
Layar.id – DC Studios akhirnya memperlihatkan sisi tergelap kota Gotham lewat film Clayface. film ini hadir sebagai horor thriller dengan nuansa gelap dan brutal.
James Watkins dipercaya sebagai sutradara untuk membawa kisah salah satu musuh Batman ke layar lebar dengan pendekatan yang lebih psikologis. Clayface akan menyoroti kehancuran hidup Matt Hagen, aktor Hollywood yang berubah menjadi sosok monster setelah terlibat eksperimen berbahaya.
Film ini juga disebut terinspirasi dari film horor klasik seperti The Fly dan akan fokus pada unsur psikologis serta perubahan tubuh yang ekstrem (body horror).
Clayface akan mengikuti kisah Matt Hagen, aktor Hollywood yang sedang naik daun sebelum wajahnya rusak akibat serangan seorang gangster. Dalam kondisi putus asa, Hagen meminta bantuan ilmuwan bernama Dr. Caitlin Bates.
Eksperimen tersebut justru mengubah tubuh Matt menjadi seperti tanah liat hidup dan memberinya kemampuan mengubah bentuk tubuh. Film ini akan mengangkat unsur horor psikologis dan perubahan tubuh ekstrem khas body horror.

Poster film Clayface (sumber: DC Studios/Warber Bros. Pictures)

Tom Rhys Harries – Pemeran Clayface (sumber: DC Studios)
Dilansir dari Variety, tim produksi lebih banyak menggunakan efek praktis seperti prostetik dan animatronik daripada CGI untuk adegan perubahan wujud Clayface guna memberikan kesan horor yang lebih organik dan menjijikkan.
Dikutip dari IGN, film Clayface ini menggunakan karakter Matt Hagen, bukan Basil Karlo yang lebih populer di komik DC. Versi ini disebut lebih terinspirasi dari Batman: The Animated Series, serial animasi ikonik yang menampilkan Matt Hagen sebagai aktor yang berubah menjadi monster setelah tubuhnya terkena zat eksperimental.
Film Clayface dijadwalkan tayang pada 23 Oktober 2026 di bioskop Amerika Serikat. Penempatan jadwal rilis ini sengaja dipilih tepat sebelum perayaan Halloween. Ada kemungkinan film ini akan tayang lebih dulu di bioskop Indonesia. Kita tunggu saja!






