Review Other, Tidak Tahu Punya Anak Biologis?

Adiyasa PrahendaFilm Barat9 months ago628 Views

Review Other

Layar.id – Bagaimana jadinya jika ambisi di dunia beauty pageant justru menjadi sumber trauma mendalam yang memicu gangguan jiwa? Premis tak lazim inilah yang coba diangkat oleh Other, sebuah film thriller psikologis yang hadir membawa angin segar di tengah badai horror fatigue (kejenuhan penonton terhadap genre horor) yang belakangan ini terasa menjemukan.

(sumber: Shudder)

Cerita Beneran Epik dan Underrated

Other menyuguhkan ketegangan intens yang jauh dari kata jelek. Kekuatan utamanya terletak pada premis cerita yang sejak awal dibungkus dengan misteri tebal. Di babak pembuka, penonton hanya diberi petunjuk berupa sosok perempuan tua yang tinggal di sebuah rumah dengan sistem keamanan super ketat.

Memasuki paruh awal film, kita dibuat benar-benar buta tentang siapa sebenarnya karakter Alice (diperankan oleh Olga Kurylenko). Sang sutradara, David Moreau, dengan jeli menyusun struktur narasi slow-burn di Act 1 tanpa terasa kedodoran. Rasa penasaran penonton baru terjawab saat memasuki Act 2, di mana tabir masa lalu Alice mulai terkuak,termasuk hubungannya dengan wanita tua di awal film.

Review Other

(sumber: Shudder)

Moreau berhasil meramu ketegangan psikologis ini dengan porsi jumpscare yang pas dan tidak berlebihan. Fokus utamanya adalah trauma masa lalu Alice saat menjadi kontestan Miss Teenager, hal yang membuatnya tumbuh tidak seperti manusia normal pada umumnya.

Sayangnya, eksekusi di babak akhir (ending) terasa agak kacau. Sutradara tampaknya terlalu memaksakan diri untuk menjelaskan asal-usul sosok “monster” atau konflik tersebut secara gamblang, padahal cerita akan jauh lebih kuat jika dibiarkan tetap misterius. Pilihan konklusi ini justru berisiko merusak seluruh perjuangan yang sudah dilewati oleh Alice sepanjang film, atau mungkin Moreau sengaja menyisakan cliffhanger demi memancing rasa penasaran untuk sekuelnya?

Review Other

(sumber: Shudder)

Akting Olga Kurylenko Cakep!

Apresiasi tertinggi patut diberikan kepada Olga Kurylenko. Performa aktingnya di film ini benar-benar memukau. Sudah cukup lama kita tidak melihat Kurylenko terlibat dalam proyek thriller seintens ini, dan Other berhasil mengeksplorasi kemampuan aktingnya ke level yang lebih dalam.

Kurylenko dengan sangat meyakinkan mampu mentransmisikan emosi karakter yang depresif, rapuh, sekaligus anggun di saat bersamaan. Kehadirannya menjadi penyegar di genre ini, terutama bagi penonton yang mungkin mulai jenuh dengan jajaran aktris papan atas Hollywood yang itu-itu saja.

Efek dominannya akting Kurylenko membuat Others praktis menjadi panggung tunggal baginya. Karakter-karakter pendukung di sekitar Alice sayangnya kurang dieksplorasi dengan baik dan terkesan hanya dihadirkan sebagai “tumbal” demi menggerakkan plot utama.

(sumber: Shudder)

Sinematografi Other Top Tapi Inkonsistensi Properti

Dari segi visual, sinematografi Other sebenarnya patut diacungi jempol karena berhasil membangun atmosfer yang brutal dan berani. Namun, ada satu catatan kritis yang cukup mengganggu kenyamanan menonton, yaitu masalah konsistensi kontinuitas properti.

Salah satu contoh yang paling kentara adalah mobil sewaan yang dikendarai tokoh utama. Di adegan awal, mobil tersebut adalah SUV Nissan X-Trail (atau Rogue) generasi terbaru (kode bodi T33). Namun anehnya, ketika adegan berpindah saat ia menuju rumah ibunya, mobil tersebut mendadak berubah menjadi generasi sebelumnya. Ketidaktelitian kecil seperti ini seharunya bisa diminimalisir agar tidak merusak imersi penonton yang jeli.

Selebih-nya sih sudah oke banget dan pastinya ini film lebih brutal dan berani dari yang lain. Jadi ya, kita kasih deh rating Other 7/10 deh.

Karya yang dimuat ini adalah tanggung jawab penulis seperti yang tertera, dan tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi layar.id.

0 Votes: 0 Upvotes, 0 Downvotes (0 Points)

Loading Next Post...
Follow
Sidebar Search Trending
Popular Now
Loading

Signing-in 3 seconds...

Signing-up 3 seconds...