banyak mendapat sorotan dari masyarakat dunia. 

Menurut beberapa sumber, shooting film Return to Seoul dilakukan pada akhir Tahun 2021, tentunya dengan proses yang luar biasa.

Total waktu pengambilan gambar pada film ini menghabiskan waktu kurang lebih selama enam minggu di Korea selatan dan Romania.

Film ini menceritakan tentang seorang wanita muda melakukan perjalanan impulsif ke Seoul untuk mencari orang tua kandungnya dalam kisah perubahan bentuk identitas dan eksplorasi diri karya Davy Chou.

Dikutip dari BFI, film ini didasari oleh kehidupan  Laure Badufle, ia merupakan seorang teman dari Davy Chou.

Laure Badufle merupakan anak adopsi yang berasal dari Korea Sleatan, ia dibesarkan oleh keluarga angkatnya yang berasal dari Prancis. 

Tanpa berlama-lama langsung saja masuk pada pembahasan selanjutnya

Sinopsis Film Return to Seoul

Ji-Min Park yang di film ini berperan sebagai Freddie, merupakan seorang wanita muda yang memiliki sifat keras kepala.

Selanjutnya Freddie dengan implusifnya memutuskan untuk berkunjung ke negara kelahirannya ketika perjalanan yang direncanakan ke Jepang dibatalkan karena topan.

Hingga akhirnya ia menjalin persahabatan secara spontan dengan Tena (Guka Han) seorang pegawai hotel yang bisa berbahasa Prancis. 

Pertemanan tersebutlah yang kembali membangkitkan keinginan Freddie untuk mengetahui lebih banyak mengenai asal-usulnya.

Film ini juga membahas tentang perbedaan budaya, apakah bisa seorang wanita dewasa dengan didikan budaya Barat yang menghargai spontanitas, kejujuran, dan individualisme menemukan nilai-nilai dalam budaya timur.

Adapun budaya Timur yang dimaksud yaitu kebaikan kolektif dan perasaan “ketidakenakan”. Ia juga bertanya-tanya apakah budaya tersebut bisa berharga bagi dirinya?.

Freddie menghubungi agen adopsi nasional, ia meminta kepada agen tersebut untuk menghubungi orang tua kandungnya.

Akan tetapi permasalahan dan hambatan mulai muncul, jalan menuju resolusi apapun akan penuh. Lagi pula, apa yang ia harapkan dari dirinya?

Persoalan ini cukup menjadi pembahasan yang serius. Adanya gagasan bahwa kecenderungan perilaku melekat pada ras ataupun kebangsaan, tetapi gagasan tersebut sudah ketinggalan zaman.

Akan tetapi kita hidup di era yang mengedepankan gagasan historis seperti asal-usul, keturunan, validasi terhadap kepekaan perbedaan budaya. 

Freddie memiliki wajah  “Korea”, lantas apakah ia akan memiliki sifat murni “Korea” atau justru sifat “Baratnya” itu yang lebih dominan. 

Situasi seperti inilah yang menegaskan seberapa pentingnya mengetahui asal usul diri sendiri.

Hingga akhirnya Freddie mewujudkan keinginannya untuk datang dan mengunjung keluarganya di Korea.

Saksikan kisah selengkapnya dalam film Return to Seoul, semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kalian yang tertarik dengan film Return to Seoul.

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi layar.id.
Advertisement
Advertisement

Baca Juga