
Layar.id – Chris Pratt balik lagi ke layar lebar lewat film thriller futuristik berjudul Mercy. Kali ini, doi berhadapan dengan sistem hukum berbasis kecerdasan buatan yang kejam dan tanpa kompromi. Tayang mulai 21 Januari 2026 di bioskop Indonesia, film Mercy dibintangi oleh Chris Pratt dan Rebecca Ferguson.
Film Mercy merupakan karya dari sutradara Timur Bekmambetov, yang terkenal dengan Night Watch (2004), Wanted (2008), dan Abraham Lincoln: Vampire Hunter (2012).
Film Mercy menceritakan tentang seorang detektif LAPD bernama Chris Raven yang harus diadili atas tuduhan membunuh istrinya sendiri di Los Angeles pada tahun 2029, saat sistem peradilan sepenuhnya dikendalikan oleh kecerdasan buatan.
Di masa depan ini, tidak ada lagi hakim manusia, juri, maupun pengacara. Seluruh proses hukum ditentukan oleh AI supercanggih bernama Maddox yang bekerja cepat, efisien, dan tanpa empati.
Chris Raven justru harus menghadapi Maddox, Hakim AI yang pernah ia dukung, untuk membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah. Ia hanya diberi waktu 90 menit sebelum sistem menjatuhkan vonis akhir tanpa banding dan tanpa kesempatan kedua.

Poster film Mercy (2026) (sumber: Sony Pictures Releasing International)

Rebecca Ferguson – Pemeran Mercy (sumber: Sony Pictures Releasing International)
Di balik ceritanya yang menegangkan, Mercy mengangkat isu yang relevan dengan kondisi saat ini. Film ini mempertanyakan sejauh mana manusia boleh menyerahkan keputusan penting kepada teknologi, serta apakah AI benar-benar mampu bersikap objektif dalam menentukan keadilan.
Tanpa menggurui, Mercy menempatkan penonton pada situasi ekstrem yang dialami Chris Raven. Dari sana, film ini mengajak penonton memikirkan kembali makna keadilan di dunia yang semakin bergantung pada mesin.
Film Mercy tayang mulai 21 Januari 2026 di bioskop terdekat.






