
Layar.id – Film Moana 2 akhirnya tayang di bioskop! Sejak 27 November 2024, film ini sudah bisa disaksikan di seluruh bioskop Indonesia. Kali ini, Moana kembali berlayar di lautan bersama Hei Hei dan Pua, serta tiga orang penduduk Motunui, untuk mencari pulau Motufetu yang misterius. Tim Layar.id pun telah menonton dan siap memberikan review Moana 2!
Spoiler alert, artikel ini mungkin mengandung spoiler untuk kebutuhan review.

Untuk Review Moana 2, Mari kita sedikit mundur ke belakang. Di film kedua ini, Moana sudah memegang title sebagai seorang wayfinder atau pencari arah. Di film pertamanya, Moana berlayar untuk menemukan jantung Te Fiti dan bertemu dengan Maui, seorang demi-god. Moana melanggar larangan ayahnya untuk tidak berlayar, karena para leluhur mereka yang pergi ke laut dulu tidak pernah kembali.

Sekarang, Moana yang sedang berada di sebuah pulau tak berpenghuni, rupanya telah menemukan benda peninggalan dari pulau lain. Setelah membawanya pulang ke desa, ia mengetahui bahwa benda itu berasal dari pulau bernama Motufetu.
Menurut cerita, Motufetu adalah titik yang menghubungkan pulau-pulau di seluruh samudra. Tak hanya itu, Moana juga mendapat penglihatan dari leluhurnya, Tautai Vasa, yang merupakan pelaut yang dulu mencoba mencari Motufetu, tetapi gagal karena rintangan yang dibuat oleh Nalo, dewa badai.

Moana kali ini tidak sendirian. Selain membawa dua sahabatnya, si ayam Hei Hei dan si babi Pua, ia juga membawa tiga orang baru: Moni, Loto, dan Kele. Mereka adalah seorang pendongeng, pengrajin, dan petani. Ketiga karakter ini memiliki kepribadian yang unik, dan meski kadang membuat suasana menjadi kocak dan panik, mereka saling melengkapi dan memberikan banyak momen lucu di bioskop.

Salah satu adegan yang paling mengesankan adalah saat Moana justru bekerja sama dengan Kakamora, kelompok bajak laut berbentuk kelapa yang sebelumnya menjadi musuh di film pertama. Nggak ketebak, kan? Sementara itu, ketiga kru baru Moana justru senantiasa panik saat ancaman datang, membuat segala-galanya jadi amburadul dan kacau balau. Seru dan bikin geregetan!
Jika kita berbicara tentang kekurangannya, menurut kami plot Moana 2 terasa kurang engaging jika dibandingkan dengan film pertama. Agaknya, film kedua ini mencoba untuk lebih menyoroti hubungan Moana dengan adik barunya, Simea. Namun di sisi lain, tetap ada kebutuhan akan petualangan yang berkesinambungan antara pilihan-pilihan Moana.

Keberadaan tiga kru baru Moana cukup oke dalam mengimbangi kisahnya yang gempur mencari jalan menuju Motufetu. Namun, hubungan antara Moana dan Maui yang menjadi kekuatan utama di film pertama justru terasa kurang tersorot di film kedua.

Ada pula karakter baru bernama Matangi yang keberadaannya agak membingungkan. Ia terlihat seperti karakter tambahan yang tidak banyak berperan. Sebenarnya, jika pengembangannya lebih clean lagi, Matangi bisa menjadi karakter pendukung yang menarik untuk Moana dan Maui. Sayangnya, penggambarannya terasa kurang kuat dan perannya tidak begitu terjelaskan secara detail.

Matangi seperti karakter muka dua yang flawless dan “menghanyutkan”. Tapi dari segi asal usul dan screen time? Na ah.
Kalau saja karakter Matangi lebih ter-highlight lagi, she would’ve cleaned the whole crew.
Film Moana terkenal dengan lagu-lagu ikonik yang penuh semangat perjuangan. Begitu juga di film kedua, Moana 2 menyajikan lagu-lagu yang menggambarkan perjalanan Moana dalam meyakinkan dirinya untuk melanjutkan misinya.
Lagu We Know The Way dari film pertama juga kembali diperdengarkan di film ini. Salah satu lagu favorit kami adalah What Could Be Better Than This, yang dinyanyikan Moana saat ia berusaha menyatukan kru kapalnya yang acak-adut.
Lagu lain yang cukup menyentuh adalah Beyond, di mana Moana mencurahkan perasaannya tentang misi yang lebih besar yang harus ia jalani. Liriknya, seperti “I know the path that must be chosen, but this is bigger than before,” menggambarkan kebingungannya dengan langkah yang harus ia ambil.
FYI, penyanyi asal Indonesia, Lyodra, berkontribusi dalam menyanyikan salah satu OST film Moana 2, lho! Lagu berjudul “Jauh Di Sana” yang dibawakan oleh Lyodra bisa kamu dengar di ending credits film. Lyodra turut menceritakan tantangannya dalam menyanyikan lagu ini.
Melansir dari artikel Tempo, Lyodra menceritakan bahwa kesulitan saat menyanyikan lagu Jauh Di Sana adalah pengambilan nada yang variatif dan ia harus mengatur temponya. “Lagu ‘Jauh di Sana’ harus mempunyai range vokal yang lebar karena dari (nada) rendah terus tiba-tiba wuah (tinggi). Menurut aku, butuh secara teknis, pernapasan juga harus panjang, harus menyatu,” kata Lyodra dalam wawancara eksklusif bersama Tempo pada Senin, 25 November 2024.
Secara keseluruhan, Review Moana 2 menyuguhkan petualangan baru bagi Moana yang berlayar dengan tujuan menemukan pulau Motufetu. Bersama dengan Maui dan tiga kru baru—Loto, Moni, dan Kele—Moana harus bekerja sama dengan Kakamora dan menghadapi berbagai tantangan, termasuk ancaman dari Matangi dan badai Nalo.

Tim Layar.id memberikan skor 7/10 untuk film Moana 2. Film ini sudah bisa kamu saksikan di bioskop sejak 27 November 2024!






