Review Squid Game 2: Gi Hun Sama Front Man Main Tapi Kentang

Isaura SalsabillaFilm1 year ago713 Views

Layar.idRing-a ring-a ring-a, Ring-a, ring-a-ring! We will go hand-in-hand and have fun jumping around.~ Squid Game season kedua sudah tayang di platform Netflix terhitung 26 Desember 2024 lalu. Kali ini, tim Layar.id akan memberikan review Squid Game S2 yang udah ditunggu-tunggu sejak lama! Seperti apa sih Review Squid Game 2 kali ini?

Season kedua ini membawa sequel dari serial Squid Game yang merajai peringkat 1 di tontonan series terpopuler Netflix pada tahun 2021. Di ending season pertamanya, Gi Hun batal menaiki pesawat setelah ia sadar bahwa game masih berlanjut dengan para pemain baru. Which means… more games, more victims.

SPOILER ALERT! Review ini akan mengandung spoiler demi kebutuhan review, ya!

Plot Review: New Players, New Games

Review Squid Game 2

Kumpul Buat apa ini?

Season kedua menyoroti kembalinya Gi Hun ke permainan setelah ia menyadari bahwa Front Man masih melanjutkan aksi recruiting-nya untuk sesi permainan baru. Dua tahun sejak batalnya penberbangan Gi Hun ke Amerika, ia tidak berhenti mencari keberadaan sang rekruiter di seluruh stasiun Seoul. Yup, rekruiter yang berkeliling stasiun main ddakji dan pakai business suit, lengkap dengan senyum karir.

Sebenarnya, pencarian Gi Hun hampir tidak berbuah manis. Namun, suatu hari, dua tahun sejak game pertama selesai, sang rekruiter muncul di stasiun Seoul. Saat itu, Woo Seok dan Mr. Kim (yang membantu Gi Hun) menyaksikan permainan ddakji dan aksi tampar-menampar berlangsung di depan mata. Setelah laporan tersebut sampai di Gi Hun, ia bertemu kembali dengan sang rekruiter.

Rupanya Gi Hun mendapat “tiket spesial” untuk kembali ke game. Tentunya, kembalinya Gi Hun ke game adalah untuk membawa semua pemain keluar dengan selamat. Para penonton mungkin akan mengira kalau jajaran permainannya sama seperti di season pertama—same with Gi Hun. NOPE, NA AH!

Plus-Minus: Cerminan Ketimpangan

Review Squid Game 2

Rasanya segar banget melihat jajaran cast yang terisi oleh anak-anak muda. Well, sedikit banyak juga mencolek pada kritik sosial—kalau yang punya masalah ekonomi bukan cuma orang dewasa saja. Ada yang kalah crypto, terlilit hutang, masalah judi dan pinjol, bisnis melarat, pengen operasi trans, jadi korban youtuber.. tapi yang paling ngeri sih, ketemu mantan di game ya.

Kritik sosial lainnya tampak dalam adegan rekruiter yang menawarkan makanan vs kupon undian pada para gelandangan. Sebagian besar gelandangan justru memilih kupon dan berakhir tidak mendapatkan reward apa-apa. Bagian ini menjadi cerminan realita bahwa banyak sekali orang-orang yang tahu apa yang sebenarnya mereka butuhkan (makanan), tapi memilih serakah pada pilihan yang belum tentu ada hasilnya (kupon undian).

Sama seperti orang-orang di permainan. Mereka memilih melanjutkan game demi hadiah uang yang lebih besar, meski belum tentu di ronde selanjutnya mereka masih bernyawa. One of my favorite scenes so far!

Sayangnya, di Review Squid game 2, plot cerita terasa sedikit alot dan mengambang. Agaknya di beberapa scene bahkan terasa bertele-tele. Untuk kembali ke game saja penonton perlu menghabiskan dua episode dulu. Paling kentangnya sama plot pencariannya Hwang Jun Ho dan kawan-kawan. Saya sendiri banyak nge-skip beberapa adegan dan dialog karena terasa kebanyakan ngobrol.

Selain itu, scene voting yang muncul di trailer juga bikin ceritanya rada-rada ketebak, membuat penonton sudah tahu kalau game-nya bakal terus lanjut. Ya.. kalau gak lanjut, terus mau ngapain dong? Hehehe.~

Game Baru di Squid Game S2, Lebih Variatif!

Squid Game S2 Lee Jin-uk as Park Gyung-seok in Squid Game S2 Cr. No Ju-han/Netflix © 2024

Untuk review Squid Game 2 justru memperkenalkan sejumlah permainan baru yang berbeda dari bayangan Gi Hun. Permainan pertama dimulai dari the famous Red Light, Green Light game. Nah.. ngerti kan, kenapa Gi Hun bisa pede banget sama rencananya? Tapi, permainan-permainan selanjutnya jadi unpredictable surprises buat Gi Hun.

Pertama, ada game ddakji, game yang dimainkan oleh rekruiter dengan para calon pemain sebelum mereka join ke gamethe flipping paper game. Lalu, ada game biseokchigi alias lempar batu. Kemudian ada game gong-gi, game yang biasa muncul di variety shows dan cara mainnya mirip-mirip sama main bekel. Ada game gasing atau spinning top. Dilanjut sama game jegi, yaitu game yang memainkan semacam bola kertas dan harus ditendang—tapi gak boleh jatuh!

