Connect with us

Hi, what are you looking for?

Film Indonesia

Film Night Bus Jadi Pemenang Film Terbaik FFI 2017

Night Bus

Terakhir diperbarui 29 Maret, 2023

Gelaran Festival Film Indonesia (FFI) 2017 telah usai digelar. Dalam ajang penghargaan ini, film Night Bus sukses menyabet penghargaan Film Terbaik.

Manado, Layar.id – Ajang penghargaan Festival Film Indonesia 2017 telah usai digelar pada Sabtu (11/11/2017) di Kota Manado, Sulawesi Utara. Pada malam penghargaan tersebut ada 2 film yang mendapat penghargaan terbanyak, yakni Pengabdi Setan dan Night Bus.

Para Pemenang FFI 2017

Bahkan Night Bus mengalahkan nominasi lain dan keluar sebagai film terbaik FFI 2017. Sementara Pengabdi Setan berhasil memenangkan 7 nominasi FFI 2017.

Lantas seperti apa daftar pemenang Piala Citra FFI 2017? Ini dia!

  • Film Terbaik: Night Bus
  • Film Animasi Pendek: Lukisan Nafas – Fajar Ramayel
  • Film Pendek: Ruah – Mabul Mubarak
  • Film Dokumenter Pendek: The Unseen Words – Wahyu Utami Wati
  • Film Dokumenter Panjang: Bulu Mata – Tony Trimarsanto
  • Penulis Skenario Asli: Ernest Prakarsa – Cek Toko Sebelah
  • Penulis Skenario Adaptasi: Rahadi Mandra, Teuku Rifnu Wikana – Night Bus, adaptasi cerita pendek Selamat karya Teuku Rifnu Wikana
  • Pengarah Sinematografi: Ical Tanjung – Pengabdi Setan
  • Pemeran Utama Wanita: Putri Marino – Posesif
  • Pemeran Utama Pria: Teuku Rifnu Wikana – Posesif
  • Pemeran Anak: Muhammad Adhiyat – Pengabdi Setan
  • Pemeran Pendukung Wanita: Christine Hakim – Kartini
  • Pemeran Pendukung Pria: Yayu Unru – Posesif
  • Sutradara Film: Edwin – Posesif
  • Penata Busana: Gemailla Gea Geriantiana – Night Bus
  • Penata Rias: Cherry Wirawan – Night Bus
  • Pengarah Artistik: Allan Sebastian – Pengabdi Setan
  • Penata Efek Visual: Finalize Studios (Heri Kuntoro, Abby Eldipie) – Pengabdi Setan
  • Penata Musik: Aghi Narottama, Tony Merle, Bemby Gusti – Pengabdi Setan
  • Pencipta Lagu: The Spouse (Kelam Malam) – Pengabdi Setan
  • Penata Suara: Khikmawan Santosa, Anhar Moha – Pengabdi Setan
  • Penyunting Gambar: Kelvin Nugroho, Sentot Sahid – Night Bus
  • Penghargaan Lifetime Achievement: Budiyati Abiyoga

Night Bus Jadi Film Terbaik, Begini Sinopsisnya

Film yang diproduseri Darius Sinathrya ini bercerita tentang sekelompok orang yang menumpang sebuah bus menuju ke kota yang kaya akan sumber daya alamnya, Sampar. Namun, kota tersebut dijaga oleh sekelompok tentara yang selalu siaga untuk melawan para militan pemberontak yang menuntut kemerdekaan.

Setiap penumpang datang dengan tujuan masing-masing. Ada yang berniat untuk mencari penghidupan layak, memenuhi kebutuhan keluarga, menyelesaikan masalah sampai keinginan besar untuk pulang kampung.

Mulanya, para penumpang hanya berpikir bahwa niatnya tersebut akan berjalan mulus, tanpa menyadari bahwa ada seorang penyusup yang tengah bertugas untuk membawa pesan penting. Konon, pesan tersebut akan mengakhiri konflik yang terjadi di kota itu.

Kendati demikian, kehadiran penyusup tersebut berpotensi membahayakan penumpang lain mengingat dia menjadi orang paling dicari oleh kedua kubu yang tengah bertikai. Hidup para penumpang tak seindah bayangan, mereka harus berjuang untuk tetap hidup di sela-sela desingan suara peluru. Nyawa para penumpang bus semakin terancam dengan kehadiran kaum oportunis.

Film Night Bus Ditangani Tim Hollywood

Dimitri Delacovias yang pernah terlibat dalam film Hollywood Captain America: The First Avenger ternyata menjadi salah satu kru yang ikut dalam proses pembuatan film Night Bus besutan Emil Rahardi.

Dimitri bertugas menangani efek visual film sehingga tampilan dalam film tersebut lebih tajam, lebih hidup dan tampak natural.

Film Night Bus menjadi salah satu film yang menggunakan teknologi CGI dan disebut sebagai film pertama Asia Tenggara yang menggunakan teknologi tersebut. Meski CGI sudah biasa digunakan di Hollywood. Sedikitnya ada 48 scene dari 128 scene yang menggunakan efek CGI bahkan ada 3 adegan yang full 3D animation.

Peminat Film Night Bus Hanya Sedikit Dibandingkan Pengabdi Setan

Dari sisi penonton, raihan Night Bus kalah dibandingkan rivalnya, Pengabdi Setan, yang menjadi film paling laris di tahun 2017 ini. Penayangannya pun tergolong singkat, hanya seminggu saja. Kemenangan tersebut membuat penonton meminta film ini kembali ditayangkan di bioskop.

“Banyak yang minta ke kami untuk ‘Ayo dong ditayangkan lagi, screening lagi’, tapi kami agak-agak menahan diri karena menurut kami harusnya bisa lebih baik di beberapa bagian visual effects yang rasanya memang belum sesuai dengan harapan kami. Jadi akan diperbaiki dari segi visual effect,” kata Darius.

Night Bus Raih 11 Nominasi FFI 2017

Pencapaian Night Bus membuat Darius Sinathrya terharu, ia bahkan sampai menangis saking bahagianya. Darius mengatakan bahwa film yang diproduserinya tersebut masih memiliki banyak pekerjaan rumah.

Night Bus masih banyak pekerjaan rumah yang belum dikerjakan. Banyak juga yang meminta untuk ditayangkan lagi, tapi kita sedang menahan diri karena kita harus lebih baik di beberapa bagian. Lalu visual effect juga yang belum sesuai dengan harapan kita. Rencananya akan diperbaiki dulu,” kata Darius.

Well, sekali lagi congrats untuk film Night Bus! (Edit/Claudia)

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi layar.id.
Advertisement
Advertisement

Baca Juga

TV Series

Layar.id – Kawin Tangan, series indonesia terbaru 2024, resmi tayang di We TV mulai 14 Juni 2024. Series ini hadirkan kisah permasalahan rumah tangga...

Film Indonesia

Layar.id – Ipar Adalah Maut merupakan film Indonesia terbaru yang tayang mulai Kamis, 13 Juni 2024, di bioskop. Film Ipar Adalah Maut dibintangi oleh...

Film Indonesia

Terakhir diperbarui 9 Juni, 2024 Layar.id – Film Teori Cakrawala karya sutradara Ivan Oche sudah tayang di bioskop seluruh Indonesia dan mendapatkan review yang...

Film Indonesia

Terakhir diperbarui 9 Juni, 2024 Layar.id – Bangsatnya Cinta Pertama merupakan film Indonesia yang sudah tayang di bioskop – bioskop pada Kamis, 5 Oktober...