Connect with us

Film Indonesia

Michelle Ziudith Mencari Cinta di Film One Fine Day

Jefri Nichol dan

Film One Fine Day yang dibintangi oleh Michelle Ziudith dan Jefri Nichol masih dalam masa penayangan di bioskop seluruh Indonesia. Meski masih didominasi oleh film horror, tetapi One Fine Day sanggup mencuri hati pecinta film Indonesia.

Film besutan Screenplay Films menyajikan kisah cinta remaja yang berbalut eksotisme Barcelona. Dalam film ini Michelle Ziudith ditantang untuk lebih dewasa. Lantas seperti apakah film yang disutradari oleh Asep Kusdinar ini?

Sinopsis Singkat Film One Fine Day

Film ini berkisah tentang perjalanan cinta Alana (Michelle Ziudith) di Barcelona. Alana sendiri sudah memiliki kekasih bernama Danu yang diperankan oleh Maxime Bouttier. Suatu ketika Alana bertemu dengan Mahesa (Jefri Nichol). Pertemuan tersebut membuat Alana menjadi dekat dengan Mahesa.

Berbeda dengan karakter Mahesa, Danu merupakan pria yang baik dan perhatian pada Alana. Danu menunjukkan rasa cintanya pada Alana dengan memberikan kekasihnya tersebut barang-barang mewah. Dalam pikiran Danu semua itu cukup.

Jefri Nichol dan Michelle Ziudith

Suatu waktu Alana, Mahesa dan Danu bertemu. Danu yang melihat kedekatan Alana menasihati agar berhati-hati dengan Mahesa. Danu mengatakan pada Alana kalau Mahesa adalah seorang penipu. Mulanya Alana tidak mempercayai ucapan Danu. Namun, akankah keyakinan Alana tentang Mahesa terbukti benar? Atau Danu lah yang benar?

Film One Fine Day menampilkan mimpi sebagian orang di mana para tokoh utamanya hidup serba kecukupan bahkan tergolong mewah. Sayangnya, hidup mereka terasa kosong lantaran belum menemukan apa arti cinta yang sesungguhnya.

Pengalaman Michelle Ziudith Syuting One Fine Day

Michelle Ziudith mengatakan bahwa karakter Alana baginya adalah suatu tantangan. Di mana ia dituntut untuk lebih dewasa. Michelle Ziudith bahkan rela melakukan sejumlah hal untuk benar-benar mendalami karakter Alana. Salah satunya ialah mengubah warna rambut dan berkulit gelap.

Michelle Ziudith

“Saya harus berpakaian gaya Alana. Cewek-cewek style Barcelona. Saya harus hitam dulu. Saya harus cat rambut saya, keriting rambut saya. Banyak sih effort-nya,” kata Michelle Ziudith.

Michelle Ziudith mengaku bahwa untuk menggelapkan kulitnya setiap hendak syuting ia menggunakan tanning oil.

“Saya selama di sana pakai tanning oil. Jadi kalau kena matahari lebih gampang hitamnya dan merata. Yang penting nggak belang aja sih kulitnya karena biar nggak aneh kan kalau belang.”

Selama syuting berlangsung Michelle Ziudith tidak mengalami kendala yang berarti. Ia sangat menikmati syuting di Barcelona.

“Waktu syuting kita nggak ada kendala apa-apa sih. Mereka juga professional semua. Kita 3 minggu di Barcelona dan semua tentang Barcelona baik interior maupun eksterior. Kendala paling untuk komunikasi ya. Ada beberapa orang Barcelona yang tidak mengerti bahasa Inggris. Jadi kita pake bahasa isyarat,” kata Michelle Ziudith.

Salah satu adegan romantis Michelle Ziudith dengan Jefri Nichol

Michelle Ziudith mengatakan bahwa ada adegan yang sangat menantang bagi dirinya yakni menjalin chemistry dengan lawan mainnya Jefri Nichol.

“Kebanyakan sama Mahesa sih karena butuh chemistry untuk bareng sama Mahesa. Pas scene berdua itu nguras tenaga banget sih.”

Jefri Nichol Soal Kesulitan One Fine Day

Jefri mengatakan bahwa dirinya sempat kesulitan mempelajari bahasa Spanyol dengan waktu yang sangat singkat.

“Lumayan susah. Ngomong bahasa Spain-nya diburu-buru sih. Baru belajar bahasa Spain-nya pas di sana. Aku belajar kira-kira 20 menit lah. Aku diajarin langsung sama crew dari Spain-nya,” kata Jefri.

Jefri Nichol

Beruntung Jefri hanya melakukan sedikit dialog dengan bahasa Spanyol.

“Setiap scene diinget-ingetin. Aku, kasian, bahasa Spain-nya apa. Hanya untuk beberapa kalimat sih.”

Dalam film ini Jefri dituntut untuk beradegan mesra Michelle Ziudith. Jefri mengaku gregetan pada lawan mainnya tersebut.

“Lebig greget nyosor pipinya Alana sih. Daripada ditonjok kan sakit.”

Maxime Bouttier Curi Perhatian

Maxime yang berperan sebagai Danu meraih banyak pujian atas aktingnya yang apik sebagai sosok yang manja, posesif, menjengkelkan dan anak papih.

Maxime Bouttier

Maxime mengatakan bahwa kesuksesan dirinya tidak lepas dari kerja sama tim.

“Itu semua karena kerja sama tim. Saya beruntung bisa bekerja dengan Michelle Ziudith dan Nichol yang membentuk karakter saya juga,” katanya.

Film One Fine Day juga turut dibintangi oleh Surya Saputra, Ibnu Jamil, Dimaz Andrean dan Amanda Rawles.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

POCONG THE ORIGIN Segera Hantui Bioskop Indonesia POCONG THE ORIGIN Segera Hantui Bioskop Indonesia

Pocong The Origin Segera Hantui Bioskop Indonesia

Film

Hit and Run, Dramatis Sekaligus Kocak

Film

MELODYLAN, Romansa Cinta Yang Belum Terucap MELODYLAN, Romansa Cinta Yang Belum Terucap

MELODYLAN, Romansa Cinta Yang Belum Terucap

Film

RUMPUT TETANGGA, Yang Hijau Belum Tentu Memukau RUMPUT TETANGGA, Yang Hijau Belum Tentu Memukau

Rumput Tetangga, Yang Hijau Belum Tentu Memukau

Film

Advertisement
Connect
Newsletter Signup