Connect with us

Film Barat

[Resensi Film] Overdrive: Aksi Pencurian Mobil Antik yang Tak Begitu Spesial

Film yang mengangkat tema pencurian disertai aksi kebut-kebutan dengan mobil mungkin sudah tidak asing bagi Anda. Kali ini, Overdrive hadir menggunakan formula serupa namun dengan memboyong mobil-mobil antik.

Film dengan aksi pencurian dan balap-balapan mobil mungkin biasa Anda lihat dalam serial film Fast & Furious. Nah, kali ini ada film baru berjudul Overdrive yang mengambil formula serupa. Bedanya, kali ini mobil-mobil antik yang dijadikan tunggangan berkendara dan juga sasaran pencurian.

Andrew (Scott Eastwood) dan Garrett (Freddie Thorp) merupakan dua nama yang bertanggung jawab di balik semua ini. Keduanya merupakan sepasang kakak beradik Foster yang terkenal akan aksi pencurian mobil di kawasan benua Eropa.

Overdrive

Satu hari, mereka ditugaskan untuk mencuri sebuah mobil antik keluaran Bugatti tahun 1937. Nahas, mobil yang dicuri merupakan mobil milik mafia sadis bernama Jacomo Morrier (Simon Abkarian). Aksi-aksi berbahaya demi mencuri mobil malah dibayar dengan ancaman mematikan oleh Morrier saat keduanya terciduk oleh anak buah Morrier.

Foster bersaudara diberikan waktu satu minggu untuk mencuri sebuah mobil Ferrari antik milik Max Klemp (Clemens Schick) jika ingin tetap hidup. Klemp sendiri merupakan rival terbesar Morrier, hal ini tentunya menjadi tantangan besar bagi Foster bersaudara.

Overdrive

Dengan segera keduanya membentuk tim yang juga terdiri dari kekasih Andrew, Stephanie (Ana de Armas) dan juga sahabatnya, Devin (Gaia Weiss). Keduanya bukan sembarang wanita, karena baik Stephanie juga Devin memiliki skill mencuri yang sangat handal.

Andrew mulanya sangat tidak setuju kekasihnya turut bergabung dalam aksi berbahaya ini. Namun paksaan Stephanie akhirnya membuat Andrew terpaksa mengizinkannya.

Overdrive

Andrew dan Garrett dengan segera melancarkan aksi mereka. Bayang-bayang ancaman pembunuhan terus mengintai dua bersaudara ini. Belum lagi mereka juga diawasi oleh polisi Interpol yang telah mencium jejak kriminal mereka di tanah Eropa. Lalu, akankah keduanya berhasil? Atau malah tewas terbunuh karena misi yang tak tercapai?

Kala menonton Overdrive, Anda mungkin akan dibayang-bayangi aksi dari Dominic Toretto dan kawan-kawan dari film Fast and Furious. Bedanya, film ini lebih bernuansa Eropa dengan penggunaan bahasa-bahasa Perancis juga aksen-aksen yang mungkin terbilang jarang didengar. Hal ini juga mengingat lokasi tempat film ini berlangsung, juga sutradara hingga sebagian bintang-bintangnya berasal dari tanah Eropa.

Sayang, alur cerita yang diambil terasa sedikit biasa bahkan kurang menegangkan jika melihat dari sisi aksinya. Memang ada sedikit twist di akhir cerita yang mungkin akan sedikit mengejutkan pemirsa. Namun sayang, tidak ada penjelasan yang lebih mendalam dari twist ini, malahan bisa jadi twist ini terkesan dipaksakan.

Akting para bintangnya juga tidak begitu spesial, beberapa malah nampak datar. Mungkin jajaran mobil antiklah yang paling bisa menjadi daya tarik untuk film garapan sutradara Antonio Negret ini.

Jika IMDb memberikan rating 5,5 / 10, tim Layar.id mungkin hanya memberikan rating 5 / 10 untuk film ini. Namun, jika Anda penggemar mobil antik, mungkin film ini bisa menjadi referensi Anda atau mungkin hiburan buat Anda yang ingin melihat mobil-mobil klasik ini.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

“Jojo Rabbit” Raih Kemenangan di Festival Film Toronto

Film

Daftar Film Indonesia yang Lolos Komite Oscar 2020

Film

“Joker”, Bermula dari Tepukan Lalu Rating Menurun

Film

Marvel Dekati Hailee Steinfeld Join di Serial "Hawkeye" Marvel Dekati Hailee Steinfeld Join di Serial "Hawkeye"

Marvel Dekati Hailee Steinfeld Join di Serial “Hawkeye”

Film

Advertisement
Connect
Newsletter Signup