Connect with us

Hi, what are you looking for?

Film Jepang

Sinopsis Winny, Kontroversi Platform Sharing Jepang

Poster film Winny
Poster film Winny

Layar.id – Jepang merupakan salah satu negara dengan kemajuan teknologi yang cukup cepat berkembang. Tentu hal tersebut bisa tercapai dengan adanya dukungan dari pemerintah mereka.

Regulasi yang memudahkan inovasi-inovasi tersebut pada akhirnya bisa membuat Jepang berada di posisi mereka saat ini.

Hal itu jugalah yang membuat banyak penemu dan pencipta hal-hal berbau teknologi yang berasal dari Jepang.

Namun, tidak semua berjalan mulus di Jepang. Pada awal dekade 2000an, ada kasus terkait platform Winny yang sempat ramai dibahas.

Platform ini merupakan platform file sharing yang memungkinkan penggunanya berbagi file dengan pengguna lainnya.

Seiring dengan berjalannya waktu, platform ini pun menjadi sarang kontroversi. Isu inipun sempat menjadi isu nasional karena keterlibatan dari petinggi politik di Jepang pada masa itu.

Baca juga: Sinopsis Call It Love, Harapan Dalam Kegelapan

Karena penggunanya bisa bersifat anonim, tidak jarang dari file yang dibagikan melanggar undang-undang hak cipta setempat. Hal inilah yang kemudian memunculkan adanya larangan untuk penggunaan platform hingga kasus hukum yang menyertai penemu dari platform ini. Dan, film Winny (2023) akan secara penuh membahas hal tersebut. Meskipun berdasar pada kisah nyata, film ini juga mengalami beberapa dramatisasi untuk membuat ceritanya lebih menarik.

Poster film Winny

Poster film Winny

Sinopsis Film Winny

Film ini secara khusus akan membahas jatuh bangunnya Isamu Kaneko, sang pencipta Winny, dalam mengembangkan dan mempertahankan ciptaanya itu dari gempuran pemerintah.

Nama-nama seperti Masahiro Higashide (Death Note: Light Up the New World) berperan sebagai Kaneko dan Takahiro Miura (Attack on Titan) sebagai Toshimitsu Dan, pengacara Kaneko, juga akan terlibat

Peraturan di Jepang sendiri cukup ketat terkait dengan hak cipta. Kontroversi platform ini berawal pada 2003. Kala itu, dua pengguna Winny harus berurusan dengan Kepolisian Prefektur Kyoto.

Keduanya diduga melanggar hak cipta dari file yang mereka bagikan di platform tersebut.

Berawal dari kejadian tersebut, penemu sekaligus pencipta Winny, Isamu Kaneko, turut mendapat hukuman atas dugaan mendukung pelanggaran hak cipta pada 2004.

Cuplikan film Winny

Cuplikan film Winny

Kepala Kabinet saat itu, Shinzo Abe, kemudian mengeluarkan pengumuman untuk melarang penggunaan Winny. Hal itu setelah platform tersebut mengalami kebocoran data karena mengandung banyak virus

Pada September 2004, sidang atas kontroversi Winny bermula di Pengadilan Distrik Kyoto. Dan, pada Desember 2006, Kaneko mendapat karena membantu pelanggaran hak cipta dan membayar denda sebesar 1,5 juta Yen (sekitar 157.406.445,06 Rupiah).

Ia mengajukan banding atas putusan tersebut.

Baca juga: Film Seru Tentang Tokoh Politik Indonesia

Barulah pada Desember 2011, nama Kaneko resmi bebas dari segala tuduhan oleh hakim. Hal ini setelah penuntut tidak bisa memberikan bukti jika Kaneko benar-benar mendukung aksi pelanggaran hak cipta yang terjadi di platform Winny. Kaneko sendiri kemudian meninggal akibat serangan jantung di umur ke-42 di tahun 2013.

 

Sutradara dan Pemeran Film Winny

Sutradara: Yusaku Matsumoto

Pemeran: Masahiro Higashide, Takahiro Miura, Ikkei Watanabe, Mitsuru Fukikoshi, Yoh Yoshida, Hidetaka Yoshioka

 

Sumber: Berbagai sumber

Foto: Japantimes

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi layar.id.
Advertisement
Advertisement

Baca Juga

Film

Layar.id – Pada era Perang Dunia II, Jepang merupakan salah satu negara yang berada berseberangan dengan sekutu. Selain perang dengan tentara dan senjata, adanya...

Film Jepang

Terakhir diperbarui 11 Mei, 2022 Jakarta, Layar.id – Film Over Drive yang akan tayang pada 1 Juni 2018 mendatang adalah film Jepang yang dapat...