Connect with us

Hi, what are you looking for?

Netflix

Review I Wanna Dance With Somebody

Layar.id – Review I Wanna Dance With Somebody, mungkin bagi penggemar film inilah film biopic paling tepat. Orang bilang kalau film tersebut punya karakter menarik. Memang, film biopic dari Whitney Houston ini punya kesan magis yang tak bisa kita lupakan begitu saja.

Kesan manis selalu bisa kita ingat dan beberapa bagian dari film ini selalu mengangkat bagaimana sosok dari penyanyi dengan Mezzosoprano tersebut bisa hasilkan suara yang begitu menarik sekali. Bahkan tidak heran kalau banyak orang masih cinta Whitney Houston sendiri meskipun ia sudah meninggal pada tahun 2012 silam.

10 tahun sesudahnya, sebuah film yang menggambarkan seperti apa perjalanan karir dari seorang penyanyi gereja dengan suara yang berkarakter dan tak biasa untuk ukuran seseorang penyanyi pada zamannya. Bahkan, ibu-nya sendiri seorang penyanyi Jazz pun tak punya kemampuan tersebut.

Untuk itulah menbuat Whitney Houston atau Nippy panggilan sayangnya merasa kalau adanya bakat terpendam yang tak biasa.

Seperti apa review film kali ini. Dan apa saja yang bisa kita petik dari kisah ini, menarik bukan?

Baca juga: Rekomendasi 5 Film Musikal Hanya di Netflix

Review I Wanna Dance With Somebody

Sebenarnya film biopic musisi sendiri banyak yang menarik. Salah satunya ya film ini, seberapa menariknya adalah bagaimana Naomy Ackie membawakan Whitney Houston yang terkenal akan prestasinya sebagai penyanyi dengan suara yang menggelegar dan punya power lebih baik lagi. Untuk itu, ia punya kesan kalau kemampuan suaranya sendiri begitu menyentuh semua orang.

Tidak salah dari awal munculnya film ini banyak sekali orang menduga kalau ia adalah titisan dari Whitney sendiri. Padahal bukan itu saja, malah penampilannya sendiri membuktikan kalau ia bisa menjadi seseorang yang semua orang dambakan.

Padahal, sebelum Naomy Ackie malah kami berpikir yang cocok adalah Jennifer Hudson dengan suara dan tone yang begitu mirip sekali. Selain itu bisa kita sulap juga seh tampilannya. Namun Naomy Ackie sendiri buktikan kalau ia bisa menjadi sosok yang sesuai dengan apa yang keluarga Houston inginkan.

Banyak footage yang tampil dalam film berdurasi hampir tiga jam ini. Namun, beberapa bagian itu sendiri rasanya sedikit janggal. Mungkin saja, sutradara ingin menampilkan apa saja yang sudah Whitney perbuat. Termasuk perjuangannya setelah masuk rehab dan comeback pada 2009 silam. Tiga tahun sebelum kepergiannya, justru inilah yang membuat semua orang kagum sama comeback-nya di American Music Award kemarin.

Sampai ia bisa membawakan medley beberapa lagu jagoannya dan masih tetap energik. Namun, sayangnya tiga tahun berselang ia meninggalkan kita semua.

Memang, sangat berat sekali untuk kita kehilangan musisi dengan suara berkarakter dan tak ada yang bisa gantikan selama ini. Selain itu, Naomy Ackie sendiri memang berasal dari Inggris, sehingga aksen amerika-nya sendiri jauh dari kata native. Mungkin agak terdengar agak inggris sekali namun itu semua bisa kita tolerir kok.

Rate untuk film ini, 6.8/10

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi layar.id.
Advertisement
Advertisement

Baca Juga