
Layar.id – Ingat film Guna-Guna Istri Muda tahun 77? Pasti belum ada yang lahir saat itu. Mungkin orang tua kita sudah lahir atau menginjak remaja film ini sudah hadir saat itu. Memang, film ini sempat hadir di tahun tersebut dan memang Istri muda jadi bagian dari keseharian kita. Nah, kami review Guna Guna Istri Muda dengan kemasan baru.

Apa sih bikin menarik Guna Guna Istri Muda ini? Dan kenapa bisa semenarik itu? Okelah perankan oleh Anjasmara dan Lulu Tobing, keduanya memang aktor sinetron senior dan rasanya comeback mereka ini jadi bagian yang tak bisa mereka libatkan begitu saja. Selanjutnya, Carissa Perusset dan Abidzar Al-Ghifary memulai akting yang berani dan berbeda sekali serta Elang Al Gibran menunjukkan karakter yang jauh sekali. Okelah kita bahas detailnya kali ini.

Kalau cerita sendiri, film ini masih gunakan formula sama dengan film yang di tahun 77. Sedangkan kisahnya ini memang beberapa ada yang mirip. Sepertinya Robby Ertanto tidak mau bereksperimen banyak di film ini. Namun, soal cerita seh benar sudah banyak penyesuaian dengan kondisi sekarang ini. Tidak heran, kalau mereka maunya bercerita tentang bagaimana istri muda tidak mau kalah dengan istri tua-nya.

Lebih heboh sih, penggunaan main dukun dalam pengaruh keluarga ini cukup kental dan bikin semua orang berpikir kalau dukun itu masih bisa main juga. Dari segi cerita begitu runut dan bagi generasi sekarang pasti paham banget dan tidak bertele-tele. Mungkin permainan antara Carissa dengan Anjasmara dan Elang El Gibran ini paling pas tidak berlebihan.
Sedangkan Abidzar sendiri malah berubah total. Seolah hilang dan tidak terlihat sosok Abidzar berganti jadi Leo. Sosok inilah yang beneran mengubah total jalannya cerita. Kita tidak tahu siapa yang beneran pakai dukun itu dan kenapa bisa?

Kenapa bisa kita bilang tidak usah ragu. Pasalnya, ketiga aktor dan aktris ini punya jam terbang tinggi dan bisa imbangi kemampuan akting dari anak muda seperti Abidzar, Carissa dan Elang. Tidak heran kalau Lulu Tobing kembali ke ranah layar lebar selalu saja jadi orang paling sabar. Sedangkan Anjasmara, no komen deh range aktingnya dia.
Kalau Happy Salma sendiri dari awal memang sempat kembali dengan satu film tentang hal sama. Meskipun kesannya kembalinya dia ini lebih otentik dan berani. Dan Doni Damara pun rasanya tetap sama dengan menampilkan bentuk Kyai yang sejatinya ini lebih percobaan akting buat dirinya.
Soal nilai sih, Bisa bilang review guna guna istri muda ini masuk ke angka 7.8/10, soalnya wajib nonton buat fans Abidzar dan Elang. Kalau fans Carissa Perusset mungkin boleh juga atau fans berat Anjasmara dan Lulu Tobing? Baru deh itu bisa bicara! Tayang 27 November 2024 mendatang!






