Review They Will Kill You (2026), Sadis, Kocak, tapi Plotnya Makin Ngaco di Akhir

Isaura SalsabillaFilm Barat2 months ago467 Views

Review film They Will kill you

Layar.id – Ketika datang ke bioskop, bayangan dan pertanyaan pertama saat nonton film They Will Kill You adalah seberapa gregetnya cara si protagonist, Asia, menyelamatkan diri dari mansion pemuja setan yang banyak orang sebut The Virgil.

 

Premis film ini menceritakan tentang seorang perempuan yang melamar pekerjaan di bangunan mewah tanpa mengetahui bahwa bangunan tersebut berupa sarang sekte. Cukup menarik, ditambah beragam adegan action yang ditayangkan di trailer-nya.

Film They Will Kill You mengusung genre action-comedy-horror dan membintangi aktris Zaze Beetz sebagai pemeran utama bernama Asia Reeves dengan polesan karakter yang badass dan anti-mati. Berikut review film They Will Kill You dari Layardotid. Artikel ini akan mengandung spoiler demi kebutuhan penulisan, ya!

Asia Meets The Virgil

Film They Will Kill You memperkenalkan karakter Asia Reeves, seorang perempuan yang kabur bersama adiknya dari kungkungan keras sang ayah. Namun, karena satu dan dua hal, Asia terpisah dengan sang adik dan menjalani kehidupan keras di penjara.

Karakter Asia punya gambaran sebagai sosok yang “Tidak bisa mati”. Sepanjang film, rasanya seperti puas melihat bentukan karakter seperti ini bertemu dengan sejumlah orang kaya aneh (dan rada bodoh) di dalam The Virgil.

Kayak pengen keluarin kata-kata Mutiara “Rasain lu!” setiap Asia berhasil menaklukan orang-orang The Virgil, terutama setelah mengetahui alasan utama mereka menerima kedatangan Asia.

Para pemuja setan di The Virgil harus menyerahkan persembahan manusia dengan imbalan keabadian (immortality). Karenanya, tiap malam persembahan, anggota The Virgil akan mencari manusia melalui lowongan kerja dan mengambil nyawa pelamarnya.

Ketemu sama Asia jelas bukan sesuatu yang mereka harapkan.

(sumber: Warner Bros. Pictures)

Kocaknya, meskipun banyak, gak ada satu pun anggota sekte yang pinter. Apalagi petinggi-petingginya. Lima orang yang—supposedly—gak bisa mati berulangkali tercabik-cabik oleh satu mantan napi. Dikapak, ditembak, disabet, digantung, ditusuk, you name it. Rada konyol, mengingat mereka punya banyak waktu untuk setidaknya belajar bela diri.

Rupanya, meski hidup dalam keabadian, mereka lebih tergoda oleh value kekayaan dibanding self-growth.

Buat The Virgil, mereka ngira kalo masang perangkap buat Asia akan menolong nasib mereka. But hey, look how the tables have turned!

We Can’t Help But Feel Like This…

(sumber: Warner Bros. Pictures)

Kalo bisa disimpulkan, film They Will Kill You sanggup memikat keinginan penonton untuk tetap duduk di bangku selama 94 menit. Meski demikian, nggak dipungkiri kalau ada beberapa momen selama menonton yang bikin ngerut alis dan rada menampar ekspektasi sendiri.

Kalau kalian datang untuk ngeliat film horror dengan aksi yang keren, film ini menyajikan keduanya dengan cukup baik. Di samping itu, sisi komedinya lebih timbul dibanding nilai gruesome horror yang disajikan. Dibanding ikutan ngeri dan nyeri, yang kedengeran di kursi penonton justru ketawa-tiwi hepi. (Semoga saya aslinya bukan maniak!)

Sadis iya, greget juga dapet, tapi momennya setara sitkom. Kalau bukan karena unsur komedinya, this movie was a straight 4/10.

Anyway, kelemahan film ini lumayan terasa di eksekusi karakter dan aktingnya yang rada-rada questionable. Pernah nonton film di mana saking jagonya sang karakter utama sampe kerasa banget kalo ceritanya fiksi?

Storyline dan premisnya seru banget, bahkan nggak ketebak di babak awal sampai pertengahan. Ketika menuju babak akhir, kesan cerita yang “maksa banget” untuk dilanjutin sangat terasa. Udah agak-agak gelisah juga nontonnya karena plot yang makin belakang makin silly. Mungkin inilah yang membuat aksi perkelahiannya itu membuat bagian akhir jauh dari kata dapat polesan.

Karakter Asia yang dipoles anti-banting, anti-pingsan, anti-kesleo, dan anti-anti lainnya juga membuat storyline-nya rada rollercoaster. Terkesan nano-nano karena kelihatannya keren, tapi kelewat keren. Belum lagi dari sisi dialog yang terdengar cringe dan agak out of the moment. Sepertinya dialognya ini lebih mencoba untuk dekat dengan penonton saat ini.

But not gonna lie, rasanya puas juga sih tiap Asia menebas salah satu dari sejumlah anggota sekte The Virgil yang (lagi dan lagi) rada tulalit. Ditambah adiknya, Maria, ikut-ikutan girl-bossing dan bikin pengen nyautin, “Yesss!” setiap doi maju buat eksyen. Haha!

Overall Review

Dari segi storyline dan karakter yang disajikan, Layardotid memberikan skor 7/10 untuk film They Will Kill You. Sebuah tontonan yang boleh jadi pilihan kalau pengen nonton action-comedy-horror yang nggak begitu berat dan masih menggelitik perut.

Karya yang dimuat ini adalah tanggung jawab penulis seperti yang tertera, dan tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi layar.id.

Loading Next Post...
Follow
Sidebar Search Trending
Popular Now
Loading

Signing-in 3 seconds...

Signing-up 3 seconds...