Film Dopamin dan Mesranya Angga dan Shenina

Adiyasa PrahendaBerita Hiburan8 months ago330 Views

Dopamin

Layar.idDopamin menjadi salah satu film Indonesia yang paling menarik untuk ditunggu tahun ini. Dibintangi Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon, film ini menyelami dinamika kehidupan pasangan muda yang berjuang bertahan di tengah tekanan ekonomi, hubungan, dan keputusan-keputusan yang bisa mengubah hidup dalam sekejap.

Film ini digarap sutradara Teddy Soeria Atmadja bersama Starvision dan Karuna Pictures. Saksikan Dopamin di bioskop mulai 13 November mendatang.

Film ini mengikuti kisah Malik (Angga Yunanda) dan Alya (Shenina Cinnamon), pasangan yang baru menikah namun langsung terhantam realitas keras. Malik kehilangan pekerjaan, tagihan menumpuk, kebutuhan hidup terus berjalan, dan hubungan mereka perlahan ikut terkikis. Keakraban yang dulu manis berubah menjadi ketegangan yang sulit dielakkan.

Di tengah situasi itu, muncul seorang tamu asing yang tiba-tiba menginap di rumah mereka setelah membantu Malik. Keesokan harinya, tamu tersebut temukan tidak bernyawa. Namun meninggalkan sebuah koper berisi uang dalam jumlah besar. Di sinilah film mulai bergerak: godaan, harapan baru, dan bahaya yang secara perlahan merayap masuk ke kehidupan Malik dan Alya.

Dopamin Jadi Eksplorasi Emosi

Produser Chand Parwez Servia menyebut Dopamin sebagai eksplorasi emosi dan naluri bertahan hidup dalam hubungan. Film ini tidak hanya menyoroti romansa, tetapi juga adrenalin, tekanan mental, dan keputusan moral.

Sementara itu, Teddy Soeria Atmadja menekankan bahwa inti cerita bukan sekadar soal uang, melainkan tentang bagaimana manusia mencari cara untuk tetap bertahan dan tetap bersama.

Baca juga: Review Film Dopamin

Untuk Angga dan Shenina, peran mereka terasa dekat dengan kenyataan banyak pasangan muda dengan berbagai macam problematika. Mulai dari tuntutan ekonomi, pencarian stabilitas, dan bagaimana cinta mereka teruji bukan melalui momen besar, tetapi melalui rutinitas yang melelahkan.

Selain Angga dan Shenina, Dopamin juga diperkuat jajaran aktor berpengalaman seperti Anjasmara, Andri Mashadi, Teuku Rifnu Wikana, Nagra Pakusadewo, Kiki Narendra, Verdi Solaiman, Tike Priatnakusumah, dan Aida Nurmala.

Film Dopamin sebelumnya mendapat sambutan positif saat tayang sebagai closing film Jakarta Film Week 2025, dengan standing ovation dari penonton.  Sebuah indikasi kuat bahwa Dopamin berpotensi menjadi judul yang banyak diperbincangkan. Apakah cinta masih cukup menjadi “obat bahagia” di dunia yang makin tidak waras?

Karya yang dimuat ini adalah tanggung jawab penulis seperti yang tertera, dan tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi layar.id.

Loading Next Post...
Follow
Sidebar Search Trending
Popular Now
Loading

Signing-in 3 seconds...

Signing-up 3 seconds...