Connect with us

Hi, what are you looking for?

Film

“Peninsula” – Bukan Sekuel “Train To Busan”

Gambar konsep dari film Peninsula (2020)

Last updated on 2 Maret, 2020

Layar.id  –  Beberapa bulan yang lalu, sebuah kabar mengejutkan mengenai adanya film sekuel dari Train To Busan bermunculan. Film yang disebut-sebut sekuel tersebut kemudian diketahui akan bertajuk Peninsula. Yeon Sang-ho, sutradara dari Train To Busan kemudian dikonfirmasi akan kembali untuk menggarap Peninsula.

Akan tetapi, sang sutradara kemudian memberi konfirmasi terkait kabar sekuel tersebut. Dilansir dari laman Screen Daily, Yeon Sang-ho menyampaikan bahwa Peninsula bukan sekuel dari Train To Busan.

Yeon Sang-ho

Peninsula bukan sekuel dari Train To Busan karena (film) itu bukan kelanjutan dari cerita (Train To Busan), akan tetapi Peninsula terjadi dalam universe yang sama.”

4 TAHUN SETELAH TRAIN TO BUSAN

Masih dilansir dari laman yang sama, Peninsula dikabarkan akan mengambil latar waktu 4 tahun setelah peristiwa yang terjadi dalam Train to Busan.

Peninsula akan mengambil cerita 4 tahun setelah kejadian dimana para Zombie mengejar tokoh utama di kereta yang mengarah ke selatan hingga Busan. Semenanjung Korea hancur, kemudian Jung-seok, mantan prajurit yang berhasil kabur ke luar negeri, diberi misi untuk kembali dan tanpa diduga bertemu dengan mereka yang berhasil selamat.”

BUDGET DUA KALI LIPAT

Tidak ada kejelasan apakah film tersebut kembali menggandeng nama aktor-aktor yang sebelumnya bermain dalam Train To Busan. Akan tetapi film Peninsula dikabarkan akan menggaet sejumlah nama baru yakni aktor kelas kakap Gang Dong-Won (1987: When the Day Comes) dan Lee Jung-hyun (Alice in Earnestland, The Battleship Island). Kemudian ada juga aktris cilik Lee Re (Hope), Kwon Hae-hyo (Tazza: One Eyed Jack), Kim Min-jae (Goblin, Dr. Romantic) serta Koo Kyo-hwan (Maggie).

Jajaran pemeran dalam Peninsula (2020)

Tidak ketinggalan, film Peninsula turut dikabarkan memakan budget hingga dua kali lipat dari Train to Busan, yang ketika debut tayang pada 2016 silam tersebut hanya menggunakan budget 8 juta dollar Amerika, atau setara dengan 112 miliar rupiah.

PASCA PRODUKSI

Film yang rencananya dijadwalkan akan tayang pada musim panas tahun ini dikabarkan telah memasuki pasca produksi. Adanya hype yang tinggi membuat hak distribusi film tersebut mulai dibeli oleh serangkaian nama, yakni BF Distribution (Amerika Latin), Edko (Hong Kong), Movie Cloud (Taiwan), Studio Canal (Inggris), Gaga Corp (Jepang), A Contracorriente Films (Spanyol), Splendid Film (Jerman), Purple Plan (Australia dan Selandia Baru), Pioneer Films (Fillipina), Sahamongkol Film (Thailand), Kross Pictures (India), dan CLOVER Films (Singapura, Malaysia, Indonesia dan Vietnam).

Isi dan foto: berbagai sumber

Baca Juga

Drama Korea

Jakarta, Layar.id – Penyanyi dan aktor Rain akan kembali ke layar kaca dalam drama Ghost Doctor. Ini adalah drama pertama kalinya setelah dua tahun...

Film

Jakarta, Layar.id – Netflix membawa kemenangan besar. Film “The Lost Daughter” berhasil mengantongi penghargaan Feature Terbaik dan Skenario Terbaik. Sedangkan kategori Sutradara Terobosan diraih...

Berita Hiburan

Last updated on 25 November, 2021Jakarta, Layar.id – Siapa sih yang tidak mengenal nama Alexandra Daddario? Ia adalah salah satu talenta muda Hollywood namanya...

Film Indonesia

Jakarta, Layar.id – Satu lagi film Tanah Air yang bakal segera tayang secara streaming di KlikFilm, bertajuk Langit Kala Senja. Film ini menceritakan tokoh...