
Layar.id – Film Hokum digadang-gadang sebagai salah satu film horor terbaik yang rilis di tahun 2026. Membawa aktor Adam Scott ke salah satu hutan di Irlandia, film ini menyajikan kisah horor yang melekat pada praktif witchcraft atau ilmi sihir.
Sejak awal, cerita langsung menempatkan penonton dalam situasi yang terasa ganjil, sebelum perlahan mengarah pada rangkaian kejadian aneh di dalam hotel tersebut.
Berikut review NON SPOILER film Hokum dari Layardotid.
Pada intinya, plot film Hokum berfokus pada satu kamar khusus di sebuah hotel yang terletak di tengah hutan di Irlandia. Kamar ini merupakan kamar yang sangat besar dan disebut Honeymoon Suite. Dari namanya pun udah kebayang ya, kenapa kamar ini sangat besar dan kegunaannya untuk apa.
Kita bertemu dengan karakter yang diperankan oleh Adam Scott, yaitu seorang penulis bernama Ohm Bauman. Ia kembali ke hotel Billberry Woods yang merupakan tempat bulan madu kedua orangtuanya. Karakter ini digambarkan sebagai sosok yang agak semau-gue-aje, dan isi kepalanya penuh akan novel-novelnya yang menuju penghujung series.
Perjalanan Ohm ke hotel Billberry rupanya tidak berhenti sampai kamar tempatnya menginap atau bar dimana ia bertemu dengan para staff hotel. Karakter ini “dipaksa” menelusuri hotel, terutama kamar bulan madu tersebut, hingga ia menemukan berbagai kejadian aneh di balik dinding.
Rasanya ngeri-ngeri sedap mengikuti “petualangan” Ohm. Plot ceritanya nggak ketebak, bahkan untuk seorang Ohm Bauman (yang terbuktikan dengan seberapa ngang-ngongnya si Ohm di dalam suite), membuat efek jumpscare dan horornya lebih nyetrum.

(sumber: Neon)
Sayangnya, plot cerita yang gak ketebak itu nggak semerta memenuhi ekspektasi akan seberapa seramnya film Hokum ini. Di beberapa bagian, ada kelemahan cerita yang membuat momen adegannya kerasa “Oh segini doang?”. Tapi, di sisi lain, adegan-adegan tersebut juga mendukung plot film. Jadi bukan plot hole, ya.
Kekurangan lainnya terletak di segi visual. Bagi orang-orang yang takut kegelapan, film ini bagaikan siksaan psikis yang sempurna. Tapi, bagi yang penasaran sama adegannya lagi ngapain, visual-visual gelap ini lebih menyiksa mata. Ya wajar sih, namanya juga film horor.
Beberapa karakter seperti Alby dan Fergal juga tidak dieksplorasi sedemikian rupa. Padahal, kedua karakter ini termasuk karakter utama (dari segi screen-time dan plot). Meski begitu, perkenalan karakternya sudah cukup jelas saat mereka ketemu sama si Ohm.
Jujurly, efek-efek “mati lampu” ini yang membuat ceritanya nggak bisa ditebak dan jumpscare-nya sukses total. Because it hides what’s waiting for us down in the basement…

Adam Scott di Hokum (2026) (sumber: Neon)
Secara keseluruhan, Hokum adalah film yang menyajikan horor dari dua sisi, manusia dan supranatural. Permainan alur cerita, visual, dan scoring pun berhasil membuat penonton bergidik dan melonjak di tempat. Untuk jadi bahan nobar sama teman-teman, oke banget sih!
Layardotid memberikan skor 7/10 untuk film Hokum.






