Film Indonesia

Insula Garap Film Nike Ardilla, Sang Legenda Musik Indonesia

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Siapa tak kenal dengan mendiang Nike Ardilla? Nike yang memiliki suara emas dan wajah cantik merupakan seorang legenda Indonesia dalam dunia musik. Sayangnya, di tengah puncak karirnya, Nike mengalami kecelakaan yang menewaskan dirinya.

Meski sudah berpuluh tahun tiada, tetapi karyanya selalu dikenang. Bahkan hingga kini masih banyak orang yang menjadi penggemar setianya. Hal tersebut mengispirasi Insula Film untuk membuat film tentang kisah hidup seorang Nike Ardilla.

Nike Ardilla semasa hidup

Sutradara Ika Merdeka mengatakan bahwa film Nike Ardilla: Bintang Kehidupan akan mengupas bagaimana kehidupan Nike Ardilla sepanjang karirnya di dunia hiburan, lika-liku, perjuangan dan hambatan yang dialaminya sebelum mencapai puncak karirnya.

“Garis besar dalam filmnya ini kami mau bikin biografi. Lebih mengangkat sosok jiwa sosial almarhum dan kebaikannya. Pastinya kan saya tetap ada bumbu-bumbu yang nggak harus positif terus. Terus juga kami menceritakan perjuangan dia dari panggung ke panggung sampai puncak karir hingga dia meninggal,” kata Ika.

Ika mengatakan bahwa sebelum menerima tawaran dari pihaknya, keluarga Nike Ardilla pernah beberapa kali mendapat tawaran dari rumah produksi lain.

“Beberapa waktu lalu, rumah produksi lain kabarnya sempat ingin membuat film Nike Ardilla, tapi pihak keluarga tidak mengizinkan. Jadi kita mencoba untuk terbuka dalam ceritanya di film ini dengan menggabungkan pendapat dari keluarga,” beber Ika.

Kisah Nike Ardilla Ungkap Kehidupan Sang Bintang Kehidupan

Serupa dengan Ika, Adhe Dharmasatriya pun mengatakan bahwa film biopic ini nantinya akan mengangkat kisah tentang Nike Ardilla dari kecil sampai ia meninggal dunia.

“Kita dan keluarga mau angkat Nike dari kecil. Terus cerita perjalanan karirnya. Sosoknya yang inspiratif dan tentunya ending cerita Nike berada di puncak karir, tapi tidak meninggalkan sepatah kata pun buat keluarga dan fans,” kata Adhe.

Melalui film ini Adhe ingin memberikan pesan pada seluruh penggemar Nike bahwa sang Bintang Kehidupan tersebut meninggalkan banyak kesan yang tidak akan pernah terlupakan.

“Saya mau kasih pesan bahwa Nike tuh pamit lho di sini meninggalkan kebahagiaan. Sosoknya, saya mau tahu gimana keluarganya, kehidupannya Nike yang down to Earth meskipun fans menilainya artis besar.”

Kesulitan Dalam Proses Pembuatan Film Nike Ardilla

Adhe mengaku bahwa pihaknya cukup kesulitan dalam melakukan proses syuting sebab beberapa lokasi yang menjadi latar belakang dalam kisah Nike sudah tidak ada. Maklum sudah 22 tahun berselang sejak kematiannya.

“Kesulitannya karena tempat-tempat yang kita mau ambil gambar di Jakarta, Bandung, dan Singapura itu beberapa ada yang tidak ada. Yah itu menjadi tantangan buat saya juga pastinya,” ungkap Adhe.

Adhe mengatakan jika kesulitan tentang lokasi tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan kesulitan mengantongi izin pembuatan film Nike Ardilla.

Ungkapan Hati Kakak Nike Ardilla

Alan, kakak Nike Ardilla mengatakan bahwa dirinya sangat berterima kasih karena kisah hidup adiknya diangkat ke dalam layar lebar. Secara jujur, Alan mengaku dirinya bahagia sekaligus terharu.

“Pastinya senang banget karena beberapa tahun belakangan ini yang mau angkat Nike Ardilla untuk difilmkan banyak, tapi saya lebih percaya ke Insula,” kata Alan.

Kepercayaan Alan bukan tanpa alasan, Insula memiliki tim handal. Ia percaya bahwa Insula mampu mewujudkan film tentang adiknya agar dapat menginspirasi banyak orang.

“Mereka punya tim yang hebat dan saya yakin bisa mewujudkan dampak positif bagi semua orang.”

Nike Ardilla

A;marhumah Nike Ardilla

Alan merasa bahwa semasa hidup adiknya memberikan banyak hal baik bagi seluruh penggemarnya dan keluarga.

“Nika memberikan kebajikan ke masyarakat umum, begitu menyentuh. Mau diangkat cerita ini, saya berharap kepada Insula, adanya nilai plus untuk dijadikan pedoman inspirasi. Kita bukan meng-agungkan Nike. Yang dilakukan Nike jadi satu contoh pedoman, hidup lebih indah kalau berbagi,” jelasnya.

Nike Ardilla yang memiliki nama lengkap Raden Rara Nike Ratnadilla Kusnadi meninggal pada 19 Maret 1995 dalam kecelakaan tunggal. Kejadian tersebut berlangsung setelah Nike pulang dari dikostik Pollo. Sebelum kecelakaan terjadi, Nike sempat melihat ban kiri mobilnya kempes. Denny Mukit membantu Nike memasangkan ban cadangan yang ukuran bannya lebih kecil. Sekitar pukul 05.00 Nike mengalami kecelakaan di Jalan RE Martadinata (Riau).

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top