Review Film Lee Cronin’s The Mummy (2026)

Isaura SalsabillaFilm1 month ago1.2K Views

Review Lee Cronin's The Mummy

Layar.id – Membaca nama Lee Cronin, bayangan langsung beranjak ke film horornya yang ikonik seperti Evil Dead Rise (2023). Ketika menonton trailer The Mummy versi Lee Cronin, premis yang disajikan tampak menjanjikan. Sehubungan plot ceritanya berbeda dari jajaran film The Mummy lainnya, film ini bisa dikatakan jadi bentuk reboot yang segar dari sang sutradara.

Keluarga Cannon kehilangan anak pertama mereka di tengah badai gurun. Namun setelah delapan tahun, sang anak ditemukan hidup di sebuah peti. Penemuan itu menjadi mimpi buruk yang baru saja dimulai untuk keluarga Cannon.

Berikut review film Lee Cronin’s The Mummy dari Layar.id. Spoiler alert! Artikel ini akan mengandung spoiler demi kebutuhan penulisan, ya.

review the mummy 2026

(sumber: Warner Bros. Pictures)

Body Horror yang Fresh

Berhubung banyak banget film tentang mumi, satu poin yang paling ditunggu-tunggu sejak awal adalah visual cerita film Lee Cronin’s The Mummy.

Lee Cronin berhasil membungkus ketegangan genre horror thriller dalam satu karakter bernama Katie yang jadi sorotan besar sebagai anak pertama keluarga Cannon. Dari awal sampai akhir, film ini menyajikan visual body horror yang sukses bikin merinding, ngilu, jijik, geli… you name it!

Dibanding takut dengan sosok “hantu” atau mumi, rasa tidak nyaman lebih terasa di setiap jengkal kulit tiap melihat Katie muncul di layar. Setiap gerakannya pun bermain dengan sempurna bersama penampilan Katie yang rusak. Tatapan matanya, bentuk kukunya, hingga tekstur kulitnya.

Belum lagi momen-momen nyekit dari adik-adik Katie, Seb dan Maud, yang ikut-ikutan berlaku aneh mulai paruh akhir filmnya. Disarankan… jangan nonton film ini sambil makan atau minum.

Nonton Lee Cronin’s The Mummy untuk orang yang “perasa” bagaikan masuk ke sebuah peti dan disiram dengan seember kecoak, kalajengking, ulat, dan tikus.

The Mummy 2026

(sumber: Warner Bros. Pictures)

Ceritanya?

Untuk seorang yang cemen nonton film horror, adegan-adegan horror dalam film Lee Cronin’s The Mummy masih bisa dinikmati tanpa banyak menutup mata. Sajian plotnya juga packed tanpa banyak bertele-tele.

Storyline film yang berbeda dengan film-film The Mummy sebelumnya membuat versi Lee Cronin terasa lebih segar. Cukup hepi menonton film horor yang plotnya nggak mudah ditebak. Di sisi lain, masih ada esensi komedi yang diselipkan. Lumayan jadi penyejuk suasana di tengah keresahan keluarga Cannon.

Sedikit disayangkan, plot yang menjelaskan tentang proses ritual dan mummifikasi-nya sedikit ketiban oleh penampilan visual Katie. Mungkin film ini memang lebih fokus pada masa kini ketika Katie pulang ke rumah dibanding apa yang terjadi selama 8 tahun ke belakang selama Katie menghilang.

Cuplikan film Lee Cronin's The Mummy

(sumber: Blumhouse Productions)

Dari pandangan drama, film ini menekankan makna keluarga yang besar bagi sosok Katie. Seolah Cronin mengingatkan pada penontonnya bahwa secara fisik, Katie masih ada di rumah. Namun secara batin, Katie butuh pertolongan yang tidak luput dari peran orangtua, adik-adiknya, dan neneknya.

Karakter sang ibu yang bernama Larissa meninggalkan impresi yang sangat hangat tentang cinta ibu terhadap anak-anaknya. Di saat suaminya, Charlie, berusaha mencari tahu apa yang terjadi pada Katie, Larissa selalu ada di sisi Katie dan merawatnya. Sebenarnya, ia juga tampak takut.

Banyaknya karakter perempuan di film memberi energi girls support girls yang besar. Misalnya, detektif Dalia yang memegang kasus laporan hilangnya Katie dan menemukan titik terang untuk keluarga Cannon. Adik Katie, Maud, meski masih kecil namun sangat manis dan sangat supportif pada sang Kakak (meski takut juga, sih!). Juga sang nenek, Carmen, yang ngebantu Katie lewat sisi spiritual dengan banyaknya doa.

Overall

Dari sisi visual dan storyline, film Lee Cronin’s The Mummy meninggalkan rasa parno yang disturbing untuk para penontonnya. Sekali lagi, kami sarankan jangan nonton film ini sambil makan atau minum.

Layardotid memberikan skor 8/10 untuk film Lee Cronin’s The Mummy. Plot yang so-so berjalan seimbang dengan visual film yang membekas di kepala. Jangan sampai ketinggalan film ini masih tayang bioskop, mulai 15 April 2026!

Karya yang dimuat ini adalah tanggung jawab penulis seperti yang tertera, dan tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi layar.id.

Loading Next Post...
Follow
Sidebar Search Trending
Popular Now
Loading

Signing-in 3 seconds...

Signing-up 3 seconds...