Connect with us

Film Indonesia

Terkenal di Tahun 90-an, Sinetron Keluarga Cemara Diangkat ke Layar Lebar

Keluarga Cemara
Arswendo Atmowiloto penulis buku Keluarga Cemara

Sinetron Keluarga Cemara yang mengisahkan tentang gambaran keluarga ideal dan menjadi tayangan populer di era 90-an akan diangkat ke layar lebar.

Berbeda dari sinetron kebanyakan yang mengedepankan kisah romansa anak SMA, perebutan kekuasaan atau pun harta, Keluarga Cemara justru mengedepankan cerita tentang keluarga yang jauh dari kemewahan. Intrik dan konflik pun tidak berlebihan apalagi dibuat-buat.

Keluarga Cemara versi Sinteron

Para pemainnyapun juga memperlihatkan kesederhanaan. Baik dari penampilan yang biasa saja, tanpa make up berlebih dan pakaian yang jauh dari kesan mewah. Tak salah bila sinetron tersebut menjadi tontonan yang selalu ditunggu.

Lantas, pertimbangan apakah yang membuat Keluarga Cemara akhirnya difilmkan?

Alasan Keluarga Cemara dibuat Film

Arswendo Atmowiloto menulis buku Keluarga Cemara pada tahun 1981 yang kemudian ditayangkan menjadi sebuah sinetron pada 1996 silam. 11 tahun sejak penayangannya sebagai sinetron, kini kisah tentang keluarga tersebut akhirnya difilmkan.

Pria kelahiran 26 November 1948 itu mengatakan bahwa Keluarga Cemara adalah sebuah keluarga yang memilih untuk hidup dengan bermodalkan kejujuran.

Arswendo Atmowiloto

Ia pun mengungkapkan bahwa selama ini sudah banyak pihak yang mengajaknya kerja sama untuk menggarap film yang diadaptasi dari karyanya. Namun, belum ada pihak yang sesuai dengan nilai dan prinsipnya.

“Sebetulnya sudah lama. Beberapa tahun terakhir ada yang ngajak kerja sama untuk bikin film Keluarga Cemara, tapi prinsip-prinsipnya kita ngomong dengan Visinema ini cocok. Karena setiap saat pasti orang pengen keluarganya dalam tanda kutip benar,” ungkap Arswendo.

Yang ditekankan Arswendo pada keluarga ini adalah kejujuran dan rasa syukur. Karena berhasil tidaknya suatu keluarga tidak lepas dari kedua hal tersebut.

“Kejujuran dan rasa syukur. Dalam keadaan apa pun kalau mereka masih bisa mengungkap dan mengucap rasa syukur itu saya rasa masih banyak, karena menderita mungkin pelarian,” katanya.

“Nah kalau keluarga ini bagus. Istilah saya bisa bersyukur saja dengan keadaan sekarang ini, pasti akibatnya lebih bagus,” lanjut Arswendo.

Perbedaan Keluarga Cemara versi Sinteron dengan Film

Diakui Arswendo, nantinya Keluarga Cemara versi film akan berbeda dengan sinteron, menyesuaikan dengan kondisi saat ini agar tetap relevan. Namun, meski demikian nilai-nilai dan pesan moral yang dibawanya tak akan hilang.

“Secara teknis, pasti beda banget. Sekarang ini generasi milenialnya sudah luar biasa. Topik-topiknya juga sudah mendekati hal-hal yang dulu tidak ada. Seperti misalnya anak-anaknya enggak punya pulsa gimana. Hahaha. Lebih kepada itu,” bebernya.

Versi sinetron

Sementara itu produser film, Anggia Kharisma mengatakan bahwa dirinya sengaja mengangkat Keluarga Cemara menjadi sebuah film karena kerinduannya pada tayangan tentang keluarga.

“Kenapa film ini pengen kita buat ulang? Sesederhana karena kangennya saya sama film keluarga Indonesia. Kita ingin meninggalkan legacy bagi anak kita dalam bentuk karya visual yang bisa kita nikmati sepanjang masa,” terang Anggia.

Meski berbeda dengan sinetronnya, tetapi unsur-unsur yang dikenal masyarakat selama ini tidak akan hilang. Filmnya sendiri akan dilengkapi dengan unsur yang membuat penontonnya bernostalgia.

“Keluarga Cemara membicarakan nilai-nilai dasar dalam keluarga dan menurut kami kisah orang tua dengan 3 anak perempuannya, ketika dipindah ke tahun dan daerah mana pun akan tetap menarik melihat interaksi antar karakternya,” jelas Anggia.

Pemain Keluarga Cemara versi Layar Lebar

Sejumlah aktor dan aktris dikabarkan akan bergabung dalam Keluarga Cemara versi modern. Adalah Ringgo Agus dan Nirina Zubir yang dipercaya untuk memerankan tokoh Emak dan Abah.

Ringgo Agus dan Nirina Zubir akan berperan sebagai Abah dan Emak

Ringgo yang pernah beradu akting dengan Nirina mengungkap bahwa Keluarga Cemara adalah tontonan yang bagus untuk generasi saat ini, termasuk dirinya.

“Di keluarga ini banyak yang bisa diambil. Di mana saya harus bikin keluarga yang menerapkan kejujuran. Hierarki nggak selalu zaman dulu. Saya dan anak terbuka biar utuh seperti Keluarga Cemara. Persiapan di kehidupan nyata juga. Dan itu yang ingin saya tunjukan di Keluarga Cemara ini,” ungkap Ringgo.

Tak berbeda dengan Ringgo, Nirina pun antusias dengan film yang rencananya akan ditayangkan pada pertengahan 2018 mendatang. Sejumlah persiapan pun sudah dilakukan oleh mantan VJ MTV ini.

“Lebih belajar lagi karena pembawaan Emak kayak apa, buat yakin. Kelembutan Emak kayak apa dengan banyak anak dan suami dengan kondisi ekonomi tertentu. Physically panjangin rambut. I love to cut my hair,” kata Nirina.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Popular

Joe Carnahan Garap “Zeno” Film Versi Hollywoodnya “The Raid” Joe Carnahan Garap “Zeno” Film Versi Hollywoodnya “The Raid”

Joe Carnahan Garap “Zeno” Film Versi Hollywoodnya “The Raid”

Film

Sutradara Timo Tjahjanto Kembali Meneror Masyarakat Lewat Sebuah Film “Sebelum Iblis Menjemput Ayat 2”

Film Indonesia

“Teman Tapi Menikah 2” Segera Rilis, Ingat Kembali Film Pertama di Youtube Falcon

Film

"Serigala Langit" Drama Cinta, dan Aksi Udara "Serigala Langit" Drama Cinta, dan Aksi Udara

“Serigala Langit” Cerita tentang Cinta, Jati Diri dan Aksi Udara

Film

Advertisement
Connect
Newsletter Signup