Terakhir, sebuah game yang paling berkesan dan paling seru! Mingle game alias Round-and-Round game. Game yang satu ini dimainkan dengan iringan lagu. Lagu akan diputar dan semua pemain berpencar. Ketika lagu selesai, pemain harus membentuk kelompok dengan jumlah anggota dari nomor yang diberikan. Misalnya, nomor 9. Maka pemain harus mencari 9 orang untuk jadi satu kelompok dan berkumpul di sebuah ruangan. Sounds so much fun, if only you don’t have pink guards chasing you with guns.

Character Review

Squid Game S2 Lee Byung-hun as Front Man in Squid Game S2 Cr. No Ju-han/Netflix © 2024

Banyak banget karakter baru yang dibawa ke Squid Game season kedua. Di review kali ini, Layar.id akan membahas main characters dan sedikit review tentang para pemain baru.

Character development terbaik jatuh pada: Seong Gi Hun! Kalau kita lihat di season pertama, Gi Hun punya karakter yang agak slenge’an dan cengar cengir, bahkan banyak sisi positifnya. Kelewat positif, malah. Tapi, di season kedua, no more Gi Hun yang penuh senyum.

He really amazes you. Penokohan Gi Hun di season satu dan dua bener-bener bagai air dan minyak. Gi Hun kembali dengan kemarahan yang jelas dan rencana yang (hopefully) cukup matang untuk menyelamatkan para pemain.

Anggota tim original Gi Hun yaitu Jung Bae, Jun Hee,  Young Il, dan Dae Ho, menyajikan dinamika kelompok yang somewhat rada-rada lucu. Satu pemenang, dua mantan marinir, satu suami-sayang-istri, dan satu wanita hamil. Unik banget, ya!

Tapi, yang lebih mengejutkan adalah… kemunculan Front Man dalam kelompok Gi Hun. Nah lho, kok bisa? Untuk jawabannya, saya juga tidak tahu, Guys. Alias bagian yang ini masih bener-bener kentang. Kenapa doi tiba-tiba nyelem ke game? Gak tau. Apa alasan doi join di gengnya Gi Hun? Belum tau juga. Nanti doi berkhianat gak? Maybe. Emosi? Sedikit.

The New Faces: Dinamika Unik Kelompok Cewek & Para O Voter

Squid Game S2 Lee Jin-uk as Park Gyung-seok in Squid Game S2 Cr. No Ju-han/Netflix © 2024

Di kelompok sebelah yang berisikan Hyun Ju, Yong Sik, Geum Ja, Seon Nyeo, dan Young Mi, lebih menunjukkan variasi anggota yang berisikan perempuan. Karakter Yong Sik dan Geum Ja menampilkan hubungan ibu-anak yang lebih sukses bikin mewek. Ada satu scene yang sangat berkesan saat permainan Round-and-Round dimana keduanya tidak sengaja berpisah, dan Geum Ja tetap membela nama baik Yong Sik. Kehadiran Hyun Ju seorang transpuan yang berteman dengan Young Mi, menjadi sorotan menarik bagi saya. Tapi tetep sih, juara bikin keselnya si Seon Nyeo alias sang shaman–yang kalau kata Geum Ja, shaman palsu!

Untuk para O voter alias mereka-mereka yang masing kepengen main, ada Thanos, Jeong Dae, dan Nam Gyu yang menurut saya paling menyebalkan. Thanos membawa kelihaian tersendiri dalam permainan. Sejujurnya, karakter yang satu ini unik dan berwarna banget. Bawahannya, si Nam Gyu, adalah karakter yang songong dan bertingkah bagai beo. Nyebelin banget, asli! Kalau karakter Jeong Dae, doi adalah gambaran realistis dari bapak-bapak pebisnis bangkrut sok jagoan dan sok bossy. Soalnya, doi yang paling vokal untuk terus melanjutkan permainan. Rasanya, tiap Jong Dae ngomong tuh kayak pengen nyahutin, “Biasa aja, kaleee!”.

Kekurangannya justru hadir di karakter Jun Ho yang… tampak lost. Memang, tujuan Jun Ho adalah membantu Gi Hun mencari keberadaan pulau misterius tempat permainan berlangsung. Tapi development-nya nggak begitu kerasa. Bahkan terkesan diada-adain, atau dilama-lamain.

Namun, penulisan plotnya lumayan realistis karena pasti susah banget nyari pulau yang rasanya bagai ketemu di mimpi doang. Ending yang rada kentang juga menimbulkan pertanyaan, “Ini tim polisinya gimana?”. But maybe, di season ketiganya—YES, SEASON 3 IS COMING!—semua pertanyaan akan terjawab dari seluruh perkentangan ini.

Overall Score

Okay. Dari segi plot, karakter, dan ending yang bikin super-penasaran, tim Layar.id memberikan skor 8/10 untuk Review Squid Game 2!

Secara treatment, Squid Game S2 menyajikan plot yang unexpected dan bikin gregetan. Tapi, karena ceritanya belum selesai, justru season keduanya berhasil bikin penasaran, gimana ending dari permainan kali ini? Juga, gimana dengan Jun Ho dan kapten kapal yang rada-rada mencurigakan?

Daripada ketinggalan, buruan nonton Squid Game season kedua! Jangan sampai kena spoiler duluan, lho.~ Squid Game Season 2 sudah tayang di platform Netflix terhitung sejak 26 Desember 2024. Don’t miss it out!

Karya yang dimuat ini adalah tanggung jawab penulis seperti yang tertera, dan tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi layar.id.

Loading Next Post...
Follow
Sidebar Search Trending
Popular Now
Loading

Signing-in 3 seconds...

Signing-up 3 seconds...