
Layar.id – Are you a fan of true crime movies, documentary, or series? Netflix membawa terobosan true crime terbaru bersamaan dengan debut penyutradaraan Anna Kendrick. Film berjudul Woman of the Hour membintangi Anna Kendrick yang sekaligus menjadi sutradara pada film ini. Cerita pada film Woman of the Hour merupakan adaptasi dari kisah nyata.
Woman of the Hour dikabarkan tayang pada 18 Oktober 2024. Kisah ini mengikuti pada Sheryl Bradshaw, yang mengikuti sebuah acara TV bertema dating game untuk mendapatkan cinta. Sayangnya, perjalanan Sheryl tidak berjalan dengan mulus.
Kira-kira, apa yang terjadi pada Sheryl Bradshaw? Simak sinopsis selengkapnya di bawah ini!

Sheryl Bradshaw adalah seorang wanita yang desperate untuk menemukan pasangan dan pekerjaan. She needs some bills to pay afterall. Untuk mewujudkan keinginannya, Sheryl menerima tawaran bergabung dalam sebuah serial televisi The Dating Game di tahun 1970-an.
Saat acara berlangsung, Sheryl bercakap-cakap dengan sang pembawa acara. Sementara tiga calon pasangannya bersembunyi di balik layar. Mereka menjawab pertanyaan-pertanyaan Sheryl secara bergantian. Kemudian, pilihan Sheryl jatuh pada peserta nomor 3.

Rupanya, salah satu dari peserta (atau sebutan lainnya, bachelorette) yang hadir adalah Rodney Alcala. Ia memperkenalkan diri sebagai seorang fotografer sukses dan skydiver amatiran. Little did they know, Rodney Alcala bukanlah seorang pria biasa.
Rodney Alcala. Seorang pembunuh berantai yang beraksi di sekitar California dan berbagai belahan negara Amerika, memotret korban-korbannya setelah membunuh mereka.
Malang bagi Sheryl. Sang pembunuh adalah peserta nomor 3 yang jatuh pada pilihannya. Bahkan, Sheryl sempat berteriak, “Bachelor #3, jangan kecewakan aku!” sambil tertawa.
Bagaimana kelanjutan nasib Sheryl selanjutnya?
Baca juga: Don’t Move: Mimpi Buruk Yang Melumpuhkanmu
Anna Kendrick dalam interview-nya bersama Netflix Tudum menceritakan ide dasar dari film Woman of the Hour. Woman of the Hour mengangkat kisah asli dari Dating Game Killer. Kisah ini menceritakan tentang seorang serial killer bernama Rodney James Alcala yang muncul di acara televisi bernama The Dating Game pada 1978.

Kendrick bersama screenwriter Ian McDonald menghabiskan waktu mereka untuk menyelami berbagai dokumentasi sejarah tentang Dating Game Killer dan korban-korbannya. Kendrick menceritakan, selama proses research itu beberapa kisah yang ia temukan seperti perlu digali lebih dalam lagi.
“Bisa kukatakan, sebagian besar research-ku berasal dari Newspapers.com dan subscription,” jelas Kendrick. Hal ini berhubungan dengan episode lengkap dari The Dating Game yang terasa seperti hilang karena waktu. Maksudnya, karena sudah terlalu lama tayang, episodenya tidak terkumpul secara lengkap.
Oke, jadi siapa sebenarnya Rodney Alcala ini? Rodney James Alcala adalah seorang serial killer dan sex offender berkebangsaan Amerika. Ia telah melakukan lima aksi pembunuhan dari tahun 1997 sampai 1979. Karena perbuatannya, Alcala menjalani hukuman penjara seumur hidup di California pada 2021.
Tidak hanya itu, Alcala sebenarnya terduga berhubungan dengan sekitar delapan kasus pembunuhan lainnya. Dari seluruh kasusnya, diperkirakan total korban Alcala mencapai 130 orang. Namun, total korban yang sebenarnya tidak pernah diketahui.

Here’s the.. thing. Selama melaksanakan aksinya, Alcala mengumpulkan lebih dari 1000 foto wanita, remaja perempuan serta laki-laki, dalam kondisi dan pose eksplisit. Di tahun 2016, ia dihukum atas pembunuhan di tahun 1977 yang korbannya merupakan seorang wanita. Korban itu teridentifikasi melalui salah satu foto-fotonya.
Kabarnya, Alcala juga “memainkan” korban-korbannya. Salah satu polisi yang menangani kasus ini menyebut Alcala sebagai mesin pembunuh, bahkan beberapa menyamakan Alcala dengan Ted Bundy. Alcala mendapat panggilan Dating Game Killer karena ia hadir dalam acara The Dating Game di tahun 1978, di tengah-tengah tahun aksi pembunuhannya berlangsung.
Alcala wafat di penjara pada 24 Juli 2021 di usia 77 tahun.
Film Woman of the Hour membawa aktor dan aktris berbakat Hollywood. Anna Kendrick yang menjadi sutradara pada film ini, turut bergabung sebagai main cast yang memerankan Sheryl Bradshaw.
Awalnya, Anna Kendrick hanya akan menjadi aktris di film Woman of the Hour. Seiring berjalannya proyek tersebut, Kendrick menandatangani kontrak sebagai sutradara. “Ketika aku mengajukan diri sebagai sutradara, aku menyadari bahwa aku mencintai karakterku. Tapi, aku juga mencintai film ini sepenuhnya, lebih daripada aku dan karakterku,” ucap Kendrick.

Anna Kendrick juga berpendapat, film Woman of the Hour adalah cerita yang menarik. Cerita ini menggambarkan suatu keadaan bahaya yang datang hanya dari keinginan seseorang untuk lebih dekat dengan orang lain. Hal ini seperti penawaran yang menggambarkan; jika seseorang ingin hidup sempurna, apa marabahaya yang turut datang bersama kesempurnaan itu?
Bersama Anna Kendrick, berikut adalah list pemain film Woman of the Hour!
Film debut directorial Anna Kendrick dengan judul Woman of the Hour tayang mulai 18 Oktober 2024 di platform Netflix. Film bertema true crime ini akan membawa penonton pada Sheryl Bradshaw yang mengikuti sebuah dating show untuk mencari pasangan. Namun, salah satu dari peserta yang hadir merupakan seorang pembunuh berantai yang aktif pada tahun yang sama.
Apa yang akan terjadi pada Sheryl? Saksikan kisah Sheryl dan Rodney di Woman of the Hour, hanya di Netflix.






