Connect with us

Film Indonesia

Pengalaman Ayushita dan Adinia Wirasti Syuting Film Suatu Hari Nanti di Swiss

Suatu Hari Nanti di Swiss

Film Suatu Hari Nanti di Swiss sedikit lagi akan segera menyapa pencinta film di bioskop Indonesia. Kali ini, Ayushita dan Adinia Wirasti yang terlibat dalam film akan membeberkan pengalaman mereka selama proses syuting. Seperti apa ya serunya?

Jakarta, Layar.id – Jelang tayang pada 7 Desember 2017 mendatang, para pemain film Suatu Hari Nanti di Swiss gencar melakukan promosi. Film yang disutradarai Salman Aristo ini menyuguhkan keindahan alam Swiss, produsen keju dan cokelat dunia.

Swiss dipilih sebagai latar karena menyajikan pemandangan yang berbeda. Di film ini kekuatan cerita terletak pada karakter masing-masing.

“Keindahan Swiss bisa dibilang hanya latar, tetapi penguatan cerita tetap sebagaimana mestinya, sesuai dengan karakter para pemainnya masing-masing,” kata Salman.

film Suatu Hari Nanti di Swiss

Sang produser film Suatu Hari Nanti di Swiss, Dienan Silmy, mengatakan bahwa mengantongi izin untuk syuting di Swiss tergolong cukup rumit dan ketat bagi seluruh negara.

“Kita punya kesempatan yang baik, diberi peluang untuk bisa syuting di sana. Karena tidak mudah menjalani syuting di sana (Swiss), kita harus melalui proses dan seleksi untuk mendapatkan izin di sana,” kata Dienan.

Meski Swiss menerapkan aturan syuting yang ketat, tetapi Dienan bersykur lantaran dapat menggandeng para filmmaker asal negara tersebut.

“Pada akhirnya tidak hanya mengambil latar lokasi. Namun hingga bisa bekerja sama dengan Swiss dan filmmakernya,” ungkap Dienan.

Lantas seperti apa keseruan selama syuting film Suatu Hari Nanti di Swiss?

Ayushita Berpetualang di Swiss

Ayushita berbagi pengalaman selama syuting film Suatu Hari Nanti di Swiss berlangsung. Ayushita yang berperan sebagau Chorine.

“Disini saya berperan sebagai manager hotel ber nama Chorine. Kehidupan Chorine ini nggak menarik. Cuma anaknya orang kaya saja,” kata Ayushita.

Ayushita saat menjalani syuting film Suatu Hari Nanti di Swiss

Ayushita mengatakan dirinya tidak bosan selama melakukan syuting di Swiss karena dapat menikmati panorama yang tersaji sekaligus aneka kuliner di negara tersebut.

“Menikmati coklat. Swiss unik, nggak memiliki pohon cokelat, tapi bisa menghasilkan olahan coklat paling enak sedunia. Itu yang saya masih nggak habis pikir,” kata Ayushita.

Selama berjalan-jalan di Swiss, Ayushita tidak merasakan cemas ataupun takut seperti saat dirinya berada di negara lainnya.

“Ternyata negara Eropa yang paling ramah dan hangat, Swiss. Saya kebanyakan tegang ketika berpergian di Eropa, takut ada copet atau apalah, tetapi naik kereta di Swiss aman banget,” terangnya.

Adinia Wirasti Jago 4 Bahasa di film Suatu Hari Nanti di Swiss

Aktris cantik satu ini turut terlibat dalam film Suatu Hari Nanti di Swiss. Adinia berperan sebagai Alya, seorang mahasiswa cerdas yang tengah menimba ilmu di Swiss dan menguasai 4 bahasa yang digunakan di masyarakat Swiss pada umumnya.

“Jadi Alya ini disekolahkan di Swiss oleh orang tuanya untuk mendalami ilmu pembuatan cokelat karena Swiss terkenal dengan cokelat terenak sedunia. Saya menjadi culinary student di sini karena orang tua Alya melakukan bisnis cokelat dan sudah besar di Jakarta, orang tua Alya mau dia meneruskan usaha orang tuanya,” kata Adinia.

Adinia Wirasti jadi Alya di film Suatu Hari Nanti di Swiss

Bukannya menuruti kedua orang tuanya, Alya justru membangkang karena lebih menyukai makanan pinggir jalan ketimbang mempelajari tetek bengek proses pembuatan cokelat.

“Sebenarnya twistnya Alya senang masak street food. Kuliner jalanan yang kayak makanan di Indonesia seperti gado-gado dan ketoprak. Alya sudah cukup lama di Swiss. Jadi, Alya belajarnya lebih ke masak yang general. Belajar cokelat sekali, buat cokelat blok. Karena passionnya bukan cokelat dan asing dengan cokelat tersebut. Jadi yah mencoba untuk mendalaminya dalam membuat cokelat, tapi sedikit aneh,” beber Adinia mengenai karakter yang diperankannya.

Adinia pun mengungkap bahwa bahasa di Swiss berbeda, tergantung setiap daerah.

“Warga Swiss punya 4 bahasa, Italia, Perancis, Jerman dan Swiss. Pastinya ada yang sulit di bagian-bagian aksennya karena setiap kita ke kota di Swiss itu bahasanya berbeda,” ungkap Adinia.

Adinia Wirasti saat syuting film Suatu Hari Nanti di Swiss

Kendati demikian, Adinia mengaku sangat bahagia selama syuting film Suatu Hari Nanti di Swiss karena masyarakat Swiss dan orang Indonesia yang tinggal di Swiss memperlakukannya secara istimewa.

“Selama syuting di sana, aku senang banget karena masyarakatnya itu sangat membuat kita nyaman. Pastinya saya senang banget,” kata Adinia.

Film produksi Rumah Film dan Evergreen Pictures ini merupakan salah satu kerja sama antara Indonesia dengan Swiss yang dibintangi Adinia Wirasti, Ayushita, Ringgo Agus Rachman dan Deva Mahendra.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

Rapi Films Rilis Poster dan Teaser Trailer "Bucin" Rapi Films Rilis Poster dan Teaser Trailer "Bucin"

Rapi Films Rilis Poster dan Teaser Trailer “Bucin”

Film

“Riki Rhino”- Tontonan Yang Mengajarkan Pentingnya Alam

Film Indonesia

Meriah Konser Penyambutan Film “Teman Tapi Menikah 2”

Film Indonesia

Cuplikan “Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2” Mencekam! Cuplikan “Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2” Mencekam!

Sekuel Ketiga “Sebelum Iblis Menjemput” Kemungkinan akan Dibuat

Film

Advertisement
Connect
Newsletter Signup