Film Barat

Resensi Film Ferdinand: Kisah Banteng Lucu dan Menyentuh

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
31

Ferdinand merupakan sebuah film animasi menarik dengan cerita yang lugas tentang perjuangan seekor banteng melawan tradisi mereka sebagai banteng petarung.

Jakarta, Layar.id – Si banteng mungil diceritakan dengan apik oleh sutradara ternama Carlos Saldanha yang digarap dengan sempurna oleh studio 20th Century dalam film Ferdinand. Kisah Ferdinand sebenarnya bukan sebuah cerita baru karena cerita ini ada sejak tahun 1936, yang dibukukan penulis Munro Leaf dan ilustrator Robert Lawson.

Alur Cerita

Ferdinand lahir disebuah penangkaran banteng yang disiapkan untuk petarung. Jasa banteng-banteng dari penangkaran ini kemudian akan diikutkan dalam pertarungan Matador tersohor di kota Madrid Spanyol.

Sejak kecil ia lebih suka wewangian bunga ketimbang bertarung dengan teman-temannya, karena dianggap itu menyakitkan. Karenanya oleh teman-tamannya dia dianggap banteng lemah. Padahal ayahnya adalah seekor petarung terkenal yang biasa dielu-elukan di arena Matador.

Dalam sebuah percakapan terakhir dengan ayahnya jelang pertarungan, Ferdinand menanyakan apakah mereka punya pilihan lain untuk bermimpi selain menjadi petarung? Ayahnya sempat terdiam. Namun jawabannya tetap menunjukan kodrat mereka sebagai petarung.”Semua banteng punya mimpi untuk menjadi petarung terkuat” ujar ayahnya.

Ayahnya bahkan berkata seiring waktu, pikiran Ferdinand akan berubah. setelah obrolan itu, ayahnya tak pernah kembali. Ferdinand yang kesal bercampur sedih akhirnya memutuskan untuk pergi dari penangkaran lewat perjuangan yang keras. Seperti mimpinya ingin berada di taman bunga luas, Ferdinand akhirnya ditemukan dalam keadaan sekarat oleh seorang petani bunga.

Ferdinand diterima sebagai peliharaan baru dalam keluarga petani itu, hingga menjadi sahabat Lucie, Putri petani tersebut.Di perkebunan bunga di desa, Ferdinand tumbuh menjadi peliharaan raksasa namun memiliki kebaikan natural, yang dijaganya dengan baik sejak kecil.

Keadaan berubah ketika Ferdinand yang doyan bunga, ikut dalam fertival bunga tahunan di kota kecil mereka. Disana tanpa sengaja ia membuat ‘kekacauan” yang membuatnya dianggap binatang buas. Ia kemudian ditangkap oleh pihak berwajib yang ternayata punya koneksi dengan rumah lamahnya.

Ia kemudian dikirim lagi ke penangkaran banteng petarung. disana ia bertemu lagi dengan teman kecilnya yang telah disiapkan menjadi petarung. Sejak kedatangannya pemilik peternakan telah menaruh perhatian pada Ferdinand karena tubuhnya yang besar. Keadaan membuatnya akhirnya harus turun arena Matador, walau segala upaya telah dilakuan termasuk menyadarkan teman-temannya dan membantu mereka untuk keluar dari penangkaran tersebut.

Dalam sejarah, Banteng selalu berakhir dirumah jagal atau direana Matador. Namun perjuangannya dan kesakitan yang ditanggungnya untuk menjadikan semua baik akhirnya membalikan tradisi di area Matador. Apa yang Ferdianand lakukan dan keseruan apa yang terjadi selama petualangan banteng penyuka bunga ini?

film ferdinand

Ulasan Film

Secara keseluruhan, tim Layar.id memberikan nilai 8 / 10 untuk film Ferdinand ini. Untuk kalian yang ingin menghabiskan waktu bersama keluarga, film Ferdinand bisa menjadi pilihan yang tepat. Film ini sendiri akan yang tayang, di semua bioskop XXI pada 15 Desember 2017 mendatang. (Rep/Elco)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
31
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top