Review Warfare, Terkepung dalam Sebuah Rumah!

Adiyasa PrahendaFilm Barat1 year ago4.3K Views

Layar.id – kalau mau coba film perang dengan sensasi perang beneran? Inilah Warfare karya Alex Garland dengan kisah yang beneran bagus sekali. Semua-nya kebetulan punya audio yang betulan tidak bisa kita bantah! Dari Sound design sampai sound effect beneran menyamai kondisi apapun. Inilah Review Warfare yang kita akan bahas absolute!

Setidaknya ini sih yang kita rasakan dari sensasi nonton film perang seperti Warfare. Kenyataannya, kita dapat suguhan layaknya di tengah perang! Ya, coba bayangkan saja dulu tim pengintai Navy Seals harus berjibaku dengan para militan yang bersembunyi di sudut rumah dan atap. Masalahnya, bagaimana bisa mereka keluar dari rumah tersebut?

Cerita? Satu Lokasi, Bermacam Masalah dan Drama

Review Warfare

Cara bangun drama dan kisah Alex Garland pun berbeda dari Civil War. Alih-alih Civil War coba angkat dari kacamata Jurnalis. Sekarang coba angkat dari kisah para prajurit Amerika yang selalu saja jadi pion percaturan para pemimpin negara Adidaya.

Mereka pun sebenarnya manusia juga. Bahkan mereka pun takut mati dan juga tidak mungkin bisa hidup di medan perang seperti itu. Okelah, bermula dari pengintaian dan memantau para musuh di seberang, berakhir dengan sebuah lemparan granat cukup bikin menghenyak penonton. Akhirnya, perang dimulai dengan baku tembak dan tidak perlihatkan musuh atau apapun.

Sampai akhirnya mereka pun harus keluar dari rumah itu namun yang terjadi? BOOOM! Sebuah IED atau Ranjau Darat mengenai mereka. Dan itu semua terasa sangat menyakitkan sekali. Belum lagi leader team merasa pahit dan tidak berguna di kondisi seperti ini.

Beneran se-desperate itu mereka semua. Termasuk beberapa karakter seperti Ray Mendoza pun harus bisa berkutat dengan komunikasi dan bisa selamatkan nyawa rekannya, Sam dan Elliot. Keduanya pun berakhir dengan kondisi kaki ya begitulah.

Semuanya jadi carut marut setelah percobaan keluar dari tempat persembunyian pertama, selanjutnya? Tonton saja deh beneran lebih mencekam dari film horor. Nilainya sendiri hanya 7/10.

Akting? Rasanya Sulit Gambarin

Review Warfare

Sebenarnya akting mereka ini sudah dapat approval dari Ray Mendoza dan Alex Garland. Bahkan training persenjataan sampai taktik dan komunikasi sendiri sudah dapat pengawasan dari Veteran Perang tersebut. Dialog antar mereka itu sendiri berasa sekali. Sehingga tidak heran kalau akting mereka beneran sebagus itu.

Kemudian, dari segi konflik mereka semua itu bisa saja jadi punya perang batin tersendiri. Tapi masih bisa solid dengan segala pressure apapun itu. Ya mungkin inilah akting liminal yang bisa kita bilang cukup membantu di film ini dan berakhir dengan kata SOLID! Nilainya hanya 7/10.

Sinematografi dan Suara? Juara

Review Warfare

Soal sinematografi sendiri seh juara banget. Alex Garland dan Ray Mendoza berani buat film perang berbeda dan state of the art. Sound design beneran bikin orang kaget tapi pengalamannya itu bisa menusuk sanubari. Kemudian sambaran peluru dan IED pun berasa sekali.

Sumpah ini sound design sendiri beneran berbeda sekali daripada film perang lainnya. Sebenarnya ini jadi faktor besar dari sebuah film dengan skala lebih kecil dan fokus ke intinya permasalahan mereka. Hal inilah yang membuat film ini lebih berisi dan bikin orang yang nonton itu beneran dag dig duarr!

Selain itu, suara peluru yang ditembakkan pun juga bisa bilang ini terbaik! Begitu juga dengan porsi sinema dan juga close up wajah ke seluruh prajurit sumpah ini beneran bagus banget. Nilai Review Warfare untuk Sinematografi adalah 10/10!

Dari semuanya mungkin Review Warfare ini bagian tersulit dan memang Ray Mendoza dengan Alex Garland sendiri malah jadi

 

 

Karya yang dimuat ini adalah tanggung jawab penulis seperti yang tertera, dan tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi layar.id.

Loading Next Post...
Follow
Sidebar Search Trending
Popular Now
Loading

Signing-in 3 seconds...

Signing-up 3 seconds...