Review Pesugihan Sate Gagak, Bertiga Punya Level Kocak Sama!

Adiyasa PrahendaFilm Indonesia6 months ago573 Views

Layar.id – Bukan lebay, tapi memang trio ini punya potensi besar bakalan jadi trio paling lucu menyamai Agak Laen. Bukan main Yono, Beni dan Ardhit bersatu jadi tiga orang dengan karakter super absurd. Inilah Review Pesugihan Sate Gagak.

Sebuah cerita yang sebenarnya sama saja namun dari POV yang beneran lebih fresh dan beneran terlalu nekat. Bayangin aja dulu, mereka bertiga harus lakukan hal apapun demi bisa bayar atau wujudkan mimpi mereka. Tapi sih, namanya juga film komedi sih ada saja improvisasi dari mereka bertiga yang sebenarnya kena banget! Okelah kita bahas dulu dari segi cerita dan lain-lain.

Cerita Sama Saja Tapi Kunci-nya di Improvement

Cerita sih sama saja kalau mau berpikir secara logika. Mulai dari kisah mereka bertiga sih mudah sekali kita temui di kehidupan dan juga tongkrongan. Cuma, ini yang paling unik dari mereka adalah improvisasi. Bagaimana mereka kemas sebuah cerita jadi  lucu karena improvisasi di setiap babak.

Mungkin Beni adalah orang paling bisa improvisasi jadi orang paling teraniaya. Kenapa? Soalnya dari ekspresi-nya sendiri tidak bisa bohong! Kemudian Ardhit dan Yono tinggal masukkin saja beberapa punchline ke Beni dan hasilnya adalah sebuah improvisasi penuh gelak tawa.

Ini belum bicara cerita dari POV Nunung yang beneran bisa bikin kita ketawa banget. Memang, Nunung di film ini lebih judes dan jutek. Namun, dari POV lain pun juga masih bisa kita nikmati. Malah adegan mereka lakukan ritual itu sendiri jadi kekuatan di film ini. Alias bertiga beneran…nonton sendiri deh.

Akting Ardhit Mantap dan Beni Selalu Tersiksa

Kalau bicara percaya diri, Ardhit selalu punya karakter dengan level percaya dirinya setara dengan Ter Chanvatit. Mungkin kelihatan mirip sih tampilannya dan gestur komedinya. Kalau Beni, sudah suratan takdir selalu saja jadi karakter tumbal tapi ide-nya suka di luar nalar juga.

Kemudian Yono Bakrie, ini kaya lihat Yono versi jahat tapi masih lucu. Ya, lihat Yono mah beneran bisa handle karakternya yang beneran bisa jadi culas bisa juga lucu banget. Sekaligus eksekutor ke Beni juga dari segi improvisasi aktingnya.

Nunung dan Arief Didu sendiri merupakan aktor lawak paling bisa banget. Entah kenapa Arief Didu ini kudu punya screentime banyak terutama dari segi bapak-bapak. Sedangak Firza Valaza beneran deh, ini orang jujur kalau kasih screentime jadi dukun Gen-Z sendiri bakalan kocak parah. Belum lagi adu akting sama Beni, bakalan pecah banget. Soalnya karakternya Firza ini bisa jadi kekuatan untuk melawan aura negatif dari sosok Beni.

Sumpah, Centre of Handsome ada di Ardhit tapi Man of the Match adalah Beni kali ini.

Cinematography Mungkin butuh perhatian

Set di Jakarta pun terlihat jelas. Karena beberapa lokasi itu sendiri memang sangat familiar untuk sebagian orang. Mungkin yang bermukim di Jakarta Selatan atau Jakarta Selatan coret akan familiar dengan lokasi tersebut.

Sisanya sih bagus dan menariknya pas mereka lakukan ritual itu apa iya mereka sensor semuanya? Apalagi ini film beneran kocak karena mereka semua…sudahlah nonton saja sendiri deh.

Overall review Pesugihan Sate Gagak sendiri kita kasih nilai 7.5/10 deh!

Karya yang dimuat ini adalah tanggung jawab penulis seperti yang tertera, dan tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi layar.id.

Loading Next Post...
Follow
Sidebar Search Trending
Popular Now
Loading

Signing-in 3 seconds...

Signing-up 3 seconds...