
Layar.id – Nggak banyak film drama thriller mystery yang bener-bener ngasih rasa puas saat nonton sampe ke bagian ending-nya. But not this one. Dendam Malam Kelam adalah film bergenre misteri yang tayang di 28 Mei 2025. And believe me, rasanya nggak cuma kayak nonton hanya untuk bakar duit! Penasaran Review Dendam Malam kelam kan?
Film Dendam Malam Kelam membintangi Marissa Anita, Arya Saloka, Bront Palarae, dan Davina Karamoy dalam jajaran peran utamanya. Film karya sutradara Danial Rifki ini menyajikan sebuah pengalaman menonton yang berbeda, sampe-sampe satu bioskop berhasil tepuk tangan riuh di akhir film.
Berikut review film Dendam Malam Kelam dari Layar.id!

Jujur sedikit bingung gimana mau ngedeskripsiin plotnya film Dendam Malam Kelam. So much to unpack sampe takut buat spoiler! Berbeda dengan review-review kita di berbagai artikel sebelummya, rasanya sayang kalo kita nge-spill kayak gimana storyline film Dendam Malam Kelam ini.
Mungkin kita bisa bahas dari premisnya. Sepasang kekasih, Jefri dan Sarah, yang terlibat dalam hubungan perselingkuhan. Saking pengennya bersama-sama, keduanya membuat alibi kuat dan membunuh Sofia, istri sah Jefri.
Yang pada akhirnya, menjelang autopsy, tubuh Sofia justru menghilang.
Namun, ini yang jadi tonjokan besar bagi karakter Jefri. Meskipun karakter Sofia sendiri nggak dapet banyak screentime karena ceritanya bener-bener berpusat di suaminya, kehadiran Sofia nggak luput dari sepanjang ceritanya.
Selama dua jam, penonton bakal ngeliat se-desperate, senempel dan semengganggu apa kasus hilangnya Sofia dalam psikis Jefri. Sofia yang selama hidupnya menghalalkan segala cara untuk memiliki Jefri sukses mendominasi terhadap pria malang itu.
Saat ia hidup, dominasi Sofia sangat menggelitik. Saat Sofia meninggal, Jefri masih tidak bisa berkutik.

Mau berterimakasih dulu sama Onebigbite yang suka bikin review pake kata-kata “DAR DER DOR!” kalo nemu makanan yang mantep banget, no other words could explain it. Bagi saya, film Dendam Malam Kelam ini adalah film yang terlalu DAR DER DOR!
Dari awal film, planting information terhadap karakter Sofia, Jefri dan Sarah sangat kuat. Ditambah lagi karakter Arya, si detektif yang somehow, awalnya keliatan ngeyel. Pokoknya, penonton bener-bener akan isi kepalanya Jefri dan Sofia yang menghantuinya.
Tapi, nggak sampe situ aja. Pengenalan karakter Sofia ini sangat membekas di mata saya. Bagaimana Sofia yang tampak sangat manipulatif, moral compass-nya rada-rada questionable, egois, dan luar biasa independen. Namun, di sisi lain, ada kelemahan besar dalam sosok Sofia: kecintaannya pada Jefri.
Sebenarnya, karakternya muncul lebih sedikit. Bahkan kalo dibandingin sama Arya, lebih banyak nongolnya si detektif, deh!

Atas rikues dari sutradaranya, Danial Rifki, kami nggak bisa ngebeberkan apa yang terjadi di sisa filmya. It’ll ruin the fun! Pernah kan, nonton suatu film yang seru, tapi kalo diceritain ke orang lain rasanya bakal kelewat spoiler? Gitulah rasanya saat nonton film Dendam Malam Kelam.

Film Dendam Malam Kelam adalah sebuah karya remake dari rumah produksi Falcon Pictures. Film ini mengambil tema yang sama dengan film asal Spanyol berjudul “The Body” (2012). Jadi buat kalian yang pernah nonton film tersebut, mungkin lumayan familiar sama plotnya.
Meski hampir 80% set latarnya bertempat di lab forensik, esensi horror dalam film Dendam Malam Kelam sangat mencekam. Bahkan, kayaknya film ini lebih condong ke psychological horror dibanding horror setan.
Tim Layar.id memberikan skor 9/10 untuk Review Dendam Malam Kelam. Mulai tayang di bioskop 28 Mei 2025.